Home Investasi Tips Cepat Raup Untung dari Trading Saham

Tips Cepat Raup Untung dari Trading Saham

by Greg Pascal
Trading Saham

Tidak peduli usia, jenis kelamin maupun profesi yang sedang Anda kerjakan saat ini, semua orang bisa jadi trader. Apapun latar belakang Anda yang terpenting dari trading saham adalah Anda bisa menghasilkan cuan, cuan, dan cuan.

Banyak diantara trader sukses bukanlah orang dengan latar belakang pendidikan yang tinggi. Selain itu, modal yang diperlukan juga tidak harus besar.

Apabila Anda hanya memiliki dana sebesar 10 juta rupiah, ini sudah cukup untuk membuka rekening saham. Anda juga akan bisa lebih berhemat, karena tidak perlu keluar rumah. Siapa yang tidak tertarik bisa menghasilkan uang hanya dari rumah dengan modal operasional yang minimum?

Sebelum Anda mempelajari cara trading saham, ada beberapa tips untuk Anda agar dapat memaksimalkan rekening saham milik Anda. Dan tentu saja, meraup keuntungan!

Tips Ampuh Meraup Keuntungan dari Trading Saham

Meski Anda berpeluang memperoleh keuntungan besar dengan trading saham, perlu Anda ketahui kalau investasi di bidang ini juga berisiko tinggi. Hal ini tentu saja sesuai dengan prinsip ekonomi yakni, high risk-high profit.

Agar Anda meraup untung dan tidak butung, berikut tips-tips yang bisa Anda praktekkan sebelum melangkah sebagai trader.

1. Up to Date Terhadap Informasi Pasar Ekonomi

Memilih perusahaan yang sehat untuk investasi adalah kunci keberhasilan trading saham. Pada dasarnya, Anda hanya perlu melihat  laporan keuangan, laporan tahunan, dan corporate action dari masing-masing perusahaan.

Akan tetapi, kondisi pasar global juga berpengaruh besar terhadap likuiditas sebuah perusahaan. Kondisi pasar inilah yang menjadikan investasi saham terbilang berisiko tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu membekali diri dengan berita-berita ekonomi terbaru yang kredibel agar meminimalisasi kesalahan dalam mengambil keputusan.

2. Pilih Perusahaan Sekuritas yang Kredibel

Setiap melakukan transaksi saham, Anda akan dikenai biaya transaksi. Nominal biaya transaksi ini yang nantinya harus Anda bayar kepada perusahaan sekuritas sebagai keuntungan perusahaan.

Setiap perusahaan sekuritas menetapkan biaya transaksi berbeda-beda. Maka dari itu, alangkah baiknya trader mempertimbangkan besaran biaya transaksi yang ditetapkan perusahaan sekuritas sebelum membuka rekening efek.

Pilihlah perusahaan sekuritas dengan biaya transaksi paling kecil. Sehingga, Anda dapat meminimalisasi yang dikeluarkan setiap melakukan transaksi.

3. Diversifikasi Investasi

Tips selanjutnya, adalah dengan tidak menginvestasikan seluruh dana yang Anda miliki hanya ke satu instrumen investasi saja. Anda sebaiknya menyebar dana tersebut pada beberapa instrumen demi meminimalisasi risiko kerugian yang disebabkan kegagalan satu perusahaan.

Selain itu, diversifikasi investasi akan mempermudah Anda dalam mengambil langkah rebalancing. Rebalancing merupakan metode yang harus dilakukan demi menyeimbangkan portofolio.

Trading Saham

Baca Artikel Selanjutnya :

Sebagaimana hukum nilai aset yang akan selalu mengalami perubahan, baik itu naik ataupun turun. Anda sebaiknya melakukan rebalancing minimal dua kali dalam satu tahun. Hal ini berguna untuk mengantisipasi penurunan nilai aset yang signifikan sehingga menimbulkan kerugian.

4. Pilih Saham dengan Nilai Likuiditas Tinggi

Pernah mendengar istilah blue chip? Dalam dunia saham, istilah ini biasanya digunakan untuk menandai jenis-jenis saham yang bernilai likuiditas tinggi.

Bagaimana cara mengetahui jenis saham blue chip atau tidak? Sangat muda, Anda Cukup melihat daftar saham yang ada dalam daftar indeks LQ45 atau IDX30.

Cara Trading Saham

Setidaknya ada tiga tahapan yang perlu Anda dilakukan untuk menjadi seorang trader. Caranya tidaklah sulit, berikut langkah detailnya:

1. Membuka rekening saham

Pertama-tama Anda wajib memiliki rekening saham sebelum memulai trading. Anda cukup mendatangi sekuritas dengan membawa berkas seperti fotokopi KTP, NPWP, buku tabungan, dan materai Rp6.000 sebanyak 2 lembar. 

Jangan lupa untuk menggali informasi terlebih dahulu soal perusahaan sekuritas yang kredibel. Anda juga bisa melakukan saran yang sudah dijelaskan di atas.

2. Penyetoran dana

Selanjutnya adalah menyetorkan dana. Bilamana proses pembukaan rekening saham berhasil, ada dana yang wajib Anda setorkan. Untuk setoran pertama, nominalnya berbeda-beda sesuai ketentuan masing-masing perusahaan sekuritas. Sampai tahapan ini Anda sudah bisa mulai melakukan transaksi jual beli saham.

3. Mulai berinvestasi

Proses transaksi saham tidaklah sulit. Anda dapat melakukannya di mana saja tanpa perlu datang ke kantor Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lakukan transaksi saham paling mudah dengan memanfaatkan jaringan internet. Saat ini beberapa perusahaan sekuritas ternama sudah menyediakan layanan transaksi saham secara online bagi para investor. Di antaranya sebagai berikut:

  • BNI Sekuritas melalui layanan aplikasi eSmart
  • Panin Sekuritas melalui layanan aplikasi POST
  • Trimegah Sekuritas melalui layanan aplikasi Prima
  • BCA Sekuritas melalui layanan aplikasi BEST
  • Mandiri Sekuritas melalui layanan aplikasi MOST

Itu tadi tips dan cara trading saham yang bisa segera Anda praktekkan. Setelah belajar banyak, sudah waktunya Anda memulai profesi sebagai trader. Dengan menjadi trader full time, waktu Anda bersama keluarga di rumah akan semakin banyak. Selamat mencoba!

Related Posts