Home Bisnis dan Usaha Prospek Bisnis Pencucian Mobil

Prospek Bisnis Pencucian Mobil

by Lara Nifa

Meskipun pemerintah terus menghimbau masyarakat untuk berpergian menggunakan transportasi umum, namun tingkat pembelian kendaraan pribadi tetap meningkat. Dengan adanya transportasi online seperti Gojek dan Grab nampaknya juga tidak membantu mengurangi  jumlah kendaraan di jalanan.

Bahkan saat ini ada yang memiliki paling sedikit dua mobil dalam satu rumah. Sehingga dapat dikatakan mobil bukan lagi menjadi kendaraan yang membantu mobilitas pemakainya, tetapi juga untuk memenuhi gaya hidup.

Jumlah kendaraan roda empat yang selalu meningkat tiap tahunnya ini justru mendatangkan peluang bisnis yang menggiurkan. Salah satunya adalah usaha pencucian mobil. Kendaraan apapun pasti membutuhkan perawatan, baik yang sering digunakan maupun tidak. Minimal satu bulan sekali harus dilakukan service mesin, ganti oli dan lain-lain.

Tidak hanya itu, kendaraan juga harus selalu dijaga kebersihannya. Itulah sebabnya jasa cuci mobil sangat dibutuhkan, terutama bagi orang-orang yang tidak sempat mencuci mobilnya sendiri.

Seberapa Besar Prospeknya ?

Dilansir dari Detikoto, seorang pemilik Car wash di Tambun membeberkan bahwa dari bisnis cuci mobilnya, ia dapat meraup omzet kotor hingga jutaan setiap harinya. Bahkan pemilik usaha Car Wash lainnya yang menggunakan metode waterless mengklaim bahwa omzetnya (kotor) mencapai Rp 50 juta hingga Rp 80 jutaan per bulan. Untuk lebih jelasnya perhatikan perhitungan modal dan keuntungannya di bawah ini.

Modal Awal 

Besaran modal yang harus Anda siapkan yaitu sekitar Rp 50 juta hingga Rp 60 juta dengan peralatan : 2 hidrolik mobil, tabung snow, kompresor, vacuum cleaner, power spray, lap, selang, dan lain-lain.

Pemasukan Jasa Cuci Mobil

Diasumsikan jumlah mobil yang masuk untuk cuci mobil yaitu 10 unit per harinya.

10 unit x Rp 50.000 : Rp 500.000

Pengeluaran Rutin (Harian)

  • Gaji Karyawan 4 orang Rp 50.000 x 40% X 10 : Rp 200.000
  • Biaya Listrik : Rp 150.000
  • Semir Ban 1 liter : Rp 25.000
  • Shampo 2 liter : Rp 10.000

Total : Rp 385.000

Total Pendapatan Bersih (Bulanan)

Pendapatan Kotor : Rp 500.000 – Rp 385.000 = Rp 115.000 x 30 hari = Rp 3.450.000. Dari perhitungan tersebut, kemungkinan Anda balik modal yaitu sekitar 1 sampai 2 tahun.

Tips Memulai Usaha Cuci Mobil

Jika Anda tertarik untuk membuka usaha cuci mobil, kami akan berikan beberapa tipsnya di bawah ini, yaitu :

1. Tentukan Lokasi yang Strategis

Lokasi yang strategis adalah salah satu kunci sukses dalam kelancaran suatu usaha yang dijalankan. Anda dapat memilih lokasi usaha cuci mobil di pinggir jalan raya besar yang sering dilewati banyak orang atau lokasi yang berdekatan dengan area perkantoran, sekolah dan universitas.

Pastikan juga di lokasi yang Anda pilih tersebut belum banyak pesaing usaha cuci mobil. Jika sudah banyak, maka jangan gunakan lokasi tersebut sebagai pilihan sehingga tidak akan terjadi persaingan yang tidak sehat.

2. Memilih Strategi Marketing 

Setiap usaha apapun, baik itu berupa penjualan barang maupun menawarkan jasa tentunya membutuhkan strategi untuk memasarkan usahanya. Anda dapat menggunakan strategi marketing secara offline maupun online. Misalkan jika dilakukan secara offline, menyebarkan selebaran brosur dan dibagikan ke lingkungan terdekat seperti teman, kolega, atau masyarakat yang tinggal di daerah sekitar lokasi usaha. Anda juga dapat memasang banner agar terlihat oleh banyak orang yang melewati usaha cuci mobil Anda.

Jika secara online, tawarkan usaha cuci mobil Anda melalui media sosial seperti mengirim broadcast whatsapp, membuat stories dan feed di instagram atau facebook. Dan satu hal yang terpenting berikutnya yaitu promosikan usaha Anda dengan menawarkan bonus seperti gratis cuci mobil 1x setelah mencuci mobil di tempat Anda sebanyak 10x atau penawaran menarik lainnya. Dengan begitu, besar kemungkinan para konsumen akan datang kembali ke tempat Anda untuk berlangganan cuci mobil.

3. Utamakan Kualitas Pelayanan

Hal yang perlu diingat ketika membuka usaha cuci mobil yaitu memberikan pelayanan sebaik mungkin. Baik dari kualitas hasil cuciannya dan pelayanan terhadap konsumen. Pastikan mobil konsumen yang dicuci di tempat Anda, hasilnya bersih dan mengkilap.

Perhatikan juga dari sisi kenyamanan konsumen ketika menunggu mobilnya dicuci apalagi jika terdapat banyak antrian. Anda dapat menyediakan kursi tunggu yang nyaman dan terdapat koran, televisi atau jika memungkinkan sediakan wifi gratis. Biasanya orang juga akan membutuhkan minuman dan makanan ringan ketika sedang menunggu, nah Anda dapat menyediakannya atau dengan menjualnya.

Menarik, bukan ? Melihat jumlah kepemilikan mobil yang terus bertambah seperti sekarang ini, membuka usaha pencucian mobil merupakan peluang yang sangat menjanjikan untuk dicoba. Karena pasti akan terus dibutuhkan oleh para pengguna kendaraan bermobil sehingga usaha ini seolah tidak akan ada matinya.

Related Posts