Home Investasi Return Saham Dalam Investasi, Begini Cara Menghitungnya

Return Saham Dalam Investasi, Begini Cara Menghitungnya

by Lara Nifa
Return Saham Dalam Investasi, Begini Cara Menghitungnya

Return saham adalah keuntungan yang didapat oleh investor dari investasi. Tujuan berinvestasi sendiri untuk mendapatkan laba dengan nominal yang sesuai target.

Lalu apa yang dimaksud dengan return saham dan cara menghitungnya?

Sederhananya, return saham merupakan selisih berasal dari harga jual saham dan beli. Belum lagi dengan keuntungan yang didapatkan dari melakukan investasi saham. Definisi ini juga dapat diartikan sebagai tingkat laba  yang akan dinikmati oleh pemodal.

Return saham = harga jual akhir – harga beli + dividen merupakan rumus dari return saham atau imbal balik.

Dimana hasil dari investasi ini tidak selalu positif, yang artinya akan ada hasil negatifnya juga dan berarti ketika itu Anda mengalami kerugian. Misalnya, ketika Anda membeli saham pada emiten A di tahun 2015 dengan harga Rp 1.000/ lembar, lalu di tahun 2020 Anda jual dengan harga Rp 2.000/ lembar.

Capital gain atau keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor adalah sebesar Rp 1.000/ lembar. Itu artinya tingkat profit yang Anda peroleh adalah hal positif, dikarenakan harga jualnya yang lebih tinggi dibandingkan harga belinya.

Sebaliknya, return pulau adalah harga jual yang lebih rendah dibanding harga beli dan bisa disebut juga dengan capital loss.

Jenis Return Saham

Selisih harga pada dasarnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu realisasi juga ekspektasi. Mari kita bahas :

  • Return saham realisasi

Selisih harga realisasian merupakan sebuah penghitungan selisih dari pergerakan harga saham yang telah terjadi, yaitu data historis. Perolehan keuntungan yang didapat dari data tersebut melalui emiten tertentu akan digunakan investor untuk menghitung return saham ekspektasi.

Perhitungan return ekspektasi digunakan sebagai bahan analisis risiko di masa mendatang. Tingkat yang didapatkan dari keuntungan realisasi sendiri terbagi menjadi beberapa perhitungan, seperti return total, kumulatif, relatif serta penyesuaian. Sementara itu, untuk rata-rata return bisa dihitung dengan penghitungan geometri dan aritmatika.

  • Return saham ekspektasi

Selanjutnya adalah return saham ekspektasi, pada jenis ini merupakan imbal hasil yang tidak terbukti. Karena masih belum terwujud dan baru berupa harapan atau proyeksi. Dimana hal itu berarti return ekspektasian dapat terwujud serta bisa tidak terwujud.

Para pakar melihat bahwa return saham ini memiliki peran yang penting, sebab terkait dengan pengambilan keputusan pada investasi selanjutnya. Selisih ini dihitung berdasarkan nilai di masa depan, histris, serta yang telah ada.

Rumus dan Contoh Perhitungan Return Saham

Cara melakukan perhitungan tingkat keuntungan dapat dibedakan sesuai jenisnya, yaitu realisasi dan ekspektasi. Kedua jenis perhitungan ini telah dijelaskan di atas. Rumus untuk menghitung selisih ini juga berbeda dan disesuaikan jenisnya.

  • Rumus tingkat keuntungan realisasi

Return realisasi merupakan analisis data yang Anda dapatkan dari penghitungan selisih harga individual di periode berjalan dan harga saham periode sebelumnya tanpa menyertakan keuntungan.

Ri,t = Pi,t – Pi,t-1

Penjelasannya seperti berikut :

  • Ri,t adalah return saham “i” pada waktu “t”
  • Pi,t adalah harga saham “i” pada periode “t”
  • Pi,t-1 adalah harga saham “i” pada periode “t-1’
  • Rumus return saham ekspektasi

Tingkat keuntungan dari ekspektasi akan digunakan untuk proyeksi kondisi pada masa depan.

E(Rit) = Rmt

Penjelasannya seperti berikut :

  • E(Rit) adalah tingkat dari keuntungan saham yang Anda harapkan di hari ke “t”
  • Rmt adalah tingkat dari keuntungan pada di periode “t”

Faktor yang mempengaruhi tingkat keuntungan

Faktor yang dapat mempengaruhi tingkat keuntungan adalah nilai selisih, positif atau negatif, dan adanya resiko, seperti :

  • Faktor makro

Pergerakan harga yang berdampak pada perolehan dari selisih harga dan dipengaruhi oleh karena faktor makro, baik makro ekonomi dan non ekonomi.

Faktor makro ekonomi yang utama merupakan inflasi, nilai tukar mata uang, suku bunga dari bank sentral, pertumbuhan ekonomi, harga saham regional hingga harga minyak dunia.

Faktor makro non ekonomi, seperti peristiwa politik di dalam negeri, kejadian politik regional, peristiwa sosial hingga dunia.

  • Faktor mikro

Sementara untuk faktor mikro dapat berpengaruh kepada selisih harga yang didapat melalui internet perusahaan, seperti kondisi keuangan maupun non keuangan, informasi teknikal serta fundamental. 

Informasi fundamental berasal internal perusahaan, seperti dividen, kondisi keuangan, capaian penjualan serta ukuran perusahaan. Lalu, informasi teknikal dari luar perusahaan, misal ekonomi serta politik.

Manfaat mengetahui return saham bagi investor

Memahami arti serta cara menghitung dari tingkat keuntungan sebenarnya terbilang penting bagi investor. Sebab pada dasarnya melakukan investasi akan memerlukan banyak pertimbangan juga perhitungan.

  1. Seorang investor harus memiliki tujuan agar bisa mendapatkan keuntungan sebanyak dan setinggi mungkin.
  2. Data return bukanlah sekedar data yang harus didiamkan saja. Melalui selisih itulah seorang investor dapat melihat proyeksi atau prediksi pergerakan asetnya pada masa depan.

Itulah tadi informasi mengenai return saham beserta cara menghitungnya. Jadi, intinya secara sederhana return saham merupakan selisih harga jual dengan harga beli dan ditambah dengan keuntungan yang diperoleh.

Related Posts