Home Pinjaman Mau Pinjam Uang, Kenali Dulu Fungsi dan Peran Kreditur di Sini!

Mau Pinjam Uang, Kenali Dulu Fungsi dan Peran Kreditur di Sini!

by Lara Nifa
Mau Pinjam Uang, Kenali Dulu Fungsi dan Peran Kreditur di Sini!

Istilah kreditur sering terdengar di telinga masyarakat. Tetapi, sedikit orang yang memahami apa itu kreditur? Betul sekali, istilah kreditur berkaitan erat dengan transaksi perbankan. Namun, dalam arti luas istilah kreditur dapat dikaitkan dengan kegiatan simpan pinjam.

Pertanyaannya, apa sih sebenarnya pengertian kreditur itu? Untuk menjawabnya, simak dengan seksama informasi tentang kreditur ini.

Definisi Kreditur yang Perlu Anda Ketahui

Sederhana saja, definisi kreditur secara harfiah merupakan seseorang atau badan usaha yang bertindak sebagai pemberi pinjaman. Ternyata, definisi kreditur ini juga tercantum di Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan.

Dalam undang-undang tersebut, definisi kreditur adalah seseorang yang memiliki hak piutang di mana orang tersebut memiliki hak untuk menagih. Pastinya, hak menagih tersebut sesuai dengan kesepakatan bersama antara pemberi utang dan penerima hutang. Selain itu, tata cara menagih juga diatur dalam undang-undang.

Perlu diketahui, istilah kreditur ini berkaitan erat dengan debitur. Jika kreditur adalah pihak pemberi utang. Sementara, debitur adalah pihak penerima utang. Jadi, kreditur dan debitur ini berkaitan erat dalam transaksi pembiayaan dana. 

Fungsi dan Peran Kreditur yang Wajib Anda Tahu Sebelum Mengajukan Pinjaman

Maraknya pinjaman online, membuat para debitur atau si peminjam dana bingung. Itu karena banyak sekali kreditur pinjaman online tidak bertindak sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, bagi debitur disarankan untuk berhati-hati dalam memilih pinjaman online.

Pastikan, Anda sudah memahami fungsi dan peran kreditur sebelum meminjam dana kepada kreditur. Adapun fungsi dan peran kreditur adalah sebagai berikut.

Sebagai Penyedia Dana Bagi Debitur

Fungsi dan peran utama kreditur dalam transaksi pembiayaan adalah sebagai penyedia dana bagi debitur. Artinya, kreditur berperan menyediakan dana yang diajukan oleh debitur berapapun nominalnya. Namun, kreditur juga wajib menyeleksi pengajuan dana yang diajukan oleh debitur.

Jadi, tidak semua dana yang diajukan debitur wajib disetujui. Hal tersebut karena kreditur wajib memeriksa riwayat kredit debitur supaya tidak terjadi kredit macet. Kreditur juga wajib menjalankan peranannya sesuai dengan BI checking dan 5 standard of credit

Adapun 5 standar kredit yang harus diterapkan kreditur adalah sebagai berikut.

  • Character, artinya kreditur wajib memeriksa karakter debitur.
  • Capacity, kreditur memiliki hak untuk menilai kemampuan membayar debitur sesuai yang diatur dalam undang-undang.
  • Capital, kreditur wajib memeriksa jumlah kekayaan atau aset yang dimiliki debitur.
  • Collateral, kreditur berhak meminta agunan sesuai dengan nominal yang diajukan oleh debitur.
  • Condition, seorang kreditur berhak memeriksa kondisi ekonomi debitur saat itu juga.

Menyediakan Pendanaan yang Bersifat Produktif

Pada dasarnya, fungsi dan peran utama kreditur adalah menyediakan pendanaan yang bersifat produktif. Artinya, kreditur memiliki tugas untuk meningkatkan jumlah pembiayaan atau pinjaman untuk modal usaha. 

Perlu diketahui, pendanaan atau pinjaman untuk modal usaha ini dinilai lebih berdampak positif bagi kegiatan ekonomi masyarakat. Contohnya: kreditur menyediakan pendanaan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pinjaman untuk UMKM tersebut diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi nasional.

Bertindak Sebagai Penyedia Jalur Kredit Cadangan

Dengan adanya kreditur, diharapkan dapat membantu badan usaha atau perusahaan dengan likuiditas bermasalah. Artinya, kreditur dapat memperlancar arus kas perusahaan yang bermasalah. Oleh karena itu, kreditur berperan sebagai penyedia jalur kredit cadangan bagi badan usaha atau perusahaan yang bermasalah.

Sebagai Mitra Bank Sentral dalam Mengatur Perputaran Dana di Masyarakat

Satu lagi fungsi dan peran kreditur yang sangat penting, yaitu sebagai mitra bank sentral. Artinya, bersama dengan bank sentral, kreditur memiliki fungsi dan peranan untuk mengatur perputaran dana di masyarakat. 

Fungsi dan peran kreditur yang satu ini dapat dilihat dari sisi konsumsi dan produksi. Di sisi konsumsi, fungsi dan peran kreditur adalah membantu pembiayaan masyarakat yang membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhan.

Sementara, di sisi produksi, fungsi dan peran kreditur adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cara memberikan dana untuk modal usaha. Artinya, dana yang diberikan oleh kreditur digunakan untuk modal usaha dan membuka lapangan kerja baru.

Contoh Kreditur yang Ada di Masyarakat Indonesia

Jika dilihat dari definisi kreditur, pada dasarnya masyarakat Indonesia sudah cukup mengenal badan atau lembaga bahkan perorangan yang berperan sebagai kreditur. Adapun contoh kreditur yang ada di masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut.

Lembaga Keuangan Bank

Lembaga keuangan bank merupakan salah satu contoh kreditur yang berperan menyediakan pembiayaan untuk masyarakat. Bukan rahasia lagi, selain sebagai tempat menabung, bank juga dapat memberikan pembiayaan baik pembiayaan dengan agunan maupun tanpa agunan.

Lembaga Keuangan Bukan Bank

Selain bank, Indonesia juga memiliki lembaga keuangan non bank atau bukan bank. Adapun yang termasuk dalam lembaga keuangan bukan bank, antara lain: perusahaan asuransi, leasing, koperasi simpan pinjam dan perusahaan pembiayaan lainnya yang memberikan kredit kepada debitur.

Financial Technology/Paylater yang Memberikan Kredit Online

Seiring perkembangan teknologi, lembaga pembiayaan tidak hanya bersifat konvensional saja. Melainkan ada lembaga pembiayaan yang menyediakan kredit secara online, seperti: pembiayaan berbasis financial technology (fintech) dan paylater.

Memang jenis kreditur yang satu ini dinilai tidak formal seperti kreditur bank atau lembaga keuangan non bank. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dan bijaksana saat menggunakan jasa kreditur berbasis fintech atau paylater ini. Sangat disarankan untuk memilih fintech dan paylater yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kreditur Ventura Capitalist

Kreditur ventura capitalist ini memiliki fungsi dan peran sebagai penyedia dana untuk perusahaan potensial yang ingin mengembangkan usahanya. Umumnya, ventura capitalist ini memberikan dana pinjaman yang besar kepada perusahaan. 

Tetapi, kreditur jenis ini hanya memberikan pinjaman dana kepada perusahaan yang berpotensi memiliki profit besar. Hal tersebut karena, ventura capitalist  menetapkan pembagian dividen dalam pengembalian dananya. 

Investor

Satu lagi contoh kreditur di Indonesia, yaitu investor. Pada umumnya, investor ini melakukan investasi dana di perusahaan. Nah, investasi yang dimaksud memiliki tujuan, yaitu untuk mendapatkan dividen, valuasi saham atau bunga pinjaman. 

Artinya, pihak debitur yang menerima dana dari investor berkewajiban mengembalikan dana dalam bentuk dividen, valuasi saham atau bunga. Biasanya, investor meminta kesepakatan yang dibuktikan dengan surat perjanjian sebelum melakukan pembiayaan.

Tersebut adalah contoh kreditur yang ada di Indonesia. Jadi, bagi Anda yang berniat meminjam dana, pahami dulu fungsi dan peran kreditur supaya Anda tidak salah pilih kreditur. Bijaksanalah dalam meminjam uang, supaya Anda menjadi debitur yang bijak. Semoga informasi ini bermanfaat. 

Related Posts