Home Kredit Mengenal Koperasi Simpan Pinjam, Cara Daftar, dan Cara Pinjam Uang di Koperasi

Mengenal Koperasi Simpan Pinjam, Cara Daftar, dan Cara Pinjam Uang di Koperasi

by Greg Pascal
koperasi simpan pinjam

Koperasi termasuk sebagai salah satu lembaga keuangan tertua di Indonesia. Koperasi sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dahulu. Prinsip utama atau landasan lembaga keuangan ini merupakan kekeluargaan serta gotong royong.

Koperasi juga merupakan bentuk usaha yang dikenal pro rakyat dan memiliki badan hukum di Indonesia. Perbedaan antara koperasi dengan badan usaha lain seperti CV, PT, Firma atau Yayasan adalah di mana koperasi terlihat lebih kepada sisi kekeluargaan dan gotong royongnya. Gunanya untuk saling membantu anggota demi kesejahteraan. Hal ini sesuai dengan prinsip dasar koperasi (UU No 17 Tahun 2012).

Dalam usaha menjalankannya, koperasi terdiri dari pengurus dan pengawas. Mereka dipilih dalam Rapat Anggota dan nantinya akan menjalankan usaha koperasi untuk kesejahteraan para anggotanya.

Jenis-jenis koperasi yang ada terdapat di Indonesia adalah Koperasi Konsumen, Koperasi Produsen, Koperasi Pemasaran, Koperasi Jasa, dan Koperasi Simpan Pinjam. Dan salah satu jenis koperasi yang terpopuler di masyarakat adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP). 

Berikut adalah penjelasan dan fungsi koperasi simpan pinjam supaya Anda lebih mengenal mengenainya

Pemilik modal dalam menjalankan usaha koperasi simpan pinjam:

  1. Simpanan pokok: simpanan yang dibayarkan pertama kali oleh anggota saat bergabung menjadi anggota dan hanya dibayarkan sekali.
  2. Simpanan wajib: simpanan bersifat wajib yang harus dibayarkan setiap bulan oleh semua anggota.
  3. Simpanan sukarela: simpanan yang waktu dan jumlahnya tidak ditentukan.
  4. Dana cadangan: sisa hasil usaha yang digunakan untuk menambah modal.
  5. Modal pinjaman: dana yang dipinjam untuk memperkuat modal oleh pengurus koperasi dari pihak lain.
  6. Hibah atau donasi: dana yang diberikan secara cuma-cuma dari pihak lain atau donatur kepada koperasi.

Fungsi koperasi simpan pinjam

Apa fungsi KSP bagi masyarakat? adapun fungsinya akan dijelaskan dalam uraian dibawah ini.

  1. Penghimpunan dana berupa simpanan atau tabungan dari anggotanya.
  2. Penyaluran dana/pemberian kredit ke anggota atau calon anggota (kalau kebutuhan mendesak).
  3. Mengelola dana yang disimpan lalu disalurkan anggota koperasi.
  4. Memberikan pendapatan dari kegiatan usaha koperasi untuk anggotanya.
  5. Pelayanan pembelian dan penjualan barang secara tunai ataupun kredit.
  6. Penyaluran dan pemberian bantuan pinjaman maupun tambahan modal usaha.
  7. Penetapan bunga ringan untuk nasabah agar terhindar dari jerat lintah darat.
  8. Pengelolaan dana simpanan/tabungan anggota sebagai salah satu bentuk investasi.
  9. Pembagian SHU sebagai suntikan dana bagi anggota dengan kontribusi aktif .
  10. Stimulus supaya timbul keinginan calon anggota untuk menabung di koperasi.

Setelah mengetahui fungsi KSP, anda juga perlu mengetahui cara daftar KSP apabila ingin mengajukan pinjaman uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau untuk modal usaha.

Koperasi Simpan Pinjam

Baca Artikel Selanjutnya :

Cara Daftar Koperasi Simpan Pinjam

bagaimana cara daftar KSP? Caranya mudah hanya perlu memenuhi beberapa syarat untuk menjadi anggota koperasi, diantaranya:

  1. Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Keanggotaan sifatnya perseorangan dan bukan badan hukum.
  3. Bersedia membayar simpanan pokok dan wajib menurut ketentuan lembaga.
  4. Menyetujui Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), dan ketentuan lain yang berlaku.

Cara Pinjam Uang di Koperasi Simpan Pinjam

Bukan hanya anggota, non-anggota juga bisa mengajukan pinjaman. Status non-anggota nantinya dalam sistem akan terdaftar sebagai calon anggota koperasi.

1. Memenuhi syarat pinjam uang di koperasi:

  • Berstatus sebagai anggota atau calon anggota 
  • Wajib mengisi formulir pengajuan pinjaman 
  • Fotokopi KTP, disertai milik pasangan (jika sudah menikah)
  • Fotokopi NPWP, untuk peminjaman dana di atas Rp50 juta
  • Fotokopi surat nikah, jika sudah menikah
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi slip gaji, rekening listrik, atau buku pensiun (jika diperlukan)
  • Berkas jaminan jika dana digunakan untuk keperluan bisnis seperti BPKB, sertifikasi deposito, SHM, dan lainnya  
  • Proposal pengajuan pinjaman dana, dengan tujuan penggunaan dana nantinya

2. Setelah dokumen syarat meminjam uang sudah lengkap, barulah Anda bisa mengajukan pinjaman dana.

3. Berkas persyaratan dan proposal pengajuan pinjaman dana diserahkan. Untuk pinjaman bisnis, ada tambahan sesi wawancara dengan petugas koperasi.

4. Dalam beberapa hari proposal peminjaman dana akan diproses. Jika pengajuan pinjaman dana telah disetujui, Anda akan membahas akad pinjaman mengenai bagi hasil dan cicilan bulanan Anda.

5. Anda juga akan dijelaskan mengenai ketentuan perhitungan bunga koperasi, yaitu mekanisme bunga flat, bunga menurun efektif, dan bunga anuitas.

6. Dana akan dicairkan setelah itu, sesuai waktu yang tertulis dalam akad. Selanjutnya, jangan lupa bayar cicilan tepat waktu dan digunakan sesuai dengan kebutuhan pengajuan Anda.

Itulah uraian cara pinjam uang di koperasi simpan pinjam, cara daftar koperasi simpan pinjam, sekaligus informasi-informasi penting mengenai koperasi simpan pinjam. Semoga Anda mengerti dan semakin mudah mendapatkan pinjaman untuk berbagai kebutuhan, khususnya melalui Koperasi Simpan Pinjam.

Semoga informasi pada artikel ini bisa menjadi referensi dan bermanfaat bagi anda yang ingin mengajukan peminjaman uang di KSP, dengan mengetahui fungsi dan cara mengajukan pendaftaran KSP.

Related Posts