Home Administrasi Pengertian Manfaat dan Cara Mengisi SPT Tahunan

Pengertian Manfaat dan Cara Mengisi SPT Tahunan

by Lara Nifa
cara mengisi SPT tahunan

Sebelum membahas cara mengisi SPT tahunan, maka perlu mengenal terlebih dahulu apa itu SPT tahunan. Surat Pemberitahuan Tahunan bagi Wajib Pajak yang digunakan dalam melaporkan pembayaran dan penghitungan pajak, objek pajak dan bukan objek pajak, harta hingga kewajiban.

Wajib Pajak atau yang biasa disebut WP merupakan orang pribadi maupun badan yang dimana menurut ketentuan dari peraturan perundang-undangan mengenai perpajakan telah ditentukan agar melakukan kewajiban dalam perpajakan dan untuk pemungut pajak maupun pemotong pajak tertentu juga termasuk Wajib Pajak.

Wajib pajak pribadi merupakan setiap orang yang telah mempunyai penghasilan. Sedangkan SPT adalah suatu kewajiban setiap orang yang sudah mempunyai gaji dan hal tersebut berlaku juga untuk badan perusahaan.

Dalam setiap tahunnya, para WP tersebut diwajibkan melaporkan SPT tahunannya. SPT tersebut mempunyai fungsi sarana dalam melaporkan serta mempertanggung jawabkan perhitungan pada jumlah pajak sebenarnya. WP melaporkan SPT tahunan tersebut untuk digunakan dalam beberapa hal, yaitu:

  • Jumlah dari penghasilan yang menjadi objek / bukan objek pajak.
  • Harta dan kewajiban dari para WP
  • Pembayaran maupun pelunasan pajak yang sudah dilakukannya, melalui pemungutan dan pemotongan dari pihak lain pada bagian tahun pajak atau dalam waktu 1 tahun.
  • Pemungut tentang pemotong, pembayaran dari pemotong maupun pemungutan pajak untuk orang pribadi dan badan untuk 1 masa pajak dengan menyesuaikan ketentuan dari peraturan perundang-undangan tentang perpajakan.

Umumnya para WP tersebut yang bekerja pada suatu perusahaan, gaji mereka akan terpotong dengan otomatis untuk digunakan dalam membayar pajak. Namun pelaporan mengenai SPT tahunan tersebut harus tetap dilakukan.

Hal tersebut perlu dilakukan dikarenakan mungkin saja sumber dari penghasilan WP tersebut tidak berasal melalui 1 sumber saja. Contohnya seperti usaha sampingan, maka dari itu penghasilan WP tersebut harus dilaporkan pada SPT tahunan.

Hal yang perlu dilakukan sebelum mengisi SPT tahunan

cara lapor SPT tahunan

Untuk dapat mengisi laporan SPT tahunan secara online, maka wajib pajak perlu mengikuti beberapa langkah berikut ini:

1. Membuat e-FIN

Sebelum dapat mengisi laporan SPT tahunan online, para WP harus memiliki e-FIN atau Electronic Filing Identity Number terlebih dahulu. E-FIN didapatkan dengan cara menghubungi KPP terdekat dengan membawa NPWP serta tanda pengenal seperti KTP, SIM maupun Paspor.

Kemudian mengisi formulir yang disediakan, apabila telah diisi maka dapat menyerahkan ke petugas pelayanan KPP. Para WP akan mendapatkan e-FIN mereka dalam waktu sekitar satu hari kerja.

2. Mendaftarkan Akun

Apabila telah memiliki e-FIN, langkah selanjutnya yaitu mengaktivasi akun melalui situs pajak dengan cara menyiapkan nomor ponsel dan alamat email yang nantinya digunakan untuk dapat menerima kode aktivasi yang akan diberikan oleh server e-Filing.

3. Mengisi e-Filing

Setelah mengaktifkan akun, kamu sudah bisa melanjutkannya dengan cara mengisi SPT tahunan pribadi secara online. Bagi kamu yang berpenghasilan di bawah 60 juta, bisa mengisi formulir 1770 SS, sedangkan bagi yang berpenghasilan lebih dari 60 juta, bisa mengisi formulir 1770 S.

Cara mengisi SPT tahunan pribadi

  1. Apabila telah berhasil untuk login kemudian pilih menu e-Filing. Setelah itu pilih menut buat SPT dan jawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Kemudian diarahkan dalam jenis SPT yang akan diisi. Setelah memilih jenis SPT maka perlu mengisi beberapa data.
  2. Kemudian isi tahun pajak, status pembetulan dan status SPT. Untuk yang pertama kali mengisi dapat memilih SPT normal.
  3. Nantinya akan diminta mengisi rincian dari pajak penghasilan. Isi rincian tersebut harus sesuai pada bukti potong pajak.
  4. Cara dalam mengisi SPT tahunan pribadi via online selanjutnya yaitu dengan mengisi pajak final. Para WP akan diminta untuk mengisi jumlah penghasilan yang telah dikenakan PPh Final serta dikecualikan pada objek pajak jika memilikinya.
  5. Kemudian klik menu berikutnya dan nantinya akan diminta kembali untuk mengisi total jumlah keseluruhan dari harta dan kewajiban yang dimiliki oleh para Wajib Pajak. Contohnya seperti rumah, kendaraan, perabotan hingga sisa kredit.
  6. Apabila telah selesai dan mengklik menu berikutnya, pada tahap ini perlu mengisi beberapa pernyataan serta mencentang kolom setuju.
  7. Kemudian Anda akan menerima ringkasan mengenai SPT serta pengambilan kode untuk verifikasi.
  8. Untuk mengambil kode verifikasi tersebut caranya dengan mengklik menu “Di Sini”, setelah itu kode tersebut akan dikirimkan pada nomor telepon yang telah didaftarkan sebelumnya.
  9. Kemudian Anda perlu memasukkan kode tersebut pada kolom kode verifikasi dan kemudian klik kirim SPT.
  10. Jika SPT telah dikirim kemudian Anda perlu membuka email, pada email tersebut akan menampilkan BPE atau Bukti Penerimaan Elektronik SPT Tahunan PPh.

Itulah cara  mengisi SPT tahunan secara online melalui website resmi DJP dan juga Anda dapat melaporkan SPT tahunan melalui aplikasi, dimana Anda dapat melaporkan SPT hanya dengan smartphone saja.

Related Posts