Home Uncategorized Skill yang Diperlukan Ketika Ingin Bekerja di Bidang Online Marketing

Skill yang Diperlukan Ketika Ingin Bekerja di Bidang Online Marketing

by Lara Nifa

Pekerjaan di bidang marketing saat ini sangat menjamur dan terus mengalami perkembangan. Dengan berkembangnya dunia digital, para pebisnis dan perusahaan-perusahaan telah beralih dari marketing atau pemasaran konvensional ke digital marketing yang seluruhnya dioperasikan secara online. Pekerjaan digital marketer sangat diminati di zaman digital ini terutama banyak sekali generasi muda yang tertarik dengan pekerjaan ini. 

Menjadi digital marketer memiliki tugas untuk memasarkan  (marketing), mendapatkan pelanggan (sales), serta meningkatkan brand awareness terhadap produk atau layanan jasa. Terdapat skill khusus yang harus kamu miliki dan dapat kamu pelajari agar dapat menjadi digital marketer yang profesional.

Hard Skill yang Harus Dikuasai oleh Digital Marketer

Kemampuan ini berhubungan dengan segala keterampilan teknis. Keterampilan teknis ini berhubungan dengan teknologi yang biasa digunakan oleh digital marketer seperti analisis data, peningkatan konten di media sosial, SEO, SEM, dan beberapa hal teknis lainnya.

  • Analisis data 

Seberapa sering interaksi antara konsumen dan brand dapat diukur dan dapat didata. Hal ini berguna untuk mengukur pertumbuhan bisnis dan calon pelanggan potensial yang akan muncul. Keahlian ini akan memberikan gambaran perihal sejauh mana efektivitas pemasaran yang sedang dijalankan. Ada beberapa tools yang harus dikuasai oleh digital marketer seperti Google Analytic. Dengan adanya data-data dari Google Analytic kamu dapat mengolahnya dan dapat melihat serta mengoptimalkan strategi marketing yang akan dijalankan ke depannya. Keahlian ini menjadi bagian dasar bagi digital marketer. Pekerjaan ini akan berhubungan erat dengan divisi lain seperti tim data dan tim sales.

  • Keahlian untuk Memanfaatkan Mesin Pencarian

Mesin pencarian membantu perusahaan untuk memasarkan produk atau layanan jasa. Digital marketer harus memiliki keahlian untuk menggunakan search engine marketing (SEM) seperti Google Ads dan pay per click. Dengan bantuan SEM, maka konten kamu akan terbaca di urutan teratas mesin pencarian. Jika konten kamu berada di urutan teratas mesin pencarian, maka banyak calon pelanggan yang akan mengklik konten kamu. Ini akan sangat membantu untuk meningkatkan penjualan produk atau layanan jasa yang kamu atau perusahaan tawarkan.

Kamu juga perlu memahami dan menjalankan search engine optimization (SEO) dan meriset kata kunci atau keyword untuk konten kamu. Tools seperti Moz, Google Keyword Planner, atau Ahrefs akan membantu kamu dalam menentukan kata kunci yang tepat.

  • Strategi konten

Seorang digital marketer, harus mampu mengusahakan peningkatan interaksi antara pelanggan dengan konten-konten seperti teks, gambar, audio, dan video yang dipublikasikan melalui media sosial perusahaan. Skill ini sangat berdampak bagi perusahaan karena konten menjadi gambaran atau citra perusahaan di mata masyarakat. Digital marketer juga harus mampu menganalisa algoritma media sosial dan tahu cara meningkatkan engagement. Dengan begitu, konten-konten yang diproduksi dapat meningkatkan awareness kepada masyarakat luas dan membangun branding

Di samping menggunakan media sosial sebagai media campaign, ada kalanya digital marketer juga harus mempelajari copywriting. Copywriting adalah skill untuk mengubah bahasa bisnis menjadi bahasa yang lebih mudah dipahami oleh para konsumen. Melalui pemilihan diksi yang tepat, harapannya kamu dapat meyakinkan pembeli untuk memilih produk atau layanan jasa yang kamu tawarkan.

 

Soft Skill yang Harus Dikuasai oleh Digital Marketer

Menjadi digital marketer, dibutuhkan soft skill untuk mendukung profesi digital marketer dalam menjalankan profesinya. Berikut beberapa soft skill yang dapat kamu pelajari sebagai digital marketer:

  1. Mengasah Inisiatif dan Pola Pikir Strategis

Pentingnya memiliki inisiatif dapat membantu proses pemasaran karena digital marketer akan menemukan banyak kasus sehingga kemampuan ini dapat membantu dalam menyelesaikan masalah. Di samping itu, digital marketer juga harus mampu mengasah pola pikir untuk selalu bertindak strategis, terutama memikirkan bagaimana caranya penjualan produk/layanan perusahaan dapat meningkat 

  • Menciptakan dan Membangun Hubungan yang Baik

Mau menerima kritik dan menyampaikan saran adalah contoh bagaimana seorang digital marketer dapat menjalin hubungan yang baik dengan siapa pun, baik dengan kolega maupun dengan para konsumen. Dengan menjaga hubungan dengan para followers, maka kamu dapat mempertahankan mereka sebagai pelanggan kamu.

  • Bekerja Sama dengan Tim

Digital marketer tidak boleh hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri karena pekerjaan marketing adalah pekerjaan tim yang melibatkan banyak orang bahkan divisi. Dengan kemampuan ini, digital marketer bersama tim lainnya dapat bersinergi bersama untuk meningkatkan penjualan.

  • Selalu Meningkatkan Skill dengan Belajar

Perkembangan dunia marketing berjalan sangat cepat, terutama dunia digital marketing akan selalu menyesuaikan perkembangan zaman. Oleh karena itu, kamu juga dapat menyesuaikan diri dengan zaman dan selalu cermat untuk melihat perubahan. Melalui perubahan yang terjadi, kamu dapat mempelajari ilmu-ilmu baru dalam dunia marketing.

  • Tidak Mudah Menyerah

Akan banyak kendala dan tantangan yang akan dihadapi oleh digital marketer, hal ini membuatmu harus berusaha dan tidak gampang untuk menyerah. Belajarlah untuk selalu tenang dalam menghadapi masalah sehingga kamu mudah menemukan jalan keluarnya.

 

Related Posts