Home Perencanaan Pahami Pengertian Asuransi Syariah dan Perbedaannya dengan Asuransi Konvesional

Pahami Pengertian Asuransi Syariah dan Perbedaannya dengan Asuransi Konvesional

by Greg Pascal
pengertian asuransi syariah

Pengertian asuransi syariah yaitu  usaha yang bertujuan untuk melindungi dan menolong di antara para peserta. Asuransi syariah memiliki perbedaan dengan asuransi konvensional. Dalam artikel ini akan dikupas tuntas perbedaan asuransi syariah dan konvensional. Asuransi syariah menyimpan dan mengumpulkan dana pada tabarru yang nantinya akan digunakan dan diolah secara transparan. 

Asuransi syariah bertujuan untuk melindungi dan menolong peserta yang membutuhkan. Asuransi syariah membantu peserta yang mengalami musibah. Sistem asuransi syariah berbeda dengan asuransi konvensional. Peserta asuransi syariah melakukan pengumpulan dan pengolahan dana tabarru melalui akad yang disesuaikan dengan prinsip syariah. Asuransi syariah mengedepankan prinsip kekeluargaan dan sosial. 

Prinsip asuransi syariah yaitu berbagi risiko, yang artinya risiko tak hanya dibebankan pada satu pihak saja, melainkan seluruh peserta yang memegang polis. Sedangkan pada asuransi konvensional, risiko hanya dibebankan pada satu pihak, yaitu perusahaan. Perusahaan asuransi berperan dalam pengelolaan dana yang diterima dari peserta. Sedangkan pada asuransi konvensional, perusahaan bertindak sebagai penanggung risiko. Hal ini akan mempererat kekeluargaan antara peserta asuransi dan perusahaan.  

Prinsip akad yang digunakan pada asuransi syariah adalah prinsip tolong menolong antara sesama pemegang dana. Hal ini berbeda dengan prinsip akad asuransi konvensional. Dimana prinsip dari asuransi konvensional adalah pertukaran (jual-beli). Dengan prinsip tolong menolong, tak menutup kemungkinan Anda juga mendapat pahala dari dana yang Anda berikan. 

Keunggulan asuransi syariah

1. Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Islami

Perbedaan yang paling menonjol antara asuransi syariah dan asuransi konvensional adalah pengolahan dana yang didasarkan pada prinsip islami. Contohnya adalah dana tidak boleh digunakan untuk usaha yang kegiatannya melanggar syariat islam seperti minuman keras dan perjudian.

2. Dana diolah secara transparan

Perusahaan asuransi syariah akan mengelola dana secara transparan, baik penggunaan dana maupun pembagian hasil investasi. Hal ini bertujuan agar peserta mendapat kejelasan terhadap dana yang diberikan pada pihak asuransi. Sedangkan pada asuransi konvensional, pengolahan dana dilakukan sepenuhnya oleh perusahaan asuransi.  

3. Pembagian hasil investasi

Hasil investasi akan dibagi antara peserta baik secara kelompok maupun individu, dan perusahaan asuransi syariah. Sistem ini tentunya berbeda dengan asuransi konvensional. Hasil investasi asuransi konvensional akan sepenuhnya menjadi milik perusahaan. Peserta akan mendapatkan hasil investasi apabila asuransi tersebut berhubungan dengan investasi. Hal ini merupakan kelebihan lainnya dari asuransi syariah. 

4. Kepemilikan dana

Pada asuransi syariah, premi sebagian merupakan milik peserta, dan sebagian lainnya milik perusahaan. Hal ini tentu berbeda dengan asuransi konvensional. Pada asuransi konvensional, premi sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan. Peserta akan mendapat premi apabila asuransi tersebut berhubungan dengan investasi. Peserta berhak mengolah sebagian dana yang dimiliki untuk kelompok atau individu selama kegiatan tersebut memenuhi syariat islam. 

pengertian asuransi syariah

Baca Artikel Selanjutnya :

5. Tidak ada dana hangus

Pada asuransi konvensional, berlaku sistem hangus. Namun, pada asuransi syariah, sistem hangus ditiadakan. Pada asuransi konvensional surplus underwriting menjadi hak sepenuhnya milik perusahaan. Pada asuransi syariah, surplus underwriting ini bisa dibagikan pada peserta yang memenuhi kriteria. 

Asuransi syariah tak hanya bergerak pada bidang kesehatan. Asuransi syariah juga tersedia untuk pendidikan, investasi, dan lain sebagainya. Hanya saja, asuransi syariah bidang kesehatan lebih banyak digunakan dan lebih sering didengar oleh masyarakat. 

Asuransi jiwa berguna apabila sewaktu-waktu apabila keluarga mengalami musibah. Ekonom keluarga tersebut tidak akan langsung jatuh. Dari uang tanggungan asuransi jiwa, keluarga tersebut masih bisa menyambung hidup. Keluarga tersebut dapat membuka usaha untuk menstabilkan ekonomi keluarga. 

Investasi kesehatan berguna apabila anggota keluarga mengalami penyakit yang membutuhkan biaya besar untuk pengobatan. Operasi besar misalnya. Dengan adanya asuransi kesehatan, biaya rumah sakit dan perawatan akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.   

Anda dapat membandingkan dan memilih asuransi konvensional dan syariah. Pilihan ada pada tangan Anda. Beberapa contoh asuransi syariah di Indonesia di antaranya adalah Takaful, Prudential Syariah, Asuransi Syariah Sun Life, dan masih banyak lagi.

Asuransi kendaraan berguna apabila kendaraan Anda mengalami kerusakan parah dan perlu perbaikan dalam jumlah besar. Anda tidak perlu khawatir. Perusahaan asuransi akan menanggung biaya perbaikan kendaraan Anda. Dana yang Anda berikan pada perusahaan asuransi akan digunakan untuk perbaikan kendaraan Anda. 

Demikianlah pengertian asuransi syariah dan perbedaannya dengan asuransi konvensional. Anda diharapkan bijak memilih produk asuransi. Baik itu asuransi syariah maupun konvensional. Sesuaikan produk asuransi dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Pada dasarnya asuransi syariah dan konvensional sama baiknya. Tergantung pada Anda, ingin memilih produk asuransi yang mana. 

Related Posts