Home Investasi Mengenal Investasi Reksadana Beserta Jenis dan Keuntungannya 

Mengenal Investasi Reksadana Beserta Jenis dan Keuntungannya 

by Greg Pascal
investasi reksadana

Investasi menjadi langkah terbaik buat Anda yang ingin mendapatkan dana pensiun dengan mudah di masa tua. Terlebih lagi saat ini ada banyak sekali instrumen investasi yang ada di Indonesia. Seperti investasi reksadana, obligasi, deposito dan masih banyak lagi.

Reksadana dianggap sebagai instrumen investasi yang paling menguntungkan buat pemula. Sebab, instrumen investasi ini mempunyai banyak sekali keuntungan dan juga  sangat minim resiko. Untuk lebih jelasnya mengenai instrumen investasi satu ini, simak ulasan di bawah ini.

Apa itu Reksadana?

Investasi reksadana adalah salah satu instrumen investasi bagi komunitas investor, terutama investor kecil dan investor kecil yang tidak memiliki banyak waktu dan pengetahuan untuk menghitung risiko investasinya.

Reksadana dimaksudkan untuk menghimpun dana dari orang-orang yang memiliki modal, mau berinvestasi, tetapi memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas. Selain itu, dana investasi juga diharapkan dapat meningkatkan peran investor lokal dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Secara umum, reksa dana diartikan sebagai sarana penghimpunan dana dari komunitas investor untuk diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Ada tiga hal yang terkait dengan definisi tersebut.

Pertama, adanya dana dari komunitas investor. Kedua, dana tersebut diinvestasikan dalam portofolio efek. Ketiga, dana tersebut dikelola oleh manajer investasi. Jadi, reksa dana pada reksadana merupakan reksadana yang dimiliki oleh investor, sedangkan manajer investasi adalah pihak yang bertugas mengelola dana tersebut.

Jenis-Jenis Investasi Reksadana

Berdasarkan portofolio, berikut ini beberapa jenis investasi reksadana yang perlu Anda ketahui:

1. Money Market Fund (Reksadana Pasar Uang)

Reksadana investasi pasar uang adalah jenis reksadana yang diinvestasikan pada beberapa jenis sarana investasi pasar uang dengan jangka waktu kurang dari satu tahun.

Bentuk instrumen investasi dapat berupa deposito berjangka (term deposit), sertifikat Bank Indonesia (SBI), sertifikat deposito (certificate of deposit), surat berharga pasar uang (SBPU) dan lain sebagainya. Tujuannya untuk menjaga likuiditas dan permodalan. Serta mempunyai resiko yang lebih rendah dari jenis investasi reksadana lain.

2. Fixed Income Fund (Reksadana Pendapatan Tetap)

Reksadana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang menginvestasikan setidaknya 80 persen asetnya pada efek hutang atau obligasi. Tujuannya adalah untuk mencapai tingkat pengembalian yang stabil. Risikonya relatif lebih besar dibandingkan dengan reksadana pasar uang.

investasi reksadana

Baca Artikel Selanjutnya :

3. Balance Mutual Fund (Reksadana Campuran)

Reksadana campuran adalah jenis reksadana yang menempatkan reksa dana pada portofolio yang berbeda. Fasilitas investasi dapat berbentuk saham dan dapat dikaitkan dengan obligasi.

Tujuannya untuk meningkatkan harga dan pendapatan. Risiko reksadana campuran tergolong sedang dan potensi keuntungannya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan reksadana pendapatan tetap.

4. Equity Fund (Reksadana Saham)

Reksadana ekuitas adalah jenis reksadana yang menginvestasikan setidaknya 80 persen asetnya dalam bentuk efek ekuitas. Tujuannya untuk menaikkan harga saham atau harga satuan dalam jangka panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dibandingkan reksadana pasar uang dan pendapatan tetap, namun berpotensi mendapatkan tingkat pengembalian tertinggi.

Cara Kerja Investasi Reksadana

Reksadana beroperasi dengan memiliki manajer investasi. Dimana investasi nantinya akan dibagi dalam berbagai perusahaan atau instrumen dalam verifikasi investasi. Berkat ini, aktivitas investasi Anda akan terlindungi dari kerugian.

Reksadana juga tersedia dan memiliki berbagai macam saluran. Dengan akses yang luas, Anda dapat mempelajari dan menggali informasi terkait arus investasi, kesehatan perusahaan, serta manfaat dan manfaat arus.

Keuntungan Investasi Reksadana

Setelah Anda memahami pengertian reksadana dan jenis-jenisnya. Berikut ini beberapa keuntungan investasi reksadana yang bisa Anda jadikan pertimbangan.

1. Keuntungan yang Tinggi

Reksadana dapat memberikan pengembalian rata-rata hingga 20% per tahun. Salah satunya diproduksi oleh Reksadana Ekuitas. Imbal hasil yang tinggi ini memberikan kesempatan kepada investor untuk menggunakan dana ekuitas sebagai instrumen untuk mempersiapkan dana pendidikan dan pensiun dengan jangka waktu yang panjang.

2. Diversifikasi Resiko

Reksadana menawarkan diversifikasi risiko karena uang investor tersebar di berbagai instrumen sehingga tidak semuanya kehilangan atau kehilangan nilai pada saat bersamaan ketika risiko terjadi.

Diversifikasi ini sulit bagi Anda yang merupakan investor perorangan karena keterbatasan reksadana. Pada dana kelolaan, dana dikelola oleh campuran investor yang berbeda sehingga verifikasi risiko dapat dilakukan secara optimal.

3. Dikelola oleh Manajer Investasi yang Profesional

Dengan adanya manajer investasi akan mempermudah Anda yang tidak mempunyai waktu luang atau masih awam dengan analisis investasi. Manajer investasi ini biasanya dikelola oleh profesional dengan pengalaman dalam mengelola portofolio investasi.

Sebagai investor, Anda dapat mengevaluasi kinerja Manajer Investasi secara transparan. Ia juga bisa membandingkan kinerjanya untuk mencari manajer investasi terbaik. Jangan khawatir dengan biaya pengelolaan investasi. Hal inilah yang menjadi keunggulan reksadana karena merupakan kumpulan investor sehingga biaya pengelolaan investasi dapat dibagikan kepada semua investor dan biayanya terjangkau.

4. Minimal Jumlah Investasi yang Kecil

Vendor Trust terus berinovasi untuk menjadikan fasilitas ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya adalah investasi dana investasi yang bisa dimulai dari Rp. 10 ribu.

5. Jual Beli Online

Karena platform reksadana itu online, Anda bisa melakukan investasi dimana saja melalui gadget yang Anda miliki. Selain mudah, platform ini membuat biaya administrasi jadi lebih mudah dan juga mudah diamati. Bahkan ada juga platform yang tidak memungut biaya administrasi.

Itu dia beberapa informasi mengenai investasi reksadana yang perlu Anda ketahui. Satu hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mencoba instrumen investasi ini, pastikan Anda memilih platform yang terpercaya. Agar Anda tidak menjadi korban penipuan investasi bodong.

Related Posts