Home Karir Tujuan Psikotes saat Melamar kerja

Tujuan Psikotes saat Melamar kerja

by Lara Nifa
psikotes

Ketika melamar pekerjaan di suatu perusahaan, biasanya setelah mengirimkan lamaran dan lolos seleksi administrasi kemudian para pelamar akan diundang agar mengikuti proses selanjutnya, proses tersebut yaitu ujian psikotes serta tes wawancara. Ada dari sebagian orang memiliki pertanyaan mengapa pada saat melamar pekerjaan wajib mengikuti ujian psikotes yang membuat pelamar pun menjadi pusing, kenapa tidak langsung mengikuti tes kerja saja.

Psikotest sendiri merupakan tes secara tertulis yang memiliki hubungan mengenai logika matematika serta analisa suatu gambar dan masalah. Semua pertanyaan yang ada pada ujian psikotes memiliki arti dan maknanya sendiri. Dari ujian psikotes itulah, pihak perusahaan akan dapat mengetahui karakter serta tipe dari calon tenaga kerja. Ujian psikotes tersebut wajib untuk diikuti para pelamar kerja.

Fungsi dan kegunaan dari ujian psikotes

berikut ini beberapa fungsi serta kegunaan psikotes:

  • Menjadi bagian proses perekrutan karyawan

Psikotes merupakan ujian secara tertulis dan wajib diikuti para pelamar kerja yang hendak menjadi tenaga kerja pada suatu perusahaan. Psikotes tersebut telah menjadi bagian dalam proses perekrutan karyawan pada suatu perusahaan.

Umumnya, proses perekrutan karyawan pada perusahaan akan diawali dengan cara membuat surat lamaran, kemudian akan mengikuti ujian psikotes, jika sudah mengikuti ujian tersebut maka calon karyawan akan dihadapi dengan tes wawancara agar dapat mencocokan dan mematangkan para karyawan melalui hasil ujian psikotes.

Beberapa proses yang dilakukan tadi berjalan dengan saling mendukung. Melalui hasil ujian psikotes, calon tenaga kerja maka dapat melihat potensi serta kinerja yang dimilikinya. Akan tetapi, keputusan tidak dapat diperoleh hanya dengan ujian psikotes saja, namun juga membutuhkan data pendukung yang diberikan secara langsung ketika wawancara.

  • Mencari jati diri dan kepribadian dari calon pelamar

Dari berbagai macam soal yang diberikan ketika ujian psikotes berjalan, maka dapat melihat jati diri dan kepribadian dari seorang calon karyawan dengan caranya menjawab persoalan tersebut.

Tujuan ujian psikotes tersebut dilakukan yaitu salah satunya agar dapat melihat kemampuan yang dimiliki calon tenaga kerja dalam menganalisa atau memperhatikan sesuatu hingga pada hal yang kecil sekalipun, serta pertanyaan yang ada pada ujian psikotes bertujuan agar mengetahui kepribadian mereka.

Beberapa pertanyaan yang diberikan melalui ujian psikotes mempunyai tujuan agar dapat melihat jika calon tenaga kerja tersebut dapat konsisten serta seberapa besar mereka dapat memberikan jawaban dengan akurat dan sesuai pada kepribadian masing-masing. Oleh karena itu, setelah berlangsungnya ujian psikotes maka hasilnya akan dapat diyakinkan kembali melalui proses pada wawancara kerja.

  • Hasil ujian dapat berpengaruh pada pekerjaan

Melalui hasil ujian psikotes seorang calon dari tenaga kerja pada perusahaan mengetahui jika pelamar tersebut merupakan tipe orang yang pandai menganalisa, teliti, bersifat sosial atau juga kreatif.

Hal tersebut dikarenakan pada soal ujian psikotes digolongkan pada kelompok soal logika yang berguna untuk mengetahui tingkat IQ, soal analitik yang bertujuan dalam mengetahui ketelitian seseorang pada saat menganalisa masalah dan soal verbal yang bertujuan mengetahui kemampuan dalam berkomunikasi seseorang.

Oleh karena itu, apabila calon tenaga kerja melamar menjadi akuntan pada suatu perusahaan, melalui hasil dari ujian psikotes perlu memiliki tingkat IQ serta analitik tinggi. Sebab seorang akuntan perlu ketelitian pada saat menulis laporan mengenai keuangan yang masuk maupun keluar dalam setiap harinya.

Selain daripada itu seorang akuntan memiliki hubungan dengan uang, apabila terjadi suatu kesalahan maka akan menimbulkan dampak yang fatal.

  • Memiliki pertanyaan menjebak

Terdapat beberapa soal yang bersifat menjebak dalam ujian psikotes, hal tersebut memiliki tujuan agar dapat melihat bagaimana cara seseorang untuk menghadapi masalah yang tidak sesuai pada keinginan dari calon tenaga kerja tersebut. Maka dari itu perlu berhati-hati mengerjakan soal ujian psikotes pada saat melamar pekerjaan pada sebuah perusahaan.

Arti Psikotes Kerja

contoh soal psikotes

Melalui penjabaran diatas, dapat disimpulkan jika ujian psikotes memiliki tujuan untuk menjadi tolak ukur kecerdasan, mengenali kepribadian dan perilaku, mengetahui sifat kejiwaan, mengetahui psikodinamika calon tenaga kerja dan memprediksi performa dari calon tenaga kerja tersebut.

Pada dasarnya ujian psikotes kerja sangat diperlukan untuk menjadi aspek tambahan untuk penilaian pada seorang kandidat tenaga kerja atau karyawan. Maka dari itu,  umumnya tes akan dijalankan ketika seorang calon telah lolos pada beberapa interview. Meskipun menjadi aspek tambahan, ujian psikotes memiliki sifat yang penting dalam mengetahui pola pikir, perilaku hingga karakteristik maupun sifat dari calon tenaga kerja.

Umumnya, hal-hal tersebut memang tidak dapat secara akurat tergambarkan melalui proses interview sebelumnya.

Itulah beberapa pengertian, tujuan serta manfaat dari Psikotes kerja yang wajib diikuti bagi para calon tenaga kerja suatu perusahaan. Akan tetapi tidak semua industri atau perusahaan menerapkan proses menjalankan psikotes tersebut untuk merekrut karyawan, ada beberapa perusahaan kecil tidak menerapkan hal tersebut.

Related Posts