Home Investasi Rekomendasi Reksa Dana Paling Aman Untuk Pemula

Rekomendasi Reksa Dana Paling Aman Untuk Pemula

by Lara Nifa
bertani sayuran yang menguntungkan

Reksadana merupakan jenis instrumen investasi yang sangat cocok bagi pemula.  Hal ini dikarenakan jenis investasi tersebut dapat dilakukan dengan modal yang tergolong bisa dijangkau serta mempunyai tingkat risiko bervariasi.

Umumnya jika para pemula dengan pengetahuan investasi masih cetek dan tidak memiliki kemampuan menghitung risiko dari investasi, tentu reksadana akan sangat cocok untuk para investor pemula.

Di dalam instrumen investasi satu ini, manajer investasi memiliki peran sebagai pengelola dana para nasabah serta melaporkannya secara reguler. Jadi, pihak nasabah cukup menunggu dan memantau portofolio perkembangan nilai investasi kapanpun nasabah inginkan. Nah, berikut ini rekomendasi reksa dana yang cukup menjanjikan dan memiliki prospek yang bagus dimasa depan.

1.       Reksadana Campuran

Seperti namanya, yakni reksadana campuran akan menempatkan dana Anda ke beberapa instrumen, seperti obligasi, pasar uang, dan saham. Itu berarti komposisi portofolio jenis reksadana berikut ini cenderung fleksibel. Untuk tingkat keuntungan memang tidak sebesar reksadana saham, namun resikonya juga menjadi lebih rendah daripada reksadana saham. Hadirnya diversifikasi portofolio dapat membantu Anda meminimalisir risiko.

Seperti contoh, apabila indeks saham mengalami penurunan, Anda masih dapat mengandalkan keuntungan lewat instrumen lain. Menariknya lagi, Anda tidak akan pusing sendiri dalam menentukan jenis reksadana mana yang perlu dibeli. Jika melakukan investasi reksadana campuran menggunakan aplikasi Xstana Pro, Anda akan dibantu dengan manajer investasi profesional. Pada awal registrasi, Anda diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang menjadi penentu profil risiko supaya produk reksadana diberikan dapat sesuai.

2.       Reksadana Saham

Jika dibandingkan oleh jenis reksadana lain, reksadana saham memberi keuntungan paling besar. Akan tetapi, resiko untuk reksadana saham ini juga lumayan besar. Namanya saja reksadana saham, pastinya sebagian besar dana Anda akan ditempatkan ke dalam instrumen dalam bentuk saham.

Tingginya fluktuasi dari saham tersebutlah yang menimbulkan risiko investasi di reksadana saham lumayan besar. Itulah mengapa reksadana saham menjadi instrumen paling pas bagi Anda yang memiliki prosil agresif dengan berani mengambil resiko besar. Tidak hanya itu saja, karena memiliki tingkat fluktuasi yang lumayan tinggi, reksadana saham sangat cocok untuk dipilih sebagai investasi dalam waktu jangka panjang, paling tidak 5 tahun kedepan.

3.       Reksadana Pasar Uang

Rekomendasi yang pas untuk Anda yang merupakan pemula dalam dunia investasi reksa dana yakni reksadana pasar uang. Hal tersebut bukan tanpa sebab. Reksadana pasar uang sejatinya mempunyai risiko yang tergolong rendah. Bila dibandingkan dengan jenis reksadana lain. Dimana fluktuasinya tidak begitu besar sebab dana investor dialokasi ke instrumen pasar uang berupa obligasi, deposito dengan jangka waktu satu tahun.

Kabar baiknya, reksadana pasar uang tidak memerlukan modal awal yang tinggi untuk bisa memulai investasi. Bahkan jika Anda berinvestasi reksadana satu ini memakai aplikasi Xsaver, Anda hanya perlu menyiapkan dana paling sedikit 50 ribu sebagai modal pertama.

4.       Reksadana Untuk Pendapatan Tetap

Untuk reksadana yang satu ini, dana dari investor akan dialokasikan ke obligasi. Umumnya jangka waktu untuk reksadana pendapatan tetapi ini yakni 1 sampai 3 tahun, sangat cocok untuk Anda yang mempunyai tujuan finansial berjangka kurun waktu sedang. Misalnya, menyiapkan uang untuk perjalanan umroh atau uang pendidikan bagi anak.

Pastinya fluktuasi masih akan berlaku walau intensitas pada reksanada tersebut tidak setinggi jenis reksadana saham. Selain itu performa dari reksa dana tersebut akan selalu dipengaruhi oleh situasi dari suku bunga dari Bank Indonesia. Itu berarti jika rate Bank Indonesia turun, maka harga obligasinya akan naik, dan jika harga dari obligasinya naik, nilai dari reksadana pendapatan tetap juga akan meningkat secara otomatis.

5.       Reksadana Terproteksi

Jenis dari reksadana terproteksi merupakan reksadana yang memproteksi 100 persen pokok investasi dari investor di saat jatuh tempo. Biasanya melakukan investasi di instrumen obligasi. Entah itu obligasi pemerintah atau SUN (Surat Utang Negara) atau obligasi korporasi.

Jenis reksadana tersebut mempunyai waktu investasi serta masa penawaran, hal ini membuat investor hanya bisa membeli reksadana tersebut ketika periode penawaran sedang berlangsung.

Terdapat syarat serta ketentuan investasi pada reksadana terproteksi. Dimana para nasabahnya harus disiplin menempatkan dana hingga jatuh tempo dan tidak boleh mengalami kegagalan bayar. Itu berarti seorang nasabah wajib memegang reksadana ini dan tidak mencairkan sampai masuk jatuh tempo untuk dapat memperoleh pteksi 100 persen dari nilai investasi awal.

Berkaitan dengan jangka waktu investasi pada jenis reksadana terproteksi, nantinya akan diatur oleh manajer investasi. Sedangkan besar imbal hasil dari reksadana terproteksi ini mengikuti obligasi korporasi dan yield SUN.

Related Posts