Spot Strategis untuk Bisnis Kuliner

Ungkapan dari “lokasi menentukan prestasi” seperti selalu kita dengar dan lihat khususnya pada pergaulan sekolah. Umumnya ungkapan ini muncul guna memvisualkan posisi tempat duduk di dalam kelas, namun ternyata ungkapan tersebut dapat pula dipakai guna bisnis kuliner. 

 

Bisnis kuliner yang berhasil umumnya ada pada lokasi yang tepat. Dengan terletak pada lokasi yang tepat, menjadikan peluang untuk mendapatkan keuntungan pun semakin besar. Ada sejumlah aspek penting saat menentukan letak lokasi usaha yang strategis, seperti akses lokasi, keamanan, tingkat penghasilan warga sekitar, perizinan dan kepadatan penduduk dilokasi. 

 

Tidak hanya itu saja, ada pula beberapa pilihan lokasi bisnis kuliner strategis yang perlu kamu ketahui seperti berikut ini. 

Sederet Lokasi Strategis untuk Membuka Bisnis Kuliner 

Di bawah ini ada sejumlah lokasi strategis yang bisa kamu pilih untuk membuka bisnis kuliner, sehingga bisa laris manis. Lokasi tersebut diantaranya: 

  • Depan minimarket 

Dengan kamu memilih lokasi bisnis kuliner di area atau depan minimarket, maka kamu tidak akan takut dengan resiko penggusuran. Selama minimarket tersebut sudah mempunyai izin resmi, maka kamu tidak harus mengurus izin guna memakai lokasi tersebut sebab telah ikut bersama izin minimarket tersebut. 

Keuntungan lainnya dengan menentukan tempat bisnis di depan minimarket yaitu sebab harga sewa nya yang sangat terjangkau hanya Rp 20 ribu sampai Rp 500 ribu, tergantung dari daerahnya. 

 

Tetapi, tentunya kamu perlu mematuhi semua syarat berjualan yang telah diberikan oleh minimarket tersebut. Sejumlah persyaratan ini biasanya seperti tidak menjual barang yang sama seperti yang ada di jual minimarket, jam berjualan mengikuti minimarket, luas area dagang hanya 2×3 meter dan umumnya tidak diizinkan membuat bisnis kuliner dengan sistem dine-in sebab bisa memakan banyak ruang. 

  • Membuka booth di pusat perbelanjaan 

Tidak hanya di depan minimarket saja, lokasi bisnis kuliner berikutnya yaitu dengan membuka booth di pusat perbelanjaan. Tetapi, kamu harus memperhatikan harga untuk menyewa booth di dalam pusat perbelanjaan sebab harga sewa nya akan lebih mahal daripada di depan minimarket. 

 

Walaupun begitu, ada sejumlah keuntungan tersendiri jika kamu memilih membuka bisnis kuliner di pusat perbelanjaan, seperti banyaknya pengunjung yang datang di mal pastinya bisa memberikan peluang penjualan yang tinggi, adanya listrik, air, dan keamanan juga sudah terjamin. 

 

Apabila kamu berminat untuk membuka bisnis kuliner di pusat perbelanjaan, biasanya kamu akan diminta untuk menyerahkan proposal pengajuan. Dari proposal ini maka pihak pusat perbelanjaan akan menilai apakan bisnis kuliner mu diperbolehkan untuk berjualan di pusat perbelanjaan tersebut maupun tidak. 

  • Dekat kampus atau sekolah 

Selama bisnis kuliner mu menawarkan harga tidak terlalu tinggi, menentukan tempat bisnis kuliner di kampus atau sekolah dapat memberikan peluang yang sangat bagus. Hal tersebut sebab mahasiswa dan murid mempunyai keuangan yang terbatas sehingga mereka akan memilih kuliner yang terjangkau. 

 

Ada berbagai jenis bisnis kuliner yang dapat dicoba, seperti berjualan makanan ringan, franchise es kopi atau warung makan mie. Tetapi, umumnya kebanyakan kampus atau sekolah, khususnya yang populer, terletak di jalan yang besar dan sudah pasti punya pemerintah. Sehingga, proses izinnya bisa memakan waktu. 

  • Dekat dengan kantor 

Tidak hanya dekat dengan kampus dan sekolah, kamu pun dapat menentukan lokasi bisnis kuliner di sekitar perkantoran. Tidak sedikit pegawai yang memerlukan asupan makan pastinya bisa memberikan peluang yang bagus guna membuka bisnis kuliner. 

 

Kamu hanya perlu menyesuaikan jenis bisnismu dengan target pelanggan. Seperti, bila target pelanggan mu merupakan buruh pabrik, maka kamu bisa membuka bisnis warteg. Jika target pelanggan mu merupakan pegawai eksekutif muda, maka kamu bisa membuat kantin bergaya modern. 

  • Stasiun MRT 

Menentukan lokasi bisnis kuliner di area stasiun MRT pun dapat kamu pertimbangkan. Sebagai catatan, sejak September 2019 silam, jumlah pengguna MRT telah mencapai 14 juta lebih. Yang berarti kamu memiliki peluang untuk mendapatkan peluang yang sangat besar. 

 

Tidak hanya itu, ada pula kabar baik yaitu PT MRT pun dengan khusus membuatkan sebanyak 16 gerai untuk UMKM guna melakukan bisnisnya. Adapun ukuran dari gerainya yaitu 4×2 meter dan harga sewanya dibanderol dari Rp 1,3 juta per bulannya. 

 

Mengingat pada pengguna MRT ini umumnya buru-buru sebab perlu mengejar kereta, kemungkinan mereka tidak memiliki banyak waktu untuk bisa makan di tempat. Untuk itu, kamu dapat menjual minuman dan makanan yang praktis, seperti nasi kotak, gorengan, dimsum, jus buah, es kopi yang dapat dimakan saat sudah sampai. 

 

Nah, itu dia sejumlah spot strategis untuk bisnis kuliner yang bisa kamu pilih untuk membuka bisnis kuliner mu. Semoga rekomendasi di atas bisa menjadi referensi untuk kamu, ya! 

 


Posted

in

by