Home Investasi Majoris Sukuk Negara Indonesia

Majoris Sukuk Negara Indonesia

by Lara Nifa

Banyak sekali yang bisa dilakukan kaum milenial agar dapat mengisi waktu kosong yang dimiliki, seperti hangout dengan teman, travelling, kongkow di kafe sampai membeli aksesoris atau gadget yang sedang tren saat ini. Tetapi tentu Anda tahu, apabila bersenang-senang tetap harus memiliki batasan.

Karena itulah hadir sebuah instrumen investasi berbasis syariah yang dikenal dengan nama Majoris Sukuk Negara, tujuan utama dari reksadana yang satu ini adalah mengajak Anda para kamu muda muslim untuk mulai menginvestasikan dana guna memenuhi kebutuhan di masa depan.

Mengapa Majoris Sukuk Memiliki Pendapatan Tetap?

Bila Anda menginginkan atau memutuskan untuk berinvestasi dengan pendapatan tetap, maka Reksadana Syariah jenis inilah yang harus Anda pilih. Dimana instrumen ini akan memberikan Anda penghasilan yang stabil termasuk di dalamnya terdapat SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) yang dikeluarkan oleh pemerintah berbasis syariah.

SBNS ini akan memberikan imbalan dari hasil yang sudah ditetapkan oleh pihak pemerintah. Sistem bagi hasil memang disesuaikan dengan prinsip Islam dan membuat investor tidak perlu merasa khawatir mengenai keuntungan yang akan diperoleh.

Kemudian, SBSN atau sukuk ini juga telah dijamin pemerintah, sehingga resiko kegagalannya bayar cenderung kecil. Maka, reksadana pendapatan dari instrumen di dalamnya akan bergerak secara stabil jika dibandingkan dengan produk investasi lain, seperti saham.

Reksadana ini dapat memberikan hasil yang lebih maksimal untuk melakukan investasi jangka menengah sampai dengan panjang, yakni sekitar 3 (tiga) – 5 (lima) tahun. Para pendana milenial yang masih muda dapat mengumpulkan dana sesuai dengan kebutuhan, misalnya untuk menikah, travelling atau rencana pensiun.

Mengapa Harus Majoris Sukuk Negara Indonesia?

Bila merunut pada data yang ada, Majoris Sukuk ini telah berhasil mencetak return (imbal hasil) sebesar 2,26% dimana sebenarnya reksadana syariah biasanya pendapatannya hanya mencetak laba sebesar 0,10% di sepanjang 2018.

Dimana artinya prestasi dari Majoris jauh lebih unggul bila dibandingkan dengan produk reksadana lainnya yang berbasis syariah. Aspek yang dapat membuat Majoris Sukuk menjadi baik adalah strategi manajer yang digunakan dalam menyusun portofolionya dengan durasi pendek serta trading aktif.

Tujuan Investasi Majoris Sukuk Negara Indonesia

Tujuan dari diadakannya investasi Majoris Sukuk Negara adalah untuk mengembangkan tingkat pertumbuhan dari nilai investasi secara optimal serta stabil via penempatan utama di efek syariah pendapatan tetap, termasuk di dalamnya sukuk baik jangka menengah atau panjang dengan resiko yang telah terukur dan tentunya telah sesuai dengan prinsip syariah.

Kebijakan Investasi Majoris Sukuk Negara Indonesia

  1. 80 persen hingga 100 persen efek syariah pendapatan tetap. Termasuk didalamnya terdapat Sukuk dan dijual pada Penawaran Umum atau yang diperdagangkan oleh Bursa Efek.
  2. 0 persen hingga 20 persen Instrumen dari Pasar Uang Syariah di dalam negeri dan memiliki jatuh tempo yang tidak lebih dari satu tahun atau deposito Syariah dan sesuai dengan peraturan UU di Indonesia.

Keuntungan Majoris Sukuk Negara

  • Pengelolaan profesional

Majoris Sukuk dikelola oleh profesional yang memiliki keahlian sesuai bidangnya, sehingga bisa menghasilkan investasi dengan lebih optimal dari segi potensi pada tingkat imbal hasil serta risiko yang menyertai.

  • Diversifikasi risiko

Dengan membeli Majoris Sukuk, investor dapat langsung memperoleh akses pada suatu portofolio Efek. Tidak hanya pada satu maupun dua instrumen saja, namun portofolio yang telah terdiversifikasi serta tingkat risiko yang lebih rendah apabila dibandingkan dengan membeli satu-dua produk instrumen saja. 

  • Transparansi

NAB atau (Nilai Aktiva Bersih) pada setiap Majoris Sukuk dapat diakses melalui berbagai media dengan transparan. Tidak hanya itu, laporan dari kinerja bulanannya juga akan memberikan informasi mengenai prestasi serta kebijakan investasi.

  • Potensi pertumbuhan nilai investasi

Portofolio Efek pada Majoris Sukuk memiliki potensi akan mengalami komplimen harga yang bisa meningkatkan Nilai Aktiva Bersih atau NAB pada instrumen investasi ini.

Resiko Majoris Sukuk Negara

Penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB)

NAB pada Majoris Sukuk berubah tiap hari sesuai dengan harga pasar pada portofolio pendanaan yang dimiliki. Dimana besar penurunan hal tersebut tergantung pada jenis investasi yang dipilih. Sebab setiap jenis instrumen memiliki perbedaan pada masing-masing produk dalam pengelolaannya.

Likuiditas

Apabila terjadi penjualan pada unit penyertaan dengan cara bersamaan dan jumlah besar serta melebihi alokasi modal likuid. Manajer Investasi harus menjual beberapa investasi yang ada di dalam portofolionya. Bila hal ini sampai terjadi, modal yang dibutuhkan guna pembayaran dari penjualan kembali wajib menunggu hasil pemasaran instrumen investasi.

Perubahan Politik, Ekonomi dan Peraturan Perpajakan

Perubahan ekonomi serta politik tentu akan mempengaruhi status pasar modal dan dapat menimbulkan guncangan perubahan pada harga pasar dari jenis investasi yang dimiliki oleh portofolio Majoris Sukuk. 

Related Posts