Home Tips Tips Menabung untuk Naik Haji

Tips Menabung untuk Naik Haji

by Lara Nifa

Semua umat muslim pasti mempunyai keinginan untuk memenuhi rukun islam terakhir yaitu pergi haji ke Makkah. Tetapi keinginan tersebut tidak bisa dengan mudah diwujudkan karena membutuhkan usaha dan dana yang tidak sedikit supaya bisa pergi ke Makkah. 

Tetapi, Anda tidak perlu khawatir sebab kami memiliki beberapa tips menabung untuk pergi haji yang mungkin dapat Anda coba terapkan supaya impian Anda bisa terwujud. Yuk, lihat beberapa tips tersebut di bawah ini. 

  • Sisihkan 20% gaji untuk tabungan haji 

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk menabung umroh yaitu sisihkan 20% gaji yang Anda dapatkan setiap bulan. Hasil dari tabungan tersebut nantinya bisa dipakai untuk DP (Down Payment) guna membayar akomodasi ibadah haji. 

Pasalnya, jika dilihat dari berbagai sumber travel agent haji diketahui bila biaya haji sangat mahal. Setidaknya untuk biaya haji reguler saja Anda harus membayar Rp 80 juta per orangnya. Belum lagi dengan biaya bekal yang perlu Anda siapkan ketika ingin pergi ke Makkah. 

Sehingga, dengan menyisihkan uang kisaran 20% sampai 30% perbulannya Anda bisa mewujudkan impian untuk pergi haji ke tanah suci. 

  • Buat hukuman jika gagal menabung 

Dalam menjalani ikhtiar untuk tabungan haji ini memang bukan hal yang mudah. Ada kalanya Anda tergoda menggunakan uang tabungan haji untuk membeli barang atau kebutuhan lainnya.

Oleh sebab itu, supaya Anda bisa disiplin, maka Anda wajib berkomitmen dalam diri untuk memberikan efek jera atau hukuman jika tidak bisa memenuhi target tabungan haji. Mungkin Anda dapat menerapkan hukuman tersebut dengan menambah uang tabungan haji di bulan berikutnya. 

  • Ajak saudara atau teman untuk membuka tabungan haji bersama 

Tentu saja rasanya sangat sulit untuk mempertahankan semangat menabung demi mempersiapkan ibadah haji jika dilakukan sendirian saja. Sebab, jika Anda mempunyai teman menabung baik dengan istri maupun saudara, tentunya Anda bisa lebih termotivasi. 

Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda berencana untuk pergi haji, ada baiknya mengajak orang-orang terdekat juga untuk berkomitmen menabung haji bersama-sama. 

  • Cari pekerjaan tambahan 

Tips menabung untuk pergi haji selanjutnya yang dapat Anda lakukan yaitu mencari pekerjaan tambahan selain pekerjaan utama saat ini yang Anda miliki. Seperti yang kita tahu jika biaya haji tidaklah murah dan mempunyai giliran waktu yang sudah ditentukan sebelumnya untuk para jamaahnya. 

Untuk itu, jika keinginan Anda ingin cepat terpenuhi, ada baiknya Anda melipatgandakan pekerjaan atau bisnis Anda dengan mempunyai pekerjaan tambahan, sehingga target menabung Anda dapat lebih dari 20% sampai 30% perbulannya. 

Sejumlah pekerjaan tambahan yang dapat Anda lakukan yaitu menjadi freelance, barista, atau mungkin berjualan online. 

  • Kurangi biaya bulanan 

Untuk bisa mencapai target tabungan haji, maka Anda dapat membatasi pengeluaran setiap bulan untuk persentase tertentu. Contohnya biaya harian seperti biaya hidup, air, listrik, makan, jangan keluarkan lebih dari 40% setiap bulannya. 

Lalu biaya untuk dana darurat dan investasi tidak lebih dari 10% setiap bulannya, serta asuransi kesehatan hanya 10% saja, diikuti dengan sedekah dan zakat yang harus Anda bayarkan sampai akhirnya Anda dapat menabung untuk pergi haji sekitar 20% sampai 30% per bulannya. 

  • Jangan beli barang karena nafsu 

Saat membeli barang, perhatikan apakah barang tersebut masuk dalam kebutuhan atau keinginan Anda saja. Jika hanya karena nafsu, ada baiknya jangan membeli barang tersebut karena nantinya Anda tidak bisa menabung untuk pergi haji. 

Buat catatan dengan rinci kebutuhan apa saja yang Anda harus beli. Apakah Anda benar-benar membutuhkan barang tersebut untuk waktu dekat? Atau fungsinya masih dapat digantikan dengan benda lain? 

Cara yang satu ini harus Anda lakukan demi menghentikan kebiasaan membeli barang yang tidak dibutuhkan dan juga untuk mengingatkan Anda untuk menabung haji. 

  • Pilih paket haji yang sesuai kemampuan 

Sesudah Anda merasa jika tabungan tersebut sudah cukup untuk melaksanakan ibadah haji, maka waktunya untuk menentukan paket haji yang sesuai dengan kemampuan dan tabungan Anda. 

Anda dapat mendaftarkan diri pada agen haji resmi yang telah ditunjuk langsung oleh Kemenag. Hal ini dilakukan supaya Anda tidak mendaftarnya pada agen yang tidak jelas dan akhirnya tertipu, sehingga tidak bisa berangkat haji. 

  • Alokasikan ke instrumen yang tepat 

Mengingat durasi antrian haji yang sangat lama, Anda dapat mengalokasikan dana tabungan haji tersebut ke instrumen investasi. Bila niat Anda menabung untuk setoran awal BPIH, maka tentukanlah berapa lama waktu Anda menargetkan dana tersebut untuk bisa terkumpul. 

Jika jangka waktunya sangat dekat, maka dianjurkan untuk mengumpulkan dana haji ke instrumen rendah resiko seperti reksa dana pasar uang atau bank biasa. 

Nah, dengan mengetahui beberapa tips menabung untuk naik haji ini diharapkan Anda bisa mencobanya mulai sekarang juga. Sebab biaya haji tidaklah murah sehingga Anda harus menyiapkannya sedari sekarang, ya! 

Related Posts