Home Perencanaan Perkiraan Biaya Bangun Rumah 2 Lantai, Inilah Estimasi Anggarannya!

Perkiraan Biaya Bangun Rumah 2 Lantai, Inilah Estimasi Anggarannya!

by Greg Pascal
biaya bangun rumah 2 lantai

Banyak anggota keluarga, rumah dengan 2 lantai menjadi pilihan ketika tidak memiliki lahan yang cukup luas. Namun perlu memperhitungkan biaya bangun rumah 2 lantai agar tidak melebihi budget yang ada. 

Apabila ingin membangun atau menambah bangunan rumah berlantai dua. Lantas, model rumah seperti apa yang cocok? Dan, berapa estimasi anggaran yang harus dikeluarkan?

Model rumah 2 lantai minimalis bisa menjadi opsi yang tepat diaplikasikan untuk keluarga yang anak-anaknya mulai beranjak remaja atau dewasa, serta memiliki lahan yang terbatas. 

Perkiraan biaya bangun rumah model minimalis untuk 2 lantai tergantung dari luas bangunan itu sendiri. Semakin luas bangunan maka semakin besar juga anggaran yang harus disiapkan.

Berikut ini terdapat cara menghitung biaya membangun rumah 2 lantai beserta penjelasannya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya sampai akhir!

Aspek Perhitungan Biaya Rumah 2 Lantai

Terdapat banyak aspek untuk menghitung biaya rumah dengan model 2 lantai minimalis, seperti bahan baku bangunan dan kuli bangunan serta dana pekerjaan. Adapun rinciannya berdasarkan perkiraan aspeknya sebagai berikut.

1. Daftar Harga Bahan Bangunan

Aspek pertama untuk menghitung biaya bangun rumah adalah mencari daftar harga bahan bangunan yang dijual dekat lokasi rumah yang akan dibangun, seperti harga batu bata, pasir, semen, genteng dan lain sebagainya.

Selain itu, anda bisa menanyakan harga bahan bangunan di toko material lainnya untuk perbandingan harga, mana yang lebih murah dan kualitas yang bagus. Biasanya harga bahan bangunan di toko yang cukup berdekatan selisihnya tidak jauh.

2. Desain Rumah Impian

Aspek selanjutnya, membuat desain rumah impian. Anda bisa membuat sendiri sesuai keinginan atau mengandalkan jasa konsultasi arsitek bangunan, meskipun harus merogoh kocek tambahan, namun semua bisa diperhitungkan.

Apabila ingin lebih hemat, bisa mencari desain rumah melalui internet, termasuk mengenai tata letak hingga biaya yang harus dikeluarkan, biasanya tersedia perkiraan rinciannya. Atau, bisa pula konsultasi dengan tukang bangunan yang ahli dibidangnya.

3. Rincian Bahan Bangunan

Ketika desain rumah sudah ditentukan, selanjutnya membuat daftar rincian bahan bangunan yang dibutuhkan. Anda bisa mengira-ngira, ketika bangun rumah dua lantai apa saja yang harus disiapkan, dan budget yang harus dikeluarkan.

Apabila anda memiliki kesulitan dalam merinci bahan bangunan, bisa konsultasi kepada tukang bangunan yang akan membantu memberikan masukan apa saja yang harus dipersiapkan dalam membangun rumah dua lantai.

biaya bangun rumah 2 lantai

Bacar Artikel Selanjutnya :

4. Alur Kerja dan Timeline

Aspek selanjutnya membuat alur kerja yang diperlukan untuk mengevaluasi pekerjaan atau kinerja para tukang bangungan, serta melakukan cek point apa saja yang sudah dikerjakan, sehingga progres pembangunan bisa terkontrol termasuk biayanya.

Apabila ingin cepat selesai, maka membutuhkan tukang bangunan yang lebih banyak lagi, kemudian mengatur kapan harus membangun rumah yang tepat, apabila memasuki musim hujan maka pekerjaan akan semakin lambat.

5. Buat Harga Keseluruhan

Membuat daftar harga keseluruhan perlu dilakukan, agar bisa mengetahui total jumlah yang harus dikeluarkan, serta memberi beberapa persen margin budget untuk berjaga-jaga ketika ada hal-hal di luar rencana pembangunan.

Cara yang lebih mudah dalam membuat keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan dengan menghitung biaya bangun rumah dari luas bangunan, serta biaya-biaya lainnya seperti tukang bangunan, dan lain sebagainya.

Cara Hitung Biaya Rumah 2 Lantai

Apabila anda ingin mengetahui biaya bangun rumah per meter bisa menghitungnya dari aspek kualitas, biasanya akan menghabiskan biaya 3,5 hingga 4 juta untuk per meter perseginya untuk kualitas SNI. Adapun contoh menghitung biaya bangun rumah dua lantai secara kasarnya sebagai berikut.

Contoh Hitung Rumah 2 Lantai

Terdapat contoh cara menghitung bangun rumah 2 lantai, untuk memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan dan cadangan biaya yang perlu disiapkan. Adapun cara hitungnya sebagai berikut:

Contoh ingin membangun rumah dengan lahan ukuran 5 x 10 m², maka untuk bangun rumah 2 lantai ukuran luas lantai dasar 5×8 m² dan bagian lantas atas ukurannya 5×7 m². Berapakah biayanya?

Jika lantai dasar 5×8 = 40 m²

dan lantai atas 5×7 = 35 m²

Maka, luas total adalah 75 m²

Dengan estimasi biaya per meter 3,5 juta, maka biaya yang harus disiapkan adalah 75 x 3,5 = 262,5 juta

Catatan: mungkin harga bangun rumah per meter di setiap daerah berbeda-beda, bisa lebih kecil atau lebih besar. Namun secara kasar, seperti itulah cara menghitungnya.

Besaran Biaya Tukang Bangunan

Untuk biaya tukang untuk membangun rumah tergantung dari daerah masing-masing, dan sesuai dengan jumlah waktu kerja yang ditentukan atau sampai bangunan selesai.

Biasanya biaya upah tukang bangunan dengan sistem harian antara berkisar Rp 100 ribu hingga 200 ribu per orang. Sementara tukang bangunan itu terbagi atas tukang, asisten tukang dan mandor.

Demikian estimasi biaya bangun rumah 2 lantai yang harus dipersiapkan, termasuk menyiapkan biaya tambahan atau cadangan ketika sewaktu-waktu membutuhkan biaya-biaya lainnya. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat.

Related Posts