Home Kredit Pinjam Uang di Bank, Ini Cara dan Apa Yang Harus Diperhatikan

Pinjam Uang di Bank, Ini Cara dan Apa Yang Harus Diperhatikan

by Greg Pascal
pinjam uang di bank

Mengajukan pinjam uang di bank memang tidak selalu berarti buruk. Ada beberapa kondisi yang memaksa kita memilih langkah tersebut seperti kebutuhan mendesak atau pembelian barang yang nilainya besar sehingga harus dicicil. Peminjaman uang di bank bisa menjadi jawabannya.

Hanya saja, meskipun ada beberapa keuntungan dari berhutang di bank kita tetap harus dapat menghitung kemampuan kita agar pinjaman tersebut tidak menjadi beban finansial kita kemudian hari. Berikut akan kita ulas apa keuntungan pinjam uang dari bank dan apa yang harus diperhatikan.

Keuntungan Peminjaman Uang di Bank

1. Proses pencairan dana cepat

Keuntungan utama dari peminjaman uang melalui bank adalah dana yang akan Anda terima dapat tersedia dengan waktu cukup cepat. Dengan demikian, permasalahan kekurangan dana yang mendesak sekalipun cepat terselesaikan.

2. Bunga diatur

Keuntungan kedua dari pinjaman bank adalah bunga yang ditetapkan di bank sudah standar yang juga diatur oleh pemerintah. Bunga tersebut juga sudah disesuaikan dengan tenor waktu yang bisa diambil selama jangka waktu peminjaman.

3. Persyaratan jelas dan aman

Selanjutnya yang menjadi keuntungan pinjaman bank adalah persyaratan yang jelas dan aman. Persyaratan dari pihak bank kepada peminjam tidak akan membahayakan peminjam meski seringkali juga dibutuhkan agunan untuk pinjaman dalam jumlah besar.

4. Terprediksi

Melakukan peminjaman uang di bank juga dapat diprediksi waktunya sehingga Anda bisa melakukan penghitungan agar tidak memberatkan finansial Anda.

Itulah beberapa keuntungan dari pinjam uang di bank. Berikutnya, ada dua jenis pinjaman bank yakni sebagai berikut ini.

Jenis Pinjaman Bank

1. Pinjaman Beragun

Pinjaman beragun merupakan pinjaman bersyarat di bank yang umumnya digunakan untuk keperluan seperti membuka usaha. Syarat tersebut adalah debitur atau peminjam memberikan agunan atau jaminan yang akan disimpan oleh bank hingga pelunasan hutang atau pinjaman.

Barang atau aset yang dijadikan agunan bisa berupa sertifikat rumah, BPKB, maupun produk investasi seperti surat deposito juga obligasi. Jumlah pinjaman umumnya mulai dari 70-80% dari nilai jual agunan.

2. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Kredit tanpa agunan atau pinjaman tanpa agunan sering disebut sebagai KTA Bank banyak berbeda dengan pinjaman online dari fintech (financial technology). Baik KTA Bank maupun pinjol  sama-sama tidak mewajibkan agunan, sehingga lebih mudah untuk diajukan.

Hanya saja bunga KTA bank umumnya tiga kali lebih rendah dibandingkan bunga dan biaya pinjaman online fintech. Keduanya juga memiliki pencairan dana yang cepat karena tidak ada penaksiran nilai agunan.

pinjam uang di bank

Baca Artikel Selanjtnya :

Cara Pinjam Uang di Bank

1. Yakinkan Pihak Bank

Langkah pertama untuk cara pinjam uang di bank agar dapat disetujui adalah dengan meyakinkan pihak bank. Contohnya, jika Anda akan meminjam untuk keperluan membuka sebuah bisnis, Anda harus meyakinkan pihak Bank setiap detail tentang bisnis yang akan Anda jalani.

Penjelasan tersebut seperti bagaimana usaha Anda memiliki prospek yang bagus di masa mendatang dan akan semakin meyakinkan pula bila Anda mempersiapkan proposal bisnis untuk menunjukkan keseriusan dalam bisnis tersebut.

2. Melengkapi syarat yang diajukan

Selain itu, sebelum melakukan proposal peminjaman ada baiknya jika Anda juga sudah melengkapi persyaratan yang diajukan leh bank. Pihak bank akan melakukan pengecekan terhadap syarat dengan teliti dan seksama.

Bila persyaratan tidak dilengkapi dengan baik atau tidak sesuai dengan kriterianya, maka besar kemungkinan pengajuan pinjaman tidak akan disetujui. Ada beberapa persyaratan umum yang dibutuhkan untuk melakukan pinjaman uang di Bank yakni sebagai berikut:

  1. Foto copy KTP
  2. Foto copy NPWP
  3. Foto copy buku tabungan
  4. Kartu keluarga
  5. Laporan keuangan
  6. Slip gaji
  7. Dan dokumen pendukung lainnya seperti untuk agunan dan sebagainya

Yang Perlu Diperhatikan Saat Mengajukan Pinjaman Bank

1. Cari Informasi Sebanyak-banyaknya

Sebelum mengajukan pinjaman ke bank, cari info sedetail mungkin tentang bank yang akan Anda tuju. Bila perlu, lakukan perbandingan antara satu bank dan yang lainnya.

2. Bandingkan bunganya

Selain informasi mengenai bank, yang tidak kalah penting ketika ingin melakukan pinjaman bank adalah mencari perbandingan bunga yang ditawarkan. Hal ini akan berdampak pada angsuran yang harus dibayar tiap bulannya.

3. Jangka Waktu

Selain bunga, Anda juga perlu memperhatikan jangka waktu pinjaman atau tenor yang akan Anda pilih. Bandingkan juga dengan bunga yang diberikan, jangan sampai memilih pinjaman bank dengan jangka waktu lama dengan bunga yang besar.

4. Proses Pencairan Dana

Proses pencarian dana pinjaman bank juga perlu Anda ketahui. Jangan sampai kebutuhan mendesak Anda terhalangi oleh pinjaman dengan proses yang berbelit.

5. Kebijakan Sebagai Peminjam

Pahami kebijakan Anda sebagai peminjam, mulai dari hak dan kewajiban sehingga Anda tidak terjerat dengan aturan yang dapat menyulitkan.

Itulah beberapa informasi mengenai seluk beluk pinjam uang di bank. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Related Posts