Home Perencanaan Perkiraan Biaya Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai

Perkiraan Biaya Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai

by Lara Nifa
Perkiraan Biaya Renovasi Rumah menjadi 2 Lantai

Saat ini , ketersediaan lahan kosong sudah semakin sempit dan sedikit. Buat Anda yang memiliki rumah kecil dan ingin membesarkan rumah, solusinya cuma dengan cara meninggikan rumah atau menambah lantai. Berapa sih Perkiraan biaya renovasi rumah menjadi 2 lantai? Simak artikel dibawah ini, ya.

Pertimbangan Renovasi Rumah 

Sebelum Anda mulai melakukan renovasi rumah, Anda harus mempertimbangkan dahulu. Apa saja sih yang dapat menjadi pertimbangan Anda? Berikut diantaranya :

  • Alasan Anda merenovasi rumah. Apa alasan Anda merenovasi rumah? Apakah karena ikut – ikutan dengan tetangga yang lain atau memang sesuai kebutuhan Anda? Jika Anda hanya ikut – ikutan dan mengandalkan gengsi, Anda tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah Anda lakukan. 

Dana yang Anda keluarkan untuk merenovasi rumah pasti juga akan mengalami pembengkakan.Beda dengan merenovasi karena kebutuhan. Anda akan lebih tahu dan membatasi dalam merenovasi rumah Anda.

  • Pertimbangan lainnya adalah mengenai biaya. Anda harus melakukan hitungan yang rinci dan cermat. Hitung dan estimasikan biaya dari sekecil apapun hingga biaya yang tak terduga. Anda juga perlu menghitung biaya jasa arsitek atau kontraktor atau borongan, biaya tukang, dan tentunya biaya izin mendirikan bangunan (IMB).
  • Pertimbangan yang lain adalah tentang kualitas bahan material yang akan Anda gunakan untuk merenovasi rumah. Bila dana yang Anda miliki masih tersisa, nggak ada salahnya Anda memilih bahan material yang harganya sedikit lebih mahal dan memiliki kualitas terbaik serta lebih tahan lama.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Renovasi Rumah 

Setelah pertimbangan diatas, saatnya Anda perlu memperhatikan hal – hal dalam melakukan renovasi rumah menjadi 2 lantai. Hal – hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Sistem renovasi

Dalam merenovasi bangunan , ada dua sistem yang dapat Anda pilih, yaitu sistem harian / sistem borongan. Dimana masing – masing sistem memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing.

Jika Anda memilih sistem harian, proses pengerjaan renovasi bisa lebih teliti namun Anda juga perlu mengeluarkan tenaga ekstra karena semuanya harus Anda proses sendiri serta waktu yang dibutuhkan dalam mengerjakan renovasi tentunya lebih lama.

Sedangkan kalau Anda memilih sistem borongan, proses pengerjaannya akan lebih cepat sesuai dengan perjanjian yang Anda sepakati dengan jasa pemborong. Namun pengerjaannya terkesan terburu-buru. Jika Anda tidak sering terjun ke lapangan untuk cek, kualitas yang Anda peroleh akan berbeda.

  1. Struktur dan desain rumah

Yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah menentukan struktur rumah dan mendesain rumah yang Anda renovasi. Jika sebelumnya Anda memilih menggunakan sistem borongan, Anda tidak perlu memikirkan struktur dan desain rumah. Karena Anda bisa mengkonsultasikan dengan jasa pemborong.

Renovasi Rumah 2 Lantai

Dengan menjadikan rumah lantai 1 ke lantai 2, struktur bangunan menjadi poin penting yang harus Anda pikirkan dengan matang dan utamakan karena struktur harus dibuat dengan kokoh untuk menahan beban yang pastinya akan bertambah.

  1. Tangga dan Ventilasi

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah memperhatikan tata letak bagian tangga dan ventilasi. Alangkah lebih baiknya menempatkan tangga yang minimalis untuk akses ke lantai 2 di lokasi yang strategis. Begitu juga dengan tata letak ventilasi apakah perlu ada bagian yang digeser atau ditambahkan agar sirkulasi udara menjadi lebih baik dan menjadikan ruangan tidak pengap. 

Perkiraan Biaya Renovasi 

Perkiraan biaya renovasi rumah dari ukuran standar 1 lantai kemudian menjadi 2 lantai berbeda – beda tergantung tipe atau ukuran rumah. Berikut perkiraan estimasi dana yang harus Anda siapkan :

  1. Rumah type 45

Rumah tipe 45 merupakan bangunan rumah yang cukup luas. Agar dapat menekan biaya renovasi , Anda bisa melakukan renovasi menggunakan jasa borongan. Dalam hal ini , Anda dapat menggunakan rumus per meter persegi.

Jika biaya yang dikenakan oleh jasa pemborong sebanyak Rp 3.500.000,- / m2, maka perkiraan biaya renovasi rumah dari 1 lantai menjadi 2 lantai adalah sebesar Rp 157.500.000,-

  1. Rumah Type 36

Tidak berbeda dengan renovasi rumah type 45. Anda juga dapat menggunakan jasa borongan untuk renovasi rumah Anda. Biasanya untuk renovasi rumah /m2 adalah sekitar Rp 2.500.000,- hingga Rp 4.000.000,- . Besaran biaya tersebut dapat disesuaikan dengan harga dan kualitas material terbaik dan bahkan dapat disesuaikan dengan dana yang Anda punya.

Bila Anda berpatok dan mengacu pada harga tersebut, maka kisaran biaya renovasi rumah type 36 dari 1 lantai menjadi 2 lantai adalah sebesar Rp 144.000.000,-

Demikian pembahasan mengenai renovasi menjadikan rumah 1 lantai menjadi 2 lantai. Dimana didalam pembahasan terdapat bahasan mengenai pertimbangan dalam merenovasi rumah, hal – hal yang perlu diperhatikan dalam merenovasi , hingga Perkiraan Biaya Renovasi Rumah menjadi 2 Lantai. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menjadikan pengetahuan lebih buat Anda. Sukses selalu.

Related Posts