Home Bisnis dan Usaha Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias Bagi Emak-Emak

Tips Memulai Bisnis Tanaman Hias Bagi Emak-Emak

by Lara Nifa

Popularitas dari tanaman hias memang semakin meningkat saat memasuki era pandemi, membuat kegiatan bercocok tanam hingga mendekor, mulai banyak dilirik untuk dijadikan peluang usaha mandiri. Dimana hal tersebut dapat terlihat dari tingginya penjualan pada sektor tanaman hias sampai dengan keperluan lainnya, misalnya pot, pupuk dan bibit.

Bisnis ini dapat dirintis walaupun Anda hanya memiliki modal kecil. Tetapi, usaha ini tidak dapat dijalankan secara sembarangan. Karena Anda memerlukan pengetahuan serta keterampilan yang berkenaan tentang tanaman hias.

Tips memulai bisnis tanaman 

Siapapun dapat menekuninya, termasuk didalamnya adalah ibu rumah tangga. Anda hanya perlu membeli beberapa bibit tanaman hias, kemudian merawatnya secara telaten, maka harganya dapat melonjak menjadi berkali lipat. 

Menyiapkan Modal

Tidak mungkin membuka sebuah usaha tanpa adanya modal, maka persiapkanlah modal minimal sebesar Rp 2 juta untuk kebutuhan terkait tanaman, misal bibit, pupuk, tanah dan lainnya. Lalu Rp 1 juta di peruntukan membeli perlengkapan, misal pot, polybag dan lainnya. Sehingga Anda membutuhkan kurang lebih Rp 3 juta.

Tentunya nominal tersebut bisa menjadi lebih besar ketika Anda memutuskan untuk menyewa tempat sebagai toko. Jadi, persiapkanlah secara matang modal tersebut sesuai dengan kebutuhan usaha, Anda dapat berkonsultasi pada ahlinya terkait perencanaan usaha ini.

Pemilihan nama usaha

Selanjutnya adalah menentukan nama toko tanaman hias yang Anda kelola. Pilihlah nama yang enak didengar, mudah diingat dan memiliki makna tertentu bagi Anda. Buatlah yang unik tetapi tidak berlebihan.

Mengikuti pameran secara berkala

Anda juga bisa mengikuti acara pameran khusus untuk tanaman hias, tujuannya adalah agar usaha Anda tersebut bisa mendapatkan pelanggan sekaligus memperkenalkan usaha mandiri yang sedang dirintis. Bila Anda memiliki tanaman yang langka, tentunya akan memberikan nilai lebih dimata banyak orang sehingga mereka menjadi tertarik.

Open House 

Untuk yang satu ini memang masih jarang, namun bukannya tidak mungkin untuk dilakukan. Yaitu dengan mengadakan open house, dimana orang-orang bisa datang ke rumah Anda untuk melihat koleksi tanaman hias yang Anda miliki.

Cara menginformasikannya tentu dengan memasang status di whatsapp atau media sosial lainnya atau bekerja sama dengan orang-orang atau instansi swasta dan pemerintah yang terkadang mengadakan acara serta membutuhkan dekorasi tanaman. Dengan begitu Anda jadi memiliki cara untuk mempromosikan tanaman-tanaman hasil rawatan Anda kepada orang banyak.

Membekali diri dengan pengetahuan seputar tanaman hias

Hal pertama yang harus Anda miliki adalah pengetahuan seputar tanaman hias serta keterampilan yang mumpuni. Akan terasa aneh, apabila Anda memiliki toko tanaman hias, namun tidak mengerti apapun tentang bidang tersebut. Lalu ketika ada pelanggan yang bertanya Anda akan menjawab apa?

Jadi, sebaiknya pelajari terlebih dahulu segala hal yang berkaitan dengan tanaman hias, misalnya seperti cara perawatan, jenis-jenisnya dan lain sebagainya yang paling penting adalah harga dari tanaman tersebut.

Tentukan Lokasi 

Hal penting lainnya yang harus Anda lakukan adalah memilih lokasi tempat untuk membuka toko tanaman. Pastikan bila tempat yang akan digunakan memiliki lahan yang cukup luas, selain untuk mendisplay tanaman nantinya juga dimanfaatkan sebagai lahan parkir kendaraan milik pelanggan.

Tidak hanya itu, hal lainnya adalah suhu di kawasan tersebut. Karena suhu udara sangatlah mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman yang dijual agar dapat menjaga kualitas dari tanaman. 

Tetapi bila kawasan rumah atau mempunyai lahan sendiri dan sudah memenuhi segala aspek yang dibutuhkan, silahkan membuka bisnis tersebut di hunian Anda. Pastinya ini akan lebih murah dibandingkan harus menyewa toko atau lahan milik orang lain. 

Faktor Keamanan

Selanjutnya adalah keamanan dari lokasi Anda berdagang. Ini terbilang penting, karena seperti yang Anda ketahui bila tanaman hias saat ini mempunyai nilai jual yang cukup tinggi bahkan ada juga yang memiliki harga hingga jutaan hingga belasan juta rupiah atau puluhan juta.

Jadi, pastika lokasinya aman dan tentunya Anda harus memiliki asisten untuk dapat menjaga tanaman-tanaman tersebut apabila tidak di area rumah. Namun jika masih di rumah, Anda bisa menempatkan beberapa cctv pada area tanaman di taruh.

Pemasaran dan promosi

Sebuah bisnis tidak akan dapat berkembang dan menghasilkan keuntungan apabila Anda tidak melakukan pemasaran dan juga promosi yang tujuannya adalah untuk memperkenalkan bisnis tersebut.

Untuk memulainya Anda bisa memperkenalkannya terlebih dahulu kepada sahabat, keluarga dan orang terdekat lainnya. Kemudian promosikan juga melalui media sosial yang Anda miliki, karena ini juga merupakan cara efektif yang banyak digunakan oleh banyak pemilik usaha dari segala sektor industri.

Promosikanlah bisnis Anda semenarik mungkin, misalnya visualisasi dari tanaman hias yang Anda miliki menggunakan pot-pot cantik serta tempatkan produk Anda pada posisi yang pas, rapi dan estetik.

Demikianlah tips-tips sederhana bagi Anda para emak-emak yang memang ingin memang ingin memiliki bisnis tanaman hias.

Related Posts