Home Administrasi SIM A Umum untuk Mobil Apa Saja

SIM A Umum untuk Mobil Apa Saja

by Lara Nifa
Kebutuhan SIM A

SIM atau Surat Izin Mengemudi kendaraan bermotor khususnya di Indonesia merupakan salah satu syarat yang wajib dimiliki masyarakat Indonesia yang ingin mengendarai berbagai jenis kendaraan bermotor dengan aman. Keamanan ini berfokus ke sisi hukum yang sudah ditetapkan di negara Indonesia.

Seperti yang sudah tertulis di Pasal 77 ayat (1) UU Nomor.22 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa semua orang yang mengendarai berbagai kendaraan bermotor tanpa mempunyai SIM nantinya akan dikenakan sanksi atau pidana seperti ancaman kurungan paling lama tiga bulan atau membayar denda paling banyak satu juta rupiah. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mempunyai Surat Izin Mengemudi.

Khususnya untuk Anda yang ingin mengetahui hal-hal seputar SIM, dimana SIM sendiri terbagi dari berbagai jenis. Salah satunya SIM A yang merupakan surat izin mengemudi untuk sebuah mobil. Nah, jika Anda ingin mengetahui terkait SIM A khusus mobil hingga jenis-jenis SIM lainnya, silahkan simak artikel kali ini sampai habis agar tidak kelewatan sedikitpun informasi tentang Surat Izin Mengemudi di negara Indonesia.

Jenis-Jenis Surat Izin Mengemudi (SIM) Kendaraan Bermotor di Indonesia

Di negara Indonesia ada 2 tipe-tipe dari SIM kendaraan bermotor, yakni SIM untuk umum dan SIM untuk perorangan. Pastinya masing-masing SIM dibuat untuk tujuan yang berbeda dan dengan syarat serta tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya, dengan begitu Anda jangan salah dalam memilih jenis SIM mana yang akan dibuat saat mendaftarkan SIM baik itu online maupun offline.

Jenis SIM Perorangan

Terdapat 5 jenis SIM untuk kategori perorangan yang harus Anda ketahui, antara lain:

  1.       SIM A

Untuk SIM A sendiri tentunya diperuntukan kepada orang yang akan mengendarai jenis kendaraan berupa mobil, akan tetapi jumlah dari berat mobil saat mempunyai SIM A tidak lebih dari 3.5 ton

  1.       SIM B1

Jenis SIM B1 digunakan untuk orang yang mengendarai mobil berpenumpang serta barang perseorangan dan beratnya tidak melebihi 3.5 ton. Umumnya kendaraan yang dimaksud ini saat mempunyai SIM B1 seperti mobil bus dari perseorangan atau angkutan barang, dan selain inn juga termasuk salah satu dari jenis SIM B

  1.       SIM B2

​​​​​​​​​Golongan SIM B2 diperuntukan bagi Anda yang mengendarai kendaraan sebagai penarik, alat berat, truk gandeng perseorangan. Berat maksimum dari kendaraan penarik ini lebih dari 1 ton.

  1.       SIM C

Berikut ini merupakan SIM yang paling banyak dimiliki oleh masyarakat Indonesia, dimana SIM C untuk kendaraan seperti sepeda motor banyak dibutuhkan oleh orang-orang sebab pengguna kendaraan seperti motor khususnya di Indonesia sangatlah banyak. Akan tetapi terdapat pembagian untuk 3 kategori SIM C berdasarkan kapasitas muatan cc dan silinder, seperti:

  •         SIM C1 khusus untuk sepeda motor dengan tarikan dibawah 250 cc
  •         SIM C2 khusus untuk sepeda motor dengan tarikan diatas 250 hingga maksimum 500 cc
  •         SIM C3 khusus untuk sepeda motor dengan tarikan lebih dari 500 cc
  1.       SIM D

Untuk SIM D sengaja dibuat untuk Anda para pengendaraan kendaraan khusus. Hal ini bermaksud untuk memberikan fasilitas sekalipun untuk para penyandang disabilitas serta mampu mengemudi mobil dan membuat SIM D serta tetap mendapatkan perlindungan hukum lalu lintas

Jenis SIM Umum

Apabila Anda sudah mengetahui jenis SIM khusus perseorangan, berikut ini akan membahas SIM untuk keperluan umum. Berdasarkan namanya, untuk SIM satu ini memang digunakan kendaraan yang memiliki kepentingan umum, contohnya kendaraan angkutan barang dan orang yang mana tujuan utamanya untuk komersial. Nah, terdapat 3 jenis dari SIM umum bagi kendaraan bermotor serta pemilik dari kendaraannya, antara lain:

  1.       SIM A Umum

SIM A Umum digunakan untuk orang yang mengendarai kendaraan bermotor, dan untuk total berat angkutan tidak boleh lebih dari 3.5 ton

  1.       SIM B1 Umum

Untuk SIM B1 Umum dipakai oleh orang yang mengemudi kendaraan bermotor berpenumpang atau mengangkut barang yang bertujuan untuk komersial, untuk berat yang diperbolehkan bisa lebih dari 1 ton.

  1.       SIM B2 Umum

Selanjutnya adalah SIM B2 Umum. Dimana SIM tersebut digunakan untuk orang yang mengendarai kendaraan penarik atau dengan gandengan. Bobot kendaraan maksimum bisa lebih dari 1 ton.

Demikianlah informasi mengenai jenis-jenis atau golongan SIM untuk kendaraan bermotor di negara Indonesia. Dengan begitu Anda bisa mengetahui dan menyesuaikan jenis SIM mana yang Anda butuhkan sesuai dengan kebutuhan dan keperluan pribadi Anda. Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa menjadi tanda bahwa Anda merupakan masyarakat yang taat aturan dan taat dengan hukum, mempunyai SIM akan membuat perjalanan Anda menjadi nyaman dan tenang karena sudah mentaati peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Related Posts