Home Tips Menghitung Perkiraan Biaya Bangun Rumah Sederhana

Menghitung Perkiraan Biaya Bangun Rumah Sederhana

by Lara Nifa
biaya bangun rumah

Memiliki rumah saat ini adalah mimpi dari banyak orang. Rumah adalah aspek penting dalam kehidupan agar mempunyai tempat berlindung. Meski sekarang banyak rumah bersubsidi yang disediakan pemerintah, tapi masih banyak yang ingin membangun rumah sendiri agar bisa mempunyai desain rumah yang sesuai. Akan tetapi biaya bangun rumah tidaklah sedikit dan perlu sekali dilakukan perhitungan agar bisa mengetahui dana yang dibutuhkan.

Cara Menghitung Perkiraan Biaya Bangun Rumah Sederhana

Bagi Anda yang memang tidak mempunyai banyak dana untuk membangun rumah, maka desain sederhana atau minimalis adalah yang paling tepat. Di bawah ini adalah perkiraan biaya untuk membangun rumah sederhana untuk Anda:

  • Biaya tenaga kerja

Perkiraan biaya pertama yang perlu Anda hitung adalah biaya tenaga kerja. Untuk tenaga kerja dibagi menjadi tiga jenis, yaitu pekerja yang dibayar harian, pekerja yang dibayarkan per meter dan juga pekerja borongan penuh. Untuk tenaga kerja atau tukang harian biasanya perlu mengeluarkan biaya sekitar 100 ribu hingga 150 ribu rupiah.

Sedangkan untuk pekerjaan yang dibayarkan per meter atau tukang borongan biasanya dibayarkan berdasarkan luas dari bangunan. Tukang akan dibayarkan sesuai dengan besaran luas yang akan dibangun, per meternya akan dikenakan sekitar 350 ribu hingga 600 ribu rupiah dan ini hanyalah biaya jasanya.

Selanjutnya ada pekerja borongan penuh, di mana dalam pekerja borongan penuh ini Anda sudah membayar sekalian dengan bahan material bangunan dan perhitungannya pun juga per meter. Biaya yang dikenakan sekitar dari 3,5 juta hingga 6 juta rupiah bergantung dari bahan material yang Anda pilih.

  • Biaya tanah dan bangunan

Selanjutnya adalah Anda perlu menghitung biaya tanah serta bangunan rumah. Anggap saja Anda ingin membangun rumah dengan tipe 21/60, di mana tanah yang dibutuhkan adalah 60 meter persegi. Apabila Anda disekitar kota, anggap saja harga tanah adalah 2 juta rupiah per meternya, maka biaya yang perlu Anda keluarkan untuk tanah ini adalah sekitar 120 juta rupiah.

Berikutnya adalah perkiraan biaya bangunan atau bahan material seperti pasir, batu bata, semen, jendela, pintu, kayu dan lain sebagainya. Apabila Anda menggunakan tenaga kerja harian, maka Anda perlu melakukan perhitungan sendiri secara terperinci. Tapi, berbeda ketika Anda menggunakan tenaga borongan penuh.

Semisalnya, Anda memilih tenaga borongan penuh dengan biaya 3 juta rupiah per meternya. Maka perhitungan biaya bangunan adalah menjadi 21 x 3.000.000 = 63.000.000 rupiah. Sehingga total biaya yang perlu dikeluarkan seluruhnya adalah 120 juta + 63 juta rupiah = 183 juta rupiah dengan catatan Anda menggunakan tenaga borongan.

biaya bangun rumah

Kedua biaya yang sudah disebutkan ini tidak termasuk dengan biaya lain-lain. Apabila Anda menggunakan tenaga borongan, maka Anda tidak memikirkan biaya ini karena sudah masuk hitungan. Tapi, jika Anda menggunakan tenaga harian, maka Anda perlu menghitung biaya ini seitar 20% hingga 30% dari total biayanya.

Tips Untuk Menghemat Biaya Bangun Rumah Minimalis

Melihat biaya yang terbilang besar tersebut, tentu saja Anda juga perlu tahu bagaimana cara untuk menghematnya. Berikut ini adalah tips untuk menghemat biaya dalam pembangunan rumah:

  • Pilih tenaga kerja yang tepat

Pertama-tama, agar Anda bisa mendapatkan biaya pembangunan rumah yang lebih hemat, maka ada baiknya memilih tenaga kerja yang tepat. Lihatlah dari tingkat keprofessionalan dari tenaga kerja yang Anda pilih.

Biasanya, tenaga kerja yang professional bisa Anda ajak negosiasi dalam urusan biaya. Tidak ada salahnya mengajak orang yang sekiranya sudah Anda kenal untuk membangun rumah, karena ada kemungkinan Anda akan mendapatkan harga yang lebih murah.

  • Pemilihan bahan material

Selanjutnya yang perlu Anda perhatikan agar bisa menghemat biaya adalah dengan pemilihan bahan materialnya. Apabila Anda menggunakan jasa borongan, biasanya akan diberikan beberapa pilihan bahan material. Ada tingkatan kualitas dari bahan material ini, dimulai dari standar SNI, menengah hingga premium.

Untuk bisa menghemat biaya, maka Anda bisa menggunakan bahan material yang standart dan sudah bersetifikat SNI. Anda tidak perlu lagi dengan bahan material SNI ini, karena pada dasarnya bahan-bahan ini sudah sangat baik dan aman digunakan.

  • Lokasi dari rumah

Tips selanjutnya yang perlu Anda perhatikan adalah lokasi dari rumah yang akan dibangun. Anda pasti sudah mengetahui bahwa harga tanah akan semakin tinggi jika letaknya berada di tengah kota. Anda bisa mencari tanah yang mungkin berada di pinggiran kota, di mana harganya masih terbilang miring. Namun, tetap Anda harus memperhatikan kemudahan aksesnya. Karena jika terlalu jauh dan susah dijangkau akan menyebabkan kesulitan di masa depan.

Itu adalah cara menghitung biaya bangun rumah sederhana untuk Anda. Tapi perhitungan tersebut sangatlah kasar. Untuk mendapatkan perincian yang detail, maka Anda perlu membuat Rencana Anggaran Bangunan.

 

Related Posts