Home Regulations Permasalahan Perumahan di Indonesia

Permasalahan Perumahan di Indonesia

by Lara Nifa
Permasalahan perumahan

Bisnis rumah yang sedang happening saat ini adalah perumahan. Munculnya perumahan yang menjamur di Indonesia sebenarnya sangat membantu untuk masyarakat yang pertama kali ingin memiliki rumah idaman, lalu adanya leasing atau kredit untuk mendapatkan perumahan tersebut sangat mudah. Akan tetapi selama berjalannya waktu, perumahan yang ditawarkan mengalami beberapa masalah yang mendasar seperti cat rumah yang tidak awet dan mudah terkelupas, pintu yang tersendat, drainase yang kurang rapi dan sebagainya. 

Banyak perumahan-perumahan yang ditawarkan oleh pemborong memang sangat menggiurkan akan tetapi ketika konsumen mendapatkan rumah yang ditawarkan selanjutnya konsumen akan mengalami masalah-masalah yang dilimpahkan ke pihak pengelola perumahan tersebut. Hal ini dikarenakan belum maksimalnya dukungan yang membuat kecewanya konsumen kepada kontraktor atau pengelola perumahan, kondisi ini menjadi penyebab hilangnya daya beli konsumen untuk meminati perumahan menjadi menurun drastis. Namun dalam sisi lain tidak semua perumahan murah akan mengalami masalah-masalah yang sama.

Hal ini merupakan masalah umum yang terjadi pada konsumen jika membeli perumahan murah jika tidak melihat track record kontraktor atau pengembang perumahan tersebut, lebih baiknya calon konsumen yang ingin membeli perumahan melakukan survey terlebih dahulu, apabila sudah memilah dan mantab untuk memilih perumahan tersebut. Sehingga jika ditempati dalam jangka lama tidak akan mengalami masalah-masalah yang diuraikan dibawah ini:

Lingkungan menjadi Faktor Utama Kenyamanan

Lingkungan menjadi faktor utama yang menjadi pertimbangan konsumen untuk membeli perumahan, ada beberapa masalah yang timbul ketika konsumen sudah tinggal lama di perumahan tersebut. Ketenangan bisa terjadi ketika rumah yang ditinggali juga memberikan rasa nyaman, jika dalam waktu singkat konsumen merasa nyaman dalam waktu singkat, berarti perumahan yang dibeli adalah perumahan yang memang layak ditempati.


Lingkungan yang menjamin keamanan rumah

Dalam memilih perumahan, hendaknya konsumen memilih lokasi yang strategis dan paling utama adalah keamanan lingkungan yang ditawarkan pengembang atau pengelola perumahan. Kenapa harus memilih lingkungan yang menjamin keamanan? karena hal itu tidak bisa konsumen nilai dengan uang. konsumen akan dihadapkan dengan beberapa ancaman yang bisa diantisipasi oleh pengelola perumahan seperti adanya sekuriti, mengadakan siskamling rutin setiap hari. Jika tidak ada antisipasi-antisipasi tersebut maka konsumen akan merugi ketika membeli suatu perumahan.

Selain adanya pengamanan dari lingkungan perumahan, Konsumen juga harus memiliki rasa antisipasi seperti  memiliki kunci ganda pada pintu, memasang cctv di sekitaran rumah dan lain-lain.

Faktor Pembiayaan atau Kemampuan Ekonomi Masyarakat

Faktor kemampuan pembiayaan masyarakat menjadi salah satu yang terpenting dalam memecahkan permasalahan pembelian unit perumahan. Hal ini menjadi penyebab daya beli masyarakat menengah dan bawah untuk menjangkau perumahan yang layak masih sangat kesulitan, Sebagian masyarakat merasa belum mampu karena setiap daerah masih memiliki angka perkapita menengah kebawah dan untuk membeli perumahan layak harus berpikir dua atau tiga kali, Jika harga perumahan tersebut jauh dari kalkulasi finansial perbulannya.

Hal ini menjadi masalah serius untuk pemerintah yang ingin menggencarkan rumah layak untuk masyarakat kalangan menengah kebawah menjadi hambatan yang harus diperbaiki. Pemerintah bekerjasama dengan beberapa bank BUMN untuk memberikan program kredit lunak atau KPR kepada masyarakat khusus menengah kebawah supaya masyarakat yang belum memiliki rumah pribadi bisa mendapatkan program tersebut.

Faktor Pembuatan Sistem Drainase yang Buruk

Drainase adalah benda atau alat yang digunakan untuk mengalirkan kelebihan air dari suatu tempat, contohnya tandon air, bak pengisian air. Biasanya kelebihan air yang terjadi akan dibuatkan sistem pembuangan ke sungai,laut atau sumur pembuangan akhir. akan tetapi jika di kawasan perumahan padat akan sulit mencari pembuangan kelebihan air, salah satu solusinya adalah diserapkan ke bak tampungan tanah.

Drainase sendiri memiliki dua macam bentuk, yaitu drainase yang dari alam dan drainase yang dibuat sistem buatan. Drainase dari alam biasanya menggunakan sistem alami akibat gerusan-gerusan air dari kelebihan tampungan, sedangkan drainase dengan sistem buatan adalah jalur drainase yang dibuat manusia menggunakan pipa-pipa menuju bak pembuangan atau saluran yang dibuat mirip penyerapan alami. Dua hal tersebut wajib dilakukan pengembang perumahan jika ingin aman ketika musim hujan.

Faktor Akses jalan dan Lokasi Perumahan

Faktor terakhir yang tidak kalah penting adalah akses jalan dan lokasi dimana perumahan yang akan dibeli oleh konsumen. Perumahan yang bagus adalah perumahan yang mudah akses kemana kegiatan konsumen berada, biasanya sales akan menawarkan kelebihan akses jalan dan lokasi dari tempat kerja atau tempat membeli kebutuhan konsumen, akan tetapi hal tersebut harus menjadi pertimbangan kebutuhan konsumen supaya tidak memakan banyak waktu ketika bepergian keluar rumah.

Nah, faktor-faktor kelemahan dan permasalahan diatas bisa menjadi pertimbangan untuk Anda ketika akan membeli perumahan, jika memang belum ada rekomendasi yang terbaik, lebih baik mulai survey dari sekarang,ya!

Related Posts