Home Pinjaman Pengertian Agunan, Jenis dan Cara Mengajukan Jadi Syarat Pinjaman

Pengertian Agunan, Jenis dan Cara Mengajukan Jadi Syarat Pinjaman

by Lara Nifa

Ketika Anda membutuhkan sesuatu dan harus ada dalam waktu dekat, maka hal pertama yang terlintas biasanya adalah mengajukan pinjaman. Pastinya Anda tidak lagi heran bila menemukan kata agunan. Bila Anda mendatangi koperasi atau bank untuk melakukan pengajuan, nantinya petugas akan menawarkan beberapa produk pinjaman.

Mereka juga akan menjelaskan mengenai agunan atau jaminan yang dibutuhkan bila akan meminjam dalam nominal tertentu. Kemudian, jika pengajuan Anda disetujui maka nantinya apapun yang dijadikan agunan akan disimpan oleh pihak perbankan dan dikembalikan ketika Anda telah melunasi pinjaman dalam tempo yang telah disepakati.

Apa yang Dimaksud Agunan?

Secara umum, mayoritas orang akan mengenal agunan sebagai jaminan yang harus Anda bawa saat akan melakukan pengajuan pinjaman ke pihak perbankan atau lembaga penyedia pinjaman lainnya. Bentuk dari jaminan ini bisa berupa aset atau harta yang Anda miliki.

Jaminan umumnya bisa diajukan pada produk pinjaman yang berjenis kredit multiguna. Dimana pada kredit tersebut memungkinkan Anda memperoleh sejumlah dana pinjaman yang nilainya mendekati aset atau harta yang dijadikan jaminan.

Walau jaminan atau agunan adalah hal yang penting guna memenuhi persyaratan serta sebagai bahan pertimbangan bagi para pemilik modal. Namun, tidak semua jaminan tersebut diserahkan dalam bentuk fisik. Contoh rumah, yang Anda jadikan agunan memang rumah tetapi yang akan disimpan oleh bank hanyalah surat kepemilikannya.

Begitu juga dengan kendaraan bermotor, yang nantinya akan diminta oleh pihak pemilik modal bukanlah mobil atau motor yang Anda miliki, melainkan BPKBnya saja. Kemudian baru akan bisa Anda pegang kembali, saat semua hutang telah dilunasi.

Bagaimana jika tidak dapat melunasinya? Maka rumah, tanah, maupun kendaraan yang dijadikan jaminan, nantinya akan disita atau diambil oleh pihak kreditur. Tetapi biasanya mereka akan memberikan kesempatan kepada Anda beberapa waktu, namun jika masih belum bisa melunasinya baru prosedur pengambilan alih akan dilakukan.

Jenis-Jenis Dari Agunan

Agunan merupakan jaminan yang dapat Anda gunakan ketika akan mengajukan pinjaman. Tetapi tahukah Anda jika ternyata jaminan ini memiliki banyak jenis? Berikut adalah jenis-jenis dari agunan yang harus Anda ketahui, diantaranya :

  • Agunan berwujud

Jaminan berwujud adalah jenis agunan yang dapat dilihat secara langsung oleh kreditur dan diketahui keberadaannya. Jenis dari jaminan ini dibagi kembali menjadi dua kategori, yaitu :

  • Pinjaman bergerak

Seperti sebutannya, sudah pasti ini adalah jenis aset yang dapat digunakan untuk berpindah lokasi dengan mudah. Agunan dari pinjaman bergerak ini contohnya adalah sebagai berikut :

  1. Kendaraan yang sering digunakan masyarakat pada umumnya dan bisa dimiliki oleh banyak orang. Seperti motor dan mobil. Saat Anda menjadikan kendaraan jenis ini sebagai jaminan pinjaman, maka wajib menyerahkan dokumen kepemilikan secara lengkap kepada pihak kreditur.
  2. Biasanya hanya akan dimiliki oleh orang-orang atau perusahaan yang memiliki bisnis berskala besar (internasional), yaitu kapal laut atau pesawat. Tentunya sama dengan kendaraan lainnya.

Bila ingin menjadikannya kendaraan ini sebagai jaminan, tentu harus mempunyai surat-surat yang lengkap dan pastinya legal. Selain itu alasan sebuah perusahaan menjadikannya jaminan, karena nilai tukarnya yang tinggi dan merupakan kebutuhan operasional penting di perusahaan itu.

  • Pinjaman tidak bergerak

Jenis jaminan yang satu ini pastinya Anda sudah bisa menebaknya, walau lokasinya bisa diketahui, bendanya pun dapat dilihat oleh kreditur. Namun, tidak bisa dipindahkan atau bergerak. Sekalipun bisa dipindahkan sudah pasti membutuhkan bantuan alat berat.

Contoh dari jenis agunannya seperti :

  1. Properti atau tanah.
  2. Mesin produksi, namun biasanya ini dilakukan oleh perusahaan besar yang mempunyai mesin untuk memproduksi produk-produk mereka.
  3. Invoice financing, ini digunakan ketika ada satu perusahaan yang memang sedang membutuhkan dana dalam waktu cepat.
  4. Ternak atau kebun, biasanya ini dimanfaatkan oleh para petani atau peternak.
  5. Logam mulia, dalam hal ini emas perhiasan juga termasuk.
  • Agunan tidak berwujud

Selain jenis jaminan yang dapat terlihat atau berwujud, ada juga agunan yang tidak berwujud. Dimana walau tidak ada wujudnya bukan berarti tidak memiliki nilai, bahkan bisa lebih besar bila dibandingkan aset terlihat.

Contoh dari agunan tidak berwujud, yaitu surat-surat berharga seperti deposito, HAKI, hingga obligasi. Pastinya semua itu memiliki nilai yang tinggi, dimana seiring dengan berjalannya waktu, hak paten dari nilai dokumen-dokumen itu akan semakin besar.

Syarat Barang yang Bisa Dijadikan Jaminan Atau Agunan

Tentunya tidak semua barang bisa dijadikan jaminan, pastinya ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti :

  • Aset berharga, namun bukan barang yang dapat dengan mudah untuk pindah tangan. Contohnya handphone atau laptop. Walau mempunyai nilai tinggi tetapi tidak surat-surat.
  • Barang atau aset yang mempunyai yuridis.
  • Aset atau barang yang akan dijadikan jaminan haruslah memiliki nilai.

Demikianlah informasi mengenai agunan atau jaminan. Tentunya saat ini Anda telah memahami apa saja yang bisa dijadikan jaminan dan mana yang tidak. Sehingga ketika suatu saat Anda membutuhkan dana dan ingin mengajukan pinjaman, maka Anda tidak lagi bingung apa saja yang harus dilakukan.

Related Posts