Home Belanja Tips Beli Rumah KPR dengan Memanfaatkan Uang THR

Tips Beli Rumah KPR dengan Memanfaatkan Uang THR

by Lara Nifa
Tips Beli Rumah KPR dengan Memanfaatkan Uang THR

Apa saja tips membeli KPR? Simak ulasan berikut untuk informasi lebih lanjut.  Uang muka  (DP) yang terbilang cukup tinggi menjadi salah satu penyebab masih banyak masyarakat yang menunda pembelian rumah. Memang Bank Indonesia (BI) memiliki simpanan 15% bagi konsumen  untuk membeli rumah pertama, 20% untuk membeli rumah kedua, dan 25% untuk membeli rumah ketiga. . 

Ada banyak cara untuk segera membangun rumah. Salah satunya adalah menabung untuk menaikkan uang muka rumah Anda. Ada banyak cara untuk benar-benar meningkatkan uang muka rumah Anda di bulan suci Ramadhan bulan ini. Misalnya, adanya tunjangan hari raya (THR) bagi pekerja sebagai tambahan DP dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dana yang dibayarkan dua minggu sebelum Hari Raya dapat digunakan menjadi dana tambahan untuk uang muka rumah.

Walaupun telah membuat keputusan untuk menggunakan uang THR ini sebagai DP rumah. Terdapat sejumlah hal yang wajib Anda ketahui dan perhatikan ketika ingin mengangsur rumah dengan metode KPR. Yuk, lihat penjelasan lengkapnya berikut ini! 

  • Lihat kemampuan 

Sebuah bank atau lembaga  kredit dapat memberikan hasil yang baik sebab ketepatan  angsuran. Tetapi apakah Anda tahu persis apakah Anda benar-benar layak menerima pembayaran rumah tangga? 

Rahasianya yaitu menemukan rasio utang terhadap kekayaan Anda sendiri. Nilai rasio kewajiban terhadap aset menunjukkan seberapa banyak aset  kita ditutupi oleh kewajiban. Anda dapat memperoleh skor untuk rasio ini dengan membagi total hutang Anda dengan total kekayaan Anda. 

Nilai ideal untuk rasio ini yaitu kurang dari 50%. Apabila nilainya melebihi 50%, itu menunjukkan bahwa nilai kewajiban melebihi nilai aset, yang merupakan indikasi yang jelas dari kondisi keuangan. Harap perbaiki rasio ini terlebih dahulu sebelum  mengajukan KPR.

  • Jangan memaksakan sampai berhutang 

Memiliki dana darurat yang ideal yaitu 3 sampai 6 kali biaya bulanan Anda. Semakin banyak kerabat yang Anda miliki, atau makin tinggi risiko kerjaan Anda, maka semakin besar keperluan dana darurat.

  • Melunasi hutang konsumtif 

Apakah Anda masih memiliki hutang konsumtif dari kredit online (pinjaman), bank, atau perusahaan keuangan? Cobalah untuk melunasi hutang ini sebelum menghabiskan uang THR. Jika Anda tidak melunasi hutang ini, nantinya Anda akan keberatan saat mulai mencicil rumah ini. 

  • Nabung DP rumah dengan berinvestasi 

​​Kebanyakan masyarakat menghabiskan uang THR untuk memenuhi keperluan mereka di Hari Raya. Namun terdapat strategi yang lebih bagus untuk memaksimalkan uang ini, yakni dengan menjaga keuangan Anda tetap sehat. 

Jadi periksa terlebih dahulu kapan wajib membeli rumah dan membayar uang muka. Juga, ketahui biaya yang nantinya Anda keluarkan dan investasikan uang Anda dalam kendaraan investasi secara teratur. 

Apabila tujuan Anda adalah membeli rumah di 1-3 tahun ke depan, simpan tabungan pembelian rumah Anda dalam investasi yang berisiko rendah. Waktu menabung biasanya singkat, jadi hindari menginvestasikan uang pada produk dengan hasil tinggi dan berisiko tinggi. Risiko pasar yang muncul dalam waktu dekat tentunya dapat mempengaruhi laba atas investasi Anda.

  • Cicilan rumah tidak lebih dari 35% gaji Anda 

Jika Anda ingin mengajukan KPR di bank, tidak boleh kotor dalam utang. Karena biasanya, bank atau lembaga perkreditan dapat menyetujui permohonan KPR dengan tingkat bunga nominal 50% dari pendapatan bulanan. Namun, tingkat perumahan maksimum yang ideal yaitu 35% dari penghasilan Anda. Mengapa? Jadi Anda tidak harus mengurangi biaya investasi kebutuhan pokok sehari-hari, asuransi dan cicilan.

  • Lindungi Anda dan keluarga dengan asuransi 

Risiko kematian dapat terjadi ke siapa saja, termasuk mereka yang mengangsur rumah. Sangat tidak dianjurkan untuk meninggalkan harta warisan dalam bentuk hutang kepada keluarga kita tercinta. Oleh sebab  itu, siapa pun yang berhutang harus mengambil asuransi jiwa. 

Semua hipotek biasanya dilengkapi dengan asuransi untuk mengurangi risiko kematian debitur. Tetapi bagaimana apabila seseorang mempunyai pinjaman mobil, kartu kredit, dll., serta pinjaman KPR? Keuntungan asuransi jiwa sebenarnya lebih dari sekadar membantu membayar utang dari debitur. Namun, itu juga dapat membantu mata pencaharian keluarga muda. 

 Pilih polis asuransi dengan jumlah asuransi yang mencakup batas kredit Anda. Atau, pilih satu yang jumlah asuransinya setidaknya dua kali jumlah total hutang yang belum dibayar.

  • Tidak perlu buru-buru melunasi angsuran 

Apabila Anda mengajukan KPR di bank tradisional, ketahuilah bahwa  ada  penalti pelunasan lebih awal. Tidak seperti KPR Syariah.  Pelunasan hutang lebih awal tidak hanya menjadikan Anda menghabiskan lebih banyak uang. Namun, mungkin ada kekurangan likuiditas dan aset likuid. 

Pahami jika tingkat ideal modal kerja (kas) untuk kesehatan keuangan adalah 15-20% dari total kekayaan bersih. Kehadiran rumah baru secara alami meningkatkan nilai kekayaan Anda, yang mempengaruhi kekayaan bersih Anda (total aset, total kewajiban). Makin tinggi kekayaan bersih yang dimiliki, maka semakin banyak modal kerja yang harus Anda miliki.

Related Posts