Home Bisnis dan Usaha Pengertian Manajemen Bisnis dan Fungsinya

Pengertian Manajemen Bisnis dan Fungsinya

by Lara Nifa

Manajemen bisnis tentunya sangat dibutuhkan oleh para pebisnis dalam menjalankan usahanya. Seperti Anda yang saat ini mungkin sedang berencana untuk membangun sebuah bisnis pribadi. Namun, Anda harus ingat bila mendirikan usaha itu tidaklah mudah, Anda wajib membuat perencanaan yang matang guna menunjang perkembangan bisnis.

Dalam menjalankan bisnis pastinya membutuhkan sebuah planning atau rencana matang agar usaha tersebut bisa mencapai target. Karena mayoritas usaha yang dibuat tanpa adanya perencanaan yang baik hanya akan berakhir dengan gulung tikar, sebab modal usaha tidak kembali, terjerat hutang di instansi keuangan, barang produksi yang menumpuk dan tidak bisa dijual.

Karenanya, untuk menghindari semua itu Anda selaku pemilik dari bisnis wajib memiliki manajemen bisnis guna mengontrol semua aktivitas usaha/ bisnis.

Pengertian dari  Manajemen Bisnis

Umumnya, manajemen bisnis merupakan aktivitas dari perencanaan, pengawasan dan pengerjaan pada sebuah usaha atau bisnis. Dimana seluruh kegiatan memiliki tujuan supaya usaha bisa mencapai target yang diinginkan.

Definisi lainnya, yaitu kegiatan ini dapat berupa bisnis yang memang sengaja dijalankan sesuai rencana agar bisa mencapai target penjualan. Ini artinya bila tidak ada aktivitas manajemen, akan sangat kemungkinannya untuk bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan.

Mulai dari planning, action, controlling hingga evaluasi. Bila berdasarkan dari keempat fungsi terpenting dari kegiatan manajemen itulah perkembangan usaha dapat dikendalikan, bergerak dengan cepat atau lambat.

Bila melihat dari pengertian sebelumnya, bisa dipastika jika manajemen bisnis merupakan unsur terpenting yang menjadi penentu sebuah usaha akan berkembang kearah mana. Karena sudah sewajarnya untuk sebuah usaha yang baik ditentukan oleh manajemen terbaik.

Karena jika sampai gagal, tentunya akan menganggu hal lainnya sebab memiliki sifat saling melengkapi dan mendukung satu sama lain. Karena itu Anda bisa lebih memahami mengenai manajemen bisnis melalui buku-buku atau belajar langsung dari ahlinya.

Berdasarkan dengan kenyataan, tentunya dapat dikaji ulang mengenai bisnis yang sedang Anda jalankan saat ini. Jika Anda menemukan perencanaan yang bertentangan dengan strategi bisnis, maka lebih baik untuk dibuat kembali dengan lebih cermat serta teliti.

Fungsi dari Manajemen Bisnis

Jika sebelumnya kita membahas mengenai definisi manajemen bisnis, maka berikutnya mari kita bahas tentang fungsi-fungsi yang dimiliki oleh manajemen bisnis yang biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar dalam menjalankan bisnisnya.

Diantaranya adalah proses planning, organizing, staffing, directing dan controlling. Semua itu adalah fungsi yang harus ada dalam suatu bisnis, ketika semua telah sesuai dan berjalan dengan baik maka perusahaan pasti akan dapat mencapai targetnya.

Nantinya inilah yang akan menjadi sebuah dasar dari pemahaman seberapa pentingnya suatu usaha mempunyai manajemen bisnis, berikut dibawah ini adalah fungsi-fungsinya :

Planning

Fungsi manajemen bisnis yang pertama adalah planning, dimana Anda harus memiliki sebuah perencanaan yang matang terlebih dahulu sebelum memutuskan mendirikan sebuah usaha/ bisnis. Dalam perencanaan tersebut tentunya harus terdiri dari produk, cara promosi, pemasaran, dokumentasi, pembukuan keuangan serta hal-hal lainnya.

Setiap rencana harus mempunyai dokumentasi sebagai bukti, sebab nantinya akan menjadi patokan kegiatan usaha. Mayoritas pemilih usaha selalu melakukan kesalahan pada urusan pencatatan keuangan, padahal dengan Anda melakukan pembukuan, nantinya akan memudahkan Anda dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan keuangan.

Organizing

Kedua adalah organizing, dimana hal ini berkaitan erat dengan SDM atau para pegawai. Setelah Anda membuat planning, hal selanjutnya yang harus diperhatikan, yaitu pembagian kelompok kerja. Dimana nantinya akan diisi oleh orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Contoh pemasaran, lapangan, administrasi, operasional dan lain sebagainya.

Organizing sangat penting, karena memiliki fungsi untuk mendukung terciptanya tujuan dari strategi bisnis yang telah disusun. Jika tim tidak bisa bekerja secara baik, maka Anda sebagai pimpinan dapat melakukan pergantian supaya bisnis tidak menjadi rugi.

Staffing

Ketiga adalah staffing, hal ini mencakup sumber daya di dalam perusahaan misalnya seperti bahan baku, mesin, sarana dan prasarana dan lainnya. Semua itu harus diatur sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya masing-masing.

Dimana semua itu hanya dapat dilakukan apabila perusahaan mempunyai manajemen yang terstruktur dan baik. Jika tidak mempunyai manajemen, maka sudah dipastikan bila penggunaan sumber daya akan melebihi prioritas serta menyebabkan pembengkakan pengeluaran.

Hal-hal seperti itu yang seringkali terjadi pada perusahaan baru dan mengakibatkan keuangan menjadi rugi hingga terancam gulung tikar.

Directing

Selanjutnya adalah directing. Fungsi ini berkaitan erat dengan pengarahan, pada bagian ini apapun tindakan atau keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin, akan menjadi hal penting yang dapat menjadi penyemangat tim supaya bisa bekerja lebih keras sesuai dengan rencana.

Controlling

Fungsi dari controlling adalah untuk mengawasi sistem kerja, apakah sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP yang telah dibuat atau tidak. Nantinya dengan fungsi ini akan bisa dilihat poin penting mengenai yang harus dicatat serta dievaluasi, sekaligus untuk melihat hambatan yang mungkin saja terjadi.

Related Posts