Home Administrasi PPnBM Diberlakukan Nol Persen, Inikah Saat yang Tepat Untuk Membeli Mobil?

PPnBM Diberlakukan Nol Persen, Inikah Saat yang Tepat Untuk Membeli Mobil?

by Lara Nifa
PPnBM Diberlakukan Nol Persen, Inikah Saat yang Tepat Untuk Membeli Mobil?

Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) biasanya akan dikenakan untuk barang kategori mewah. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dengan melakukan relaksasi 0% bagi kendaraan baru sejak maret 2021.

Karena adanya pemberlakuan tersebut, membuat banyaknya aktifitas daer ekonomi masyarakat justru meningkat, terutama dalam hal pembelian mobil baik baru maupun bekas.

Namun, perlu Anda ketahui bila PPnBM hanya berlaku untuk jenis mobil tertentu dan itu cuma berlangsung hingga bulan Mei 2021.

Aturan tarif PPnBM terbaru 2021

Pemerintah, sejak 1 maret 2021 melalui Kementerian Perindustrian resmi mengeluarkan aturan serta reguasi tentang pemberian insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 0%.

PPnBM 0 persen sendiri adalah pajak dengan nilai cukup signifikan dalam hal penyusunan harga kendaraan (mobil) yang akan dijual pada pasar Indonesia. Bila menurut regulasi tersebut relaksasi tarif PPnBM di tahun 2021 akan dibagi menjadi tiga periode, yakni :

  1. Tahap I  dimana insentif tersebut diberikan sebanyak 100% dari keseluruhan biaya untuk bulan Maret 2021 sampai dengan Mei 2021.
  2. Tahap II dimana insentif tersebut diberikan sebanyak 50% dari keseluruhan tarif untuk bulan Juni 2021 sampai dengan Agustus 2021.
  3. Tahap III dimana insentif tersebut diberikan sebanyak 25% dari keseluruhan tarif untuk bulan September 2021 sampai dengan Desember 2021.

Dari ketiga periode tersebut, pemerintah akan mengevaluasi bagi masing-masing total insentif pada tiap periode. Dalam kebijakan tersebut tidak semua tipe dan jenis dari kendaraan berhak mendapatkan sebuah keringanan untuk pembayaran. Hanya mobil yang menggunakan TKDN (Tingkat Kemampuan Dalam Negeri) minimal 70% lah yang dapat keringanan.

Untuk komponen yang akan dijadikan untuk perhitungan TKDN berjumlah 115 jenis. Semua komponen tersebut termasuk mesin, body, transmisi, sistem rem, chassis, suspensi, kopling dan lainnya.

Kategori mobil yang mendapatkan insentif PPnBM

  1. Penggerak roda dua (4×2), seperti umumnya ada pada tipe mobil MPV, hatchback dan SUV. Untuk sedan, khusus yang berkapasitas mesin di bawah 1500 cc, misalnya Toyota Vios.
  2. Mobil yang kubikasi mesinnya kurang dari 1.500 cc.

Daftar mobil yang mendapatkan insentif PPnBM 0%

Di bawah ini adalah daftar mobil yang mendapatkan insentif PPnBM 0% :

  1. Toyota : Sienta, Rush, Vios, Avanza dan Yaris
  2. Wuling : Confero
  3. Mitsubishi : Xpander Cross, Nissan Livina dan Xpander
  4. Honda : Brio RS, BR-V, Mobilio dan HR-V
  5. Daihatsu : Rocky, Gran Max Minibus, Luxio, Terios dan Xenia
  6. Suzuki : New Ertiga dan XL-7

Ganti mobil baru atau bekas?

Kondisi perekonomian saat ini harus tetap membuat Anda waspada, namun bagaimana caranya untuk memiliki mobil tetapi tidak menguras uang terlalu banyak? Apa lebih baik membeli mobil bekas?

  • Lakukan trade in

Anda dapat melakukan tukar tambah di beberapa dealer mobil resmi yang menyediakan jasa trade in. dengan begitu proses pembayaran tidak akan terasa berat. Kenapa? Karena Anda tidak lagi kerepotan menjual mobil yang lama dan tentu saja dengan melakukan hal tersebut, Anda juga mendapatkan kendaraan baru secara mudah.

  • Jual mobil pada platform jual beli

Menjual mobil bekas di salah satu platform terpercaya memang telah terbukti lebih mudah, efektif serta efisien belum lagi prosesnya yang tidak terlalu lama. Anda hanya harus mendaftarkan diri pada platform tersebut, kemudian menyesuaikan waktu agar bisa melakukan pengecekan mobil yang nantinya akan dijual.

Pastikan jika mobilmu memang mendapatkan perawatan rutin dan Anda wajib menyertakan bukti buku servis ketika akan menjualnya, hal ini dibutuhkan supaya mobil lama Anda cepat terjual. Jika sudah laku, tentunya Anda tinggal mencari mobil lain yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Apabila telah menemukan mobil bekas yang sesuai dengan keinginan, jangan lupa untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh. Anda dapat mengajak seorang ahli untuk membantu, hal yang perlu Anda perhatikan adalah kilometer tempuh, mesin, kebersihan pada bagian interior dan kelengkapan dokumen.

  • Beli mobil bekas yang bersertifikat

Tidak ada salahnya mencari mobil bekas yang terjamin kualitasnya. Anda akan mendapatkan mobil dengan harga cukup murah, namun dengan keadaan baik. Apalagi jika simak, hanya ada beberapa jenis mobil saja yang masuk pada list PPnBM 0%.

Belum lagi jangka waktunya yang hanya sampai bulan Mei 2021, selanjutnya pengurangan menjadi 75% dan setelahnya menjadi 25% saja. Perhitungan juga kebutuhan Anda. Lagipula jika Anda tidak meninggikan gengsi dan mau membeli mobil bekas, di masa pandemi ini banyak sekali orang yang memilih menjual kendaraan mereka agar bisa tetap bertahan.

Anda dapat memanfaatkan hal tersebut, jika Anda benar-benar jeli pasti bisa mendapatkan mobil dengan kualitas baik yang dijual dengan harga miring.

Pajak mobil baru vs mobil bekas

Membeli mobil bekas ataupun yang baru sebetulnya tidak terlalu berbeda dari segi kualitas. Selama Anda benar-benar dapat meneliti dengan cermat serta memperhatikan biaya PPnBM pada tahun 2021 secara seksama. Supaya kedepannya Anda tidak kewalahan, dengan jumlah biaya pajak yang harus dibayar setiap tahun.

Related Posts