Home Bisnis dan Usaha Raup Cuan dari Ikan Mas, Begini Cara Budidaya dan Perhitungan Modalnya

Raup Cuan dari Ikan Mas, Begini Cara Budidaya dan Perhitungan Modalnya

by Lara Nifa
Raup Cuan dari Ikan Mas, Begini Cara Budidaya dan Perhitungan Modalnya

Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak lagi asing dengan jenis ikan air tawar yang satu ini. Ikan mas, rasanya yang gurih ketika digoreng menjadikannya sebagai lauk favorit banyak orang. Bahkan ada juga yang memelihara ikan dengan warna cantik ini untuk menghiasi kolamnya. Anda termasuk yang mana?

Ikan dengan nama ilmiah cyprinus carpio merupakan ikan yang tersebar di banyak negara, termasuk China, Jepang hingga Eropa. Di negara kita, ikan mas memiliki banyak julukan, seperti ikan ameh, rayo, raja, kancra, tikeu dan tombro.

Namun, tahukah Anda jika membudidayakan jenis ikan ini tidaklah sulit, asal Anda mengetahui bagaimana cara dan memperhitungkan anggarannya. Jenis ikan mas yang bisa dibudidayakan di Indonesia, seperti punten, taiwan, sinyonya, lokal, majalaya, yamato dan merah.

Cara budidaya ikan mas

Budidaya ikan mas jika dijalankan dengan baik dan benar sebenarnya cukup mudah, asalkan Anda mengerti caranya.

  • Siapkan kolam

Persiapan paling penting sebelum membudidaya ikan mas adalah kolam. Anda bisa membuat kolam dengan media kolam terpal, tanah, tembok maupun di keramba. Kemudian pilihlah juga metode dari budidaya ikan.

Anda ingin menggunakan metode air deras, tumpang sari atau air tenang. Biasanya kebanyakan peternak ikan akan memilih untuk memakai metode air tenang yang cocok dengan teknik ini adalah kolam tanah atau terpal, karena dianggap lebih murah.

  • Pemberian pupuk organik ke kolam

Setelah kolam ikan Anda sudah jadi, bersihkan terlebih dahulu kolam terpal tersebut serta taburkan menggunakan pupuk organik supaya plankton yang menjadi makanan alami benih ikan mas. Sebelum memasukkan ikan ada baiknya menunggu hingga tiga hari.

  • Taburkan benih

Selanjutnya, Anda bisa memasukkan benih-benih ikan mas kedalam kolam, perhatikan juga apakah ada yang sakit atau tidak. Cara mudah membedakan benih yang sehat atau sakit cukup mudah.

Ciri-ciri benih ikan yang sehat dapat dilihat dari gerakannya , sirip-siripnya (lengkap atau tidak), tidak ada parasit tertempel pada tubuh serta warna cerah. Selain itu Anda juga bisa melihat apakah ikan berenang dengan melawan arus atau tidak, karena itu juga menandakan jika ikan dalam keadaan sehat.

  • Berikan pakan

Pemberian makan terbaik bagi benih ikan mas adalah dibagi menjadi 3 sesi, yakni pagi, siang dan ketika sore. Tiap kali memberikan pakan, selalu pastikan takaran selalu sama ini bertujuan agar ikan tidak mengalami obesitas serta makanan tidak terbuang sia-sia.

Misal, dalam satu hari harus memberikan makan dengan takaran 300 gram. Artinya angka tersebut Anda bagi menjadi tiga, jadi untuk satu kali makan adalah 100 gram untuk satu kolam. Lalu pastikan jika kadar protein pada makanan kurang lebih 25%.

  • Masa panen

Rajin-rajinlah melakukan pengecekan pada bobot ikan setiap dua minggu satu kali. Ini bertujuan untuk mengontrol bagaimana keadaan ikan, apakah berkembang dengan sempurna atau tidak.

Karena jika ternyata ikan-ikan tersebut terhambat perkembangannya, Anda harus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kolam, dikhawatirkan terdapat hama atau tercemar sesuatu yang menghambat ikan tumbuh kembang.

Untuk melakukan pencegahan Anda dapat menambahkan nutrisi seperti pemberian obat khusus bakteri yang berguna mencegah berkembangnya hama. Setelah 3 bulan dan ikan-ikan telah memiliki bobot sekitar 300 hingga 400 gram, mereka telah siap di panen.

Perhitungan modal yang diperlukan

Lalu, berapa kira-kira modal yang dibutuhkan di awal memulai usaha budidaya ikan mas ini? Mari kita anggap saja Anda seorang pemula pada bidang perikanan dan ingin melakukan budidaya dengan menggunakan terpal serta dijalankan di lahan milik pribadi.

Dimana itu artinya Anda tidak harus menyewa tanah atau lahan dan hanya perlu membuat kolam yang bahan dasarnya terbuat dari terpal.

Kemudian, anggaplah Anda akan membeli benih ikan mas sebanyak 100 ekor, artinya per 20 ekor memerlukan kolam sebesar 1 meter persegi. Berarti Anda harus membuat lima kolam dengan ukuran yang sama, total keseluruhan lahan yang dibutuhkan adalah 5 meter persegi.

Berikut di bawah ini adalah peralatan yang dibutuhkan beserta dengan perkiraan harganya :

  1. Terpal berukuran 5 meter @55.000/ meter Rp 275.000,-
  2. Bibit ikan mas @1.500/ ekor Rp 150.000,-
  3. Pompa air Rp 550.000,-
  4. Jaring Rp 130.000,-
  5. Peralatan untuk membersihkan kolam Rp 100.000,-
  6. Pakan serta vitamin untuk satu bulan Rp 1.550.000,-

Kesemuanya tersebut jika di total adalah Rp 2.755.000. perhitungan ini merupakan perkiraan bilamana Anda ingin memulai dengan benih sebanyak 100 ekor. Namun, besaran tersebut belumlah finish, karena nantinya Anda masih memerlukan berbagai kebutuhan lain, misalnya pekerja, air, listrik dan lainnya. Demikianlah sedikit informasi mengenai cara membudidaya ikan mas serta perkiraan modal yang harus dipersiapkan sebelumnya.

Related Posts