Home Tabungan Pengertian Deposito, Keuntungan dan Kekurangannya

Pengertian Deposito, Keuntungan dan Kekurangannya

by Lara Nifa
pengetian deposito

Bagi Anda yang mencari cara untuk bisa mengatur finansial demi masa depan pasti sangat mengenal deposito. Deposito sendiri adalah sebuah produk yang ditawarkan oleh lembaga perbankan, di mana produk ini menawarkan masyarakat untuk menyimpan uang dengan jumlah tertentu. Tapi, tidak banyak yang mengetahui pengertian deposito, keuntungan serta kekurangannya. 

Pengertian Deposito 

Apa itu deposito? Deposito sendiri adalah uang yang disimpan oleh nasabah di sebuah bank, di mana nominal dan jangka waktu penyimpanan telah disepakati kedua belah pihak, dalam hal ini adalah nasabah dan bank. Di sini bank adalah pemegang otoritas yang akan menjadi tempat penyimpanan uang. 

Selain itu, deposito adalah transaksi uang kepada pihak lain dengan tujuan diamankan. Dapat diartikan juga sebagai uang yang ditransfer dari investor kepada bank yang menjadi tempat tabungan si investor tersebut. Sehingga uang yang disimpan menjadi milik penyimpan itu sendiri, di mana nantinya uang tersebut dapat ditransfer untuk melakukan berbagai transaksi keuangan. 

Setelah memahami apa itu deposito, maka Anda dapat menarik kesimpulan bahwa deposito ini adalah sejumlah uang yang disimpan di bank. Di mana otoritas bank sendiri hanya menyimpan dan tidak berhak mengambil apalagi menggunakannya. Membuka deposito sendiri diawali dengan setoran awal yang biasa ditetapkan minimal nominalnya. 

Tidak hanya itu saja, deposito adalah salah satu jenis tabungan yang bisa digunakan sebagai investasi karena mempunyai suku  bunga yang bisa diuangkan. Selain itu, juga dapat menjadi tabungan masa depan untuk keperluan-keperluan tertentu. 

Keuntungan Deposito

apa itu deposito

Setelah mengenal garis besar apa itu deposito, maka selanjutnya yang perlu diketahui apa saja keuntungan dari membuka tabungan deposito ini. Berikut ini adalah keuntungannya: 

  • Suku bunga cukup besar 

Keuntungan pertama dari deposito adalah suku bunga yang diberikan oleh bank terbilang besar. Dalam hal ini bank menentukan berapa suku bunga yang akan diterima oleh nasabah, di mana pemberiannya sendiri dibagi berdasarkan jangka waktu yang dipilih. Kebanyakan bank memberikan waktu dimulai dari 3 bulan hingga 24 bulan. 

Bunga deposito ini sendiri biasanya berkisar dari 3% hingga 6% dan biasanya akan diberikan setelah waktu jatuh tempo. Perhitungannya sendiri sangatlah mudah, di mana semakin besar jumlah nominal yang didepositokan maka semakin tinggi pula keuntungan yang bisa nasabah dapatkan. 

  • Uang disimpan dengan aman 

Keuntungan deposito lainnya adalah nasabah bisa menyimpan uang dengan aman. Nasabah yang menyetorkan sejumlah untuk dijadikan deposito akan disimpan dengan aman, di mana nominal awalnya tidak akan berkurang. Sehingga uang yang dijadikan deposito ini bisa diambil ketika jatuh tempo tanpa adanya pengurangan.

  • Resiko rendah 

Keuntungan deposito lain yang dapat diperoleh oleh nasabah adalah resiko terbilang rendah untuk masalah pengelolaan keuangan. Tidak seperti ketika Anda menginvestasikan uang untuk modal usaha, dimana masih ada kemungkinan menerima kerugian. Deposito sendiri tidak akan membuat rugi, karena uang disimpan dalam jangka tertentu dan ada suku bunga yang bisa didapatkan. 

Kelemahan deposito

Selain membahas keuntungan deposito, Anda yang ingin investasi dalam bentuk tabungan ini sendiri juga harus mengenal apa saja kekurangannya. Berikut ini adalah kekurangan dari deposito: 

  • Keuntungan tidaklah besar 

Walaupun saat menabung deposito ini akan diberikan suku bunga yang bergantung dari jangka waktu yang dipilih, tapi jika dilihat bunga yang didapatkan tidaklah begitu besar. Jika melakukan perhitungan secara kasar, Anda mendeposit uang 100 juta rupiah dengan kurun waktu 6 bulan dan bunga 6%, maka perkiraan untung yang didapatkan hanyalah sekitar dua jutaan rupiah saja. 

Tentu saja hasil tersebut berbeda dari jenis investasi seperti saham yang dikenal menguntungkan. Akan tetapi keuntungan ini sendiri sebenarnya sebanding dengan resikonya. Karena deposito sendiri dikenal sebagai salah satu jenis investasi yang beresiko kecil, jadi tidak heran jika hasil yang didapatkan tidak seperti investasi saham. 

  • Dikenai pajak 

Kelemahan lain dari deposito adalah adanya pajak yang wajib dibayarkan oleh nasabah. Pajak yang ditetapkan cukuplah besar yaitu 20% dari total bunga yang didapatkan. Untuk lebih mudahnya adalah jika Anda mendapatkan total bunga sekitar 1 juta rupiah, maka pajak yang harus dibayarkan adalah sekitar 200 ribu rupiah. Sehingga nanti hasil suku bunga yang didapatkan hanyalah 800 ribu rupiah saja. 

  • Ada biaya pinalti 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa deposito adalah salah satu jenis simpanan yang hanya bisa diambil pada saat jatuh tempo saja. Semisalnya Anda mendepositokan uang selama 3 bulan, maka uang tersebut hanya dapat diambil dalam waktu 3 bulan. Apabila kurang dari waktu 3 bulan maka akan ada biaya penalti. Biayanya sendiri akan ditetapkan oleh pihak bank. 

Itulah pengertian deposito, keuntungan dan juga kekurangannya. Di mana ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Anda yang ini mencoba mendepositokan uang. 

 

Related Posts