Home Perencanaan Perkiraan Biaya Bangun Rumah Minimalis Tipe 36

Perkiraan Biaya Bangun Rumah Minimalis Tipe 36

by Lara Nifa
investasi rumah

Memiliki hunian sendiri adalah impian banyak orang. Namun tak sedikit pula orang berpikir bahwa membangun sebuah hunian memerlukan biaya yang lebih banyak daripada membeli rumah yang sudah jadi di agen properti. Pemikiran ini bisa saja benar, tapi asal tidak sembarangan mencobanya. Ada pula yang berpikir bahwa membangun rumah sendiri merupakan langkah yang tepat apabila sudah menyiapkan dana serta mental. Salah satu hunian yang sekarang banyak diminati oleh masyarakat terutama keluarga baru adalah hunian tipe 36. Untuk anda yang berencana ingin membuat hunian minimalis dan sederhana ini, mari simak perkiraan biaya bangun rumah minimalis tipe 36 berikut ini.

Biaya bangun rumah minimalis tipe 36

Hunian tipe 36 merupakan rumah yang cocok untuk semua keluarga. Meskipun terlihat tidak terlalu luas, nyatanya rumah tipe ini menjadi pilihan banyak orang dan tentu saja menjadi ladang bisnis untuk agen property. Nah, bagi anda yang berminat untuk membangun rumah tipe ini sendiri, coba perhatikan perkiraan biaya yang harus anda keluarkan untuk membangun rumah tipe 36 ini.

  • Hitung terlebih dahulu luas bangunan dan tanah

Yang pertama adalah anda harus bisa menghitung luas bangunan serta tanah yang akan anda bangun. Banyak sekali model yang bisa anda pilih di berbagai situs pencarian apabila anda belum memiliki gambaran pasti tentang rumah yang akan anda bangun. Contohnya, hunian tipe 36/80. Angka 36 merupakan luas bangunan rumah sedangkan angka 80 adalah luas tanahnya.

Diasumsikan bila harga tanah di daerah yang akan anda bangun adalah Rp. 2.500.000, maka Rp. 2.500.000 x 80 = Rp. 200.000.000 hanya untuk harga tanah saja. Sedangkan bangunan, anda harus mengetahui berapa biaya pasaran membangun rumah. Misalnya, hunian tipe 36 di daerah anda seharga 1.200.000, jadi biaya yang diperlukan adalah Rp. 1.200.000 x 36 = Rp. 43.200.000. 

Jadi bila ditotal, maka biaya yang perlu anda keluarkan adalah Rp. 200.000.000 + Rp. 43.200.000 = Rp. 243.200.000. Cukup mahal memang, namun itu adalah harga relative. Namun ini hanya estimasi biayanya saja.

  • Biaya Bahan Baku Bangunan

Harga bahan baku bangunan memang terkadang sering mengalami kenaikan, maka dari itu bisa kita asumsikan apabila harga bahan bangunan tersebut seharga Rp. 3.500.000 per meternya. Dari harga ini, anda bisa mengasumsikan berapa yang harus anda keluarkan bila membangun rumah tipe 36. Jika anda menginginkan rumah berlantai dua, tentu saja akan memakan biaya yang lebih banyak lagi.

  • Ongkos Jasa Tukang Bangunan.

Untuk tukang bangunan sendiri bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan namun anda juga harus bisa menghitung berapa jumlah orang yang anda perlukan serta estimasi biaya yang dikeluarkan. Untuk meminimalisir biaya, anda bisa membeli sendiri material yang anda perlukan. Selain itu, anda juga bisa menjauhi resiko kecurangan yang kadang terjadi oleh tukang bangunan. 

biaya bangun rumah

Bukan hanya itu, gunakan jasa tukang bangunan yang terpercaya agar proses membangun hunian berjalan dengan mudah dan sesuai rencana. Untuk estimasi yang bisa anda keluarkan adalah seperti mandor bangunan yang biasanya dibayar Rp. 200.000 per hari, kemudian tukang Rp. 150.000 hingga Rp. 100.000 per hari. Sementara tukang yang mengerjakan hal-hal kecil biasanya Rp. 100.000 per hari. Harga ini cukup relative tergantung daerah tempat tinggal anda.

  • Perhitungan biaya tak terduga

Banyak di antara orang yang melakukan kesalahan dalam membangun rumah salah satunya adalah tidak menghitung perkiraan biaya tak terduga. Biaya tak terduga yaitu biaya cadangan yang dikeluarkan apabila terjadi kekurangan dana yang dibutuhkan untuk membangun rumah. Setiap rumah biasanya memiliki cadangan biaya yang berbeda. Semakin bagus dan semakin besar rumahnya, maka biaya cadangan juga akan semakin besar. 

Umumnya, orang menerapkan estimasi biaya cadangan adalah 10% dari biaya yang telah direncanakan di awal. Jadi apabila luas bangunan ditambah luas tanah serta jumlah material yang dibutuhkan totalnya Rp. 423. 200.000, maka estimasi biaya cadangan yang harus anda keluarkan adalah Rp. 423.200.000 x 10% = Rp. 42. 320.000. 

Bukan hanya itu, biasanya biaya tidak terduga ini digunakan untuk membangun garasi, kolam renang atau gorong-gorong hingga melengkapi property yang belum ada.

Nah apakah anda tertarik untuk membangun rumah minimalis tipe 36 untuk keluarga anda setelah melihat estimasi biaya bangun rumah minimalis tipe 36 di atas? bila anda orang yang mengutamakan kenyamanan dan kepuasan, mungkin ide ini bisa dicoba sebab, anda sendiri bisa mengawasi pembangunannya. Namun bila anda adalah orang yang sibuk, anda bisa menghubungi agen properti untuk mengetahui harga rumah tipe 36 yang anda inginkan. Tapi tentu saja, harga di setiap daerah berbeda-beda tergantung harga tanah, material serta harga pasaran rumah di daerah tersebut.

Related Posts