Home Tips Tips Untuk Berjualan Mainan Edukatif dan Cara Memilih Mainan yang Tepat

Tips Untuk Berjualan Mainan Edukatif dan Cara Memilih Mainan yang Tepat

by Lara Nifa

Bisnis menjual mainan anak edukatif merupakan salah satu kesempatan yang tepat untuk dijalani sekarang ini. Sebab usaha ini dapat dilakukan dari rumah dengan menggunakan metode penjualan online dan bisa juga offline.

Biasanya para orang tua akan rela mengeluarkan uang lebih untuk bisa membelikan anak-anaknya mainan edukatif daripada harus membiarkan mereka menonton video tidak jelas atau bermain video game yang secara tidak langsung akan membuat anak menjadi tertutup dan tidak suka bergaul.

Memilih untuk menjual mainan edukatif juga sangat cocok di masa pandemi seperti ini. Karena biasanya mainan-mainan jenis ini akan membuat anak penasaran dan tidak membuat mereka cepat bosan, malahan bisa mengasah otak. 

Tips untuk memulai bisnis mainan edukasi untuk anak

Banyak pelaku bisnis yang melihat mainan edukasi ini merupakan peluang usaha yang harus di coba.  Karena itu, sebelum Anda memulai untuk berbisnis mainan edukatif ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Selain itu Anda juga harus mengetahui tips-tips yang dapat menunjang keberhasilan bisnis jualan mainan edukatif ini. Berikut adalah cara untuk memulai usaha berjualan mainan edukatif :

  1. Buatlah terlebih dahulu daftar mainan yang nantinya akan Anda jual. 
  2. Kemudian buatlah rencana pemasaran dan penjualannya, mulailah dengan cara untuk menawarkan produk tersebut sampai dengan penentuan harga penjualan.
  3. Siapkanlah satu ruangan khusus untuk mendisplay mainan-mainan tersebut, bisa dengan memanfaatkan garasi rumah atau bila memiliki rezeki lebih. Anda menyewa tempat guna dijadikan toko, desain ruangan tersebut semenarik mungkin agar konsumen betah dan akhirnya tertarik untuk membeli.
  4. Anda bisa melakukan survey untuk mendapatkan supplier mainan edukasi yang jujur dan pastinya mainan yang mereka jual mempunyai kualitas baik serta bahan-bahannya aman untuk anak.
  5. Survei juga tentang mainan yang sedang tren.
  6. Pilihlah mainan yang memang akan pasti laku dan memiliki warna menarik.
  7. Untuk besaran keuntungan, ada baiknya untuk tidak mengambil terlalu banyak. Ambilah selisih Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per mainan, namun bisa juga disesuaikan dengan besar kecilnya mainan.

Tips memilih mainan edukasi yang tepat untuk anak

Mendapatkan kepercayaan dari Tuhan untuk menjadi sosok orang tua tidaklah semudah yang dipikirkan. Karena apapun yang berkaitan dengan buah hati pastilah harus dipikirkan secara matang dan tidak bisa sembarangan.

Begitu pula dalam hal memilih mainan, karenanya sebagai penjual mainan. Anda memiliki peran yang cukup besar supaya bisa mendapatkan kepercayaan dari para orang tua tersebut ketika mereka ingin membelikan mainan edukatif untuk buah hatinya.

Anda bisa memberikan masukan kepada orang tua yang berencana membelikan mainan untuk anak-anaknya seperti berikut :

Sesuaikan dengan usia anak

Katakan kepada orang tua atau siapapun yang sedang mencari mainan bagi anak-anaknya, entah untuk kado atau hal lain. Mereka harus menyesuaikannya dengan usia si anak. 

Contohnya, bila anak masih berusia di bawah 5 tahun, sebaiknya membelikan mainan dengan ukuran yang cukup besar. Alasannya adalah terkadang balita sering memasukkan apapun yang sedang dipegangnya ke dalam mulut.

Jadi, menghindari mainan supaya tidak dapat tertelan. Maka, sarankan untuk membeli yang ukurannya sedang ke besar. Sedangkan bila anak tersebut sudah 5 tahun ke atas, Anda bisa memberikan saran untuk memainkan puzzle.

Cek kualitasnya

Membelikan mainan edukatif itu tidaklah harus yang mahal, namun tetap dengan kualitas yang baik. Hal ini berkaitan dengan keamanan bagi anak-anak, misalnya :

  • Pastikan bila cat yang digunakan aman dan bebas racun.
  • Pastikan bila setiap sisi dari mainan tidak tajam.
  • Pastikan bila setiap sisi mainan mudah untuk ditekan atau empuk (khusus untuk bayi dan balita).
  • Pastikan bila tidak magnet.
  • Pastikan bila mainan tersebut tidak memiliki tali yang lebih dari 18 cm, supaya tidak mencekik ketika anak-anak bermain.
  • Pastikan bila mainan tersebut tidak mudah rusak.
  • Pastikan bila mainan tidak memiliki baterai atau aksesoris yang mudah terlepas.

Ukuran harus besar

Selanjutnya adalah memastikan bila mainan tersebut mempunyai ukuran yang lebih besar dari mulut anak-anak, khususnya mainan untuk balita dan bayi. Hal ini untuk menghindari mainan tertelan.

Kemudian, jangan berikan mainan yang terlalu berat, karena dikhawatirkan akan melukai anak Anda ketika mereka bermain dan meniban anggota tubuh si kecil. Anda bisa memilih yang ringan, namun tidak mudah rusak.

Pilih mainan dengan bahan yang aman

Pastikan bila mainan anak Anda aman. Dalam artian bahannya bisa dicuci, tidak beracun, tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Misalnya seperti arsenik, kadmium, timah, merkuri dan lain sebagainya.

Walaupun saat ini mainan edukasi sedang tren, sebaiknya sebagai penjual Anda juga harus memperhatikan hal-hal detail seperti tips diatas. Ini bertujuan agar pelanggan yang membeli di toko Anda bisa kembali lagi karena mereka puas dengan apa yang didapatkan.

Related Posts