Home Tabungan Pengertian Rekening Koran, Fungsi dan Cara Membuatnya

Pengertian Rekening Koran, Fungsi dan Cara Membuatnya

by Lara Nifa
rekening koran

Anda pasti tidak asing dengan istilah rekening koran yang sudah pasti memiliki kaitan dengan perbankan. Dokumen ini terkadang akan diminta oleh organisasi atau perusahaan dimana Anda bekerja, biasanya juga digunakan sebagai salah satu syarat untuk membuat visa bila ingin berpergian ke luar negeri.

Namun, apa pengertian dan manfaat dari rekening tersebut? Lalu bagaimana cara membuatnya? Simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian Rekening Koran

Tahukah Anda bila kata koran pada istilah tersebut diambil dari bahasa Belanda, yakni Courant dan pengertiannya adalah ringkasan dari sebuah transaksi perbankan secara keseluruhan pada suatu rekening yang berasal milik perseorangan ataupun sebuah badan usaha.

Data yang terdapat dalam rekening setelah dicetak merupakan rincian tentang bagaimana arus debit serta kredit, termasuk didalamnya tercatat hasil transferan dana yang keluar dan masuk. Zaman dimana teknologi belum seperti sekarang, nasabah selalu mencetak transaksi mereka bahkan rela untuk menunggu beberapa hari.

Namun saat ini, nasabah dapat melihat transaksi perbankan secara online. Anda bisa mengecek keseluruhan transaksi hanya melalui aplikasi, website serta mesin ATM. Walau permintaan untuk mencetak rekening sudah tidak banyak, tetapi sebenarnya masih banyak yang membutuhkannya. Karena rekening tersebut memiliki manfaat sendiri.

Fungsi dari Rekening Koran

Rekening ini memang memiliki beberapa manfaat dan kerap kali dibutuhkan sebagai pelengkap syarat untuk hal-hal tertentu, misalnya :

  • Mengetahui arus transaksi

Fungsi pertama, sebenarnya memiliki kegunaan yang mirip dengan buku tabungan, yakni memperlihatkan keseluruhan transaksi pada waktu tertentu. Rekening ini akan memberitahukan bagaimana keadaan saldo di awal bulan, kredit, debit serta saldo Anda di akhir bulan. Selain itu juga akan terlihat berapa biaya administrasi juga bunga.

Pinjaman Bank BRI

Kelebihan lainnya juga memperlihatkan pada tanggal berapa, jam dan pesan yang terdapat ketika terjadinya transaksi, bahkan detail terkecil pun akan tercatat. Hal ini pastinya sangat menguntungkan apabila suatu saat Anda membutuhkan riwayat mengenai transaksi apa saja yang ada di dalam rekening.

  • Mengajukan visa

Fungsi kedua adalah ketika ingin mengajukan pembuatan visa. Anda harus memiliki bukti bahwa Anda mempunyai tabungan yang cukup untuk hidup di luar negeri. Oleh sebab itu, biasanya Anda akan dimintai dokumen penyerta yang dapat memperlihatkan kondisi keuangan, misalnya SPT PPh 21, tunjangan pensiun, slip gaji, cetak mutasi rekening 3 (tiga) atau 6 (enam) bulan terakhir dan Surat PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

  • Pengajuan bank

Fungsi ketiga adalah sebagai dokumen pelengkap ketika Anda ingin melakukan pengajuan di bank. Data tersebut merupakan bukti bila arus keluar dan masuk keuangan Anda dalam keadaan baik. Biasanya syarat ini wajib, terutama jika Anda seorang pegawai pemerintahan ataupun swasta. Pengajuan pinjaman yang sering diajukan, seperti KPR rumah, kendaraan, UMKM, KTA dan lainnya.

  • Bukti hukum

Fungsi keempat, dapat digunakan untuk menjadi bukti hukum yang sah ketika Anda terlibat dalam suatu masalah dengan rekan atau pihak lain mengenai mutasi rekening, contohnya ketika terjadi tindak penipuan yang dilakukan oleh online shop.

Hal ini bisa terjadi ketika toko online terbukti melakukan penipuan. Misalnya, ketika Anda telah melakukan pembayaran, lalu pihak penjual mengatakan tidak atau belum ada uang yang masuk ke rekening mereka. Anda cukup memperlihatkan riwayat mutasi yang sebelumnya sudah di screenshot (tangkap layar).

Bila mereka masih mengelak, Anda berhak mengajukan laporan ke kepolisian terkait masalah yang sedang Anda alami. Metode tersebut juga bisa digunakan pada perusahaan apabila merasa ada yang tidak beres dengan arus keuangan, namun tentunya untuk bisnis dengan skala besar mempunyai cara berbeda.

  • Audit keuangan

Fungsi terakhir adalah sebagai salah satu data atau dokumen terpenting yang wajib dimiliki oleh sebuah perusahaan atau badan usaha. Rekening ini nantinya berguna untuk menelusuri transaksi dari arus keluar dan masuknya keuangan pada sebuah bisnis, sehingga apabila ditemukan sebuah keanehan atau kejanggalan, akan dapat langsung terlihat atau terungkap.

Cara Membuat Rekening Koran

Cara untuk mengajukannya terbilang mudah. Anda hanya perlu mendatangi bank dimana Anda membuka rekening atau kantor cabangnya. Bawalah kelengkapan, seperti KTP, kartu ATM dan buku tabungan. Setelahnya Anda tinggal meminta tolong pada petugas, katakan pada mereka jika Anda ingin mencetak rekening.

Untuk mencetak rekening, biasanya nasabah akan dikenakan sejumlah uang untuk biaya administrasi. Tiap bank memiliki tarif berbeda-beda, berikut adalah kisaran harga yang dibebankan :

  • Bank BCA Rp 2.500 per lembar
  • Bank Permata Rp 10.000 per lembar
  • Bank Mandiri :
  • Bila ingin mencetak untuk 3 bulan Rp 2.500 per lembar
  • Bila ingin mencetak untuk 6 bulan Rp 5.000 per lembar
  • Bank BRI Rp 25.000 per lembar, cetak lebih dari 12 bulan

Setelah membaca informasi diatas, mengenai pengertian dari rekening koran, manfaat dan cara membuat rekening tersebut. Walau sekarang untuk melihat keseluruhan riwayat transaksi dapat dilakukan melalui aplikasi dan website, namun nyatanya dokumen tersebut masih memiliki kegunaan.

Related Posts