Home Bisnis dan Usaha Trik Tetap Untung Jual Sembako di Tengah Harga Bahan Baku Naik

Trik Tetap Untung Jual Sembako di Tengah Harga Bahan Baku Naik

by Lara Nifa

Mungkin banyak dari kamu yang sudah sering mendengar tentang usaha sembako, tapi tidak tahu pasti apa itu usaha sembako. Usaha sembako adalah usaha yang menjual kebutuhan pokok atau kebutuhan dasar masyarakat, seperti beras, gula, minyak goreng, dan lain-lain.

 

Usaha sembako merupakan usaha yang cukup menguntungkan, terutama di daerah pedesaan yang jarang ada pasar atau toko yang menjual kebutuhan pokok tersebut. Selain itu, usaha sembako juga bisa dibuka di daerah perkotaan yang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

 

Usaha sembako sangat penting bagi masyarakat, karena kebutuhan pokok adalah kebutuhan yang harus dipenuhi setiap hari. Dengan adanya usaha sembako, maka masyarakat tidak perlu repot-repot ke pasar atau toko yang jauh hanya untuk membeli kebutuhan pokok.

Memulai usaha sembako kamu

Bagi kamu yang ingin memulai usaha, menjalankan bisnis sembako bisa menjadi pilihan yang menguntungkan. Sebagai kebutuhan pokok yang harus dipenuhi setiap hari, sembako selalu laku di pasaran. Selain itu, bisnis sembako juga mudah dijalankan karena tidak membutuhkan modal yang terlalu besar.

 

Untuk memulai usaha sembako, kamu bisa memulainya dengan cara berjualan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan lainnya. Kamu juga bisa menambah produk lainnya seperti telur, daging, atau sayuran. Kamu bisa menjual produk tersebut dengan menggunakan gerobak atau dengan menyewa tempat di pasar atau toko kelontong.

 

Selain itu, kamu juga bisa membuka toko kelontong sendiri. Kamu bisa menyediakan berbagai jenis kebutuhan pokok dan menambahkan produk lain seperti pakaian, kebutuhan rumah tangga, dan lainnya. Kamu juga bisa menyediakan layanan home delivery bagi pelanggan yang tinggal jauh dari toko kamu.

 

Persiapkan Ini Sebelum Memulai Usaha Sembako

Memulai usaha sembako mungkin terdengar sulit bagi sebagian orang, terutama bagi yang belum pernah terjun ke dunia bisnis. Namun, dengan beberapa langkah sederhana dan kesabaran, kamu bisa menjadi pengusaha sukses di bidang sembako.

 

Pertama, tentukan jenis usaha sembako yang ingin kamu jalani. Apakah kamu ingin membuka toko kelontong kecil, ataukah menjual produk sembako secara online? Pilihlah jenis usaha yang sesuai dengan kemampuan dan minat kamu.

 

Kedua, tentukan target pasar kamu. Apakah kamu ingin menjual produk sembako kepada masyarakat umum, ataukah hanya tertarget pada kalangan tertentu seperti mahasiswa atau ibu rumah tangga? Mengetahui target pasar akan membantu kamu menentukan strategi pemasaran yang tepat.

 

Ketiga, carilah sumber produk sembako yang berkualitas dengan harga yang kompetitif. Kamu bisa mencari supplier yang terpercaya dan meminta sample produk sebelum memutuskan untuk bekerja sama dengan mereka. Jangan lupa untuk meminta harga yang kompetitif agar kamu bisa menjual produk dengan harga yang menguntungkan.

 

Keempat, siapkan modal usaha yang cukup. Kamu bisa mengajukan pinjaman ke bank atau mencari investor untuk memulai usaha sembako kamu. Pastikan kamu membuat rencana bisnis yang terperinci agar mudah memperoleh dana yang diperlukan.

 

Kelima, promosikan usaha sembako kamu dengan baik. Kamu bisa memanfaatkan media sosial atau mengikuti pameran bisnis untuk mengenalkan produk sembako kamu kepada masyarakat luas.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, kamu sudah siap untuk memulai usaha sembako yang sukses. 

 

Bahan Baku Naik Tapi tetap Untung Jual Sembako Ini Triknya

Jika kamu seorang pedagang sembako, tentunya kamu tahu betul bahwa harga bahan baku seringkali naik turun. Hal ini bisa mempengaruhi keuntungan yang kamu peroleh dari penjualan sembako. Namun, jangan khawatir! Berikut adalah beberapa trik yang bisa kamu coba untuk tetap untung jual sembako di tengah harga bahan baku yang naik:

1. Bandingkan harga

Pastikan kamu membeli bahan baku dengan harga yang wajar. Carilah supplier yang menawarkan harga yang bersahabat dan pastikan kamu tidak terjebak pada harga yang terlalu tinggi.

2. Gunakan sistem borongan

Dengan membeli bahan baku dalam jumlah besar, kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Selain itu, kamu juga bisa membeli bahan baku secara online, yang biasanya lebih murah daripada membelinya secara langsung di pasar.

3. Selalu pantau harga pasar

Kamu harus tahu harga sembako yang sedang berlaku di pasar agar kamu bisa menentukan harga jual yang tepat. Jangan terlalu murah atau terlalu mahal, karena ini bisa mempengaruhi keuntungan yang kamu peroleh.

4. Tawarkan harga yang kompetitif

Meskipun kamu tidak bisa menjual sembako dengan harga yang terlalu murah, kamu bisa menawarkan harga yang kompetitif agar pelanggan tetap tertarik untuk membeli dari kamu.

5. Berikan pelayanan yang baik

Kamu bisa menambah keuntungan dengan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, seperti menyediakan sembako yang berkualitas atau memberikan bantuan kepada pelanggan yang membutuhkan.

 

Dengan mengikuti trik-trik di atas, kamu bisa tetap untung jual sembako di tengah harga bahan baku yang naik. Selalu ingat untuk selalu beradaptasi dengan perubahan pasar dan terus belajar untuk meningkatkan kemampuan bisnis kamu. Selamat mencoba!

 

Related Posts