Home Bisnis dan Usaha Langkah Sukses Untuk Bangun Usaha Dropship Untuk Mahasiswa

Langkah Sukses Untuk Bangun Usaha Dropship Untuk Mahasiswa

by Lara Nifa

Hal pertama yang wajib kamu ketahui dari usaha dropship. Dropship merupakan sistem jualan dimana kamu tidak perlu mempunyai produk untuk dipasarkan. Kamu hanya melakukan kegiatan marketing serta pembayaran, soal pengiriman produk akan lakukan oleh pihak supplier ke para konsumen. Urusan stock dan pengemasan produk juga menjadi urusan supplier.

Usaha online seperti dropship dapat dilakukan nyaris tanpa modal. Maka kamu tidak perlu memikirkan kerugian. Sebab yang kamu lakukan layaknya broker, menjadi perantara tapi kamu sebagai dropshipper memperoleh harga khusus dari pihak supplier.

Rata-rata consume kamu pun tidak tahu bahwa kamu sedang memakai jasa skema dropship untuk urusan pengiriman. Hal tersebut dikarenakan, label pengiriman menggunakan identitas diri kau lengkap oleh alamat yang tercantum saat kamu melakukan pemesan ke supplier.

Keuntungan Sistem Dropship

Begitu banyak manfaat dan keuntungan dari bisnis jasa dropship tersebut, apalagi untuk kamu para mahasiswa yang kerap terkendala oleh modal. Dibawah ini beberapa manfaat menjalankan usaha dropship, antara lain:

  • Mengeluarkan paling sedikit uang

Agar bisa memperoleh hak dropship, setiap supplier mempunyai kebijakan dan aturan yang berbeda-beda. Sebagian ada yang bisa gratis, ada pula dengan syarat membayar. Akan tetap dropship pastinya akan mengeluarkan modal lebih sedikit dibanding menjadi reseller yang kamu harus melakukan stock produk yang banyak atau lengkap. Maka dari itu, bisnis sebagai dropship sangat cocok bagi kamu para mahasiswa.

  • Mudah dan Efisien

Sejatinya sistem dropship akan mempermudah kamu untuk urusan pengemasan serta pengiriman barang. Sebab pekerjaan tersebut akan atasi oleh pihak supplier, serta pengirimannya tetap dilakukan dengan nama brand yang sudah kamu bagikan.

Cara Memilih Supplier Dropship Berkualitas

Sebelum kamu memutuskan untuk menjalankan usaha sistem dropship ini, kamu sebaiknya lakukan riset dahulu terkait supplier yang nantinya menjadi mitra atau pihak yang kamu ajak kerjasama dalam menjalankan usaha tersebut. Pada artikel ini terdapat beberapa poin yang dapat kamu jadikan acuan dalam menentukan atau memilih supplier berkualitas dan terpercaya.

Apa yang ingin kamu jual? Nah, pertanyaan ini harus dapat kamu jawab. Dimana sebelum memutuskan untuk memilih supplier, kamu wajib tahu produk apa yang mau dijual. Sederhananya pilih bisnis yang berhubungan dengan hobi kamu atau hal yang kamu sukai. Berikut hal yang harus diperhatikan dalam memilih supplier, antara lain:

1.       Menyediakan produk Beragam

Memiliki produk yang beragam dapat kamu jadikan bahan petimbangan kamu dalam memilih supplier untuk dijadikan mitra. Semakin banyak variasi produk maka peluang lakunya barang pun akan menjadi semakin besar, sebab akan memberi banyak macam pilihan ke para calon pembeli atau konsumen.

2.       Respon Cepat

Aspek penting lainnya yang wajib diperhatikan adalah kecepatan respon dari pihak supplier terhadap kamu. Sebab kamu perlu melakukan atau membangun komunikasi 2 arah oleh para konsumen juga. 

Apabila semakin lama pihak supplier kamu menjawab maka akan semakin lama pula pembelimu menunggu. Jika pembeli lama menunggu, pastinya akan membuat pembeli kesal bahkan berpotensi untuk mengurungkan pesanannya.

3.       Kualitas Produk

Ini merupakan poin utama dalam sektor perdagangan, dimana kualitas produk merupakan bagian paling utama. Sehebat apapun kamu mempromosikan produk jika kualitas barangnya buruk maka lama kelamaan para konsumen meninggalkan barang yang kamu tawarkan. Sebaiknya, kamu coba membeli beberapa produk dari supplier terlebih dahulu untuk memastikan lagi kualitas produk yang mereka jual.

4.       Dukungan Marketing

Disini kamu juga harus mencari tahu tentang apakah supplier turut mendukung kamu dari segi marketing? Misalnya mencantumkan nomor handphone kamu ke dalam website, atau setidaknya menyediakan foto dengan kualitas tinggi yang bisa meyakinkan para calon konsumen. 

Tak sedikit supplier yang malah untuk menyiapkan berbagai macam konten marketing untuk produknya sendiri, foto produk dengan kualitas rendah akan membuat para calon konsumen tidak percaya atau kurang yakin untuk membeli produk yang ditawarkan.

5.       Proses Pengiriman

Bagian selanjutnya yakni bicara tentang kualitas pengemasan hingga pengiriman. Bagaimana barang nya di dikemas? Apakah pengemasannya rapih? Terus bagaimana pengirimannya? Apakah cepat dan langsung dikirim di hari saat melakukan pembayaran? Atau harus menunggu besok? 

Bahkan kamu pun harus mengetahui soal ketentuan supplier saat barang dikirimkan ternyata rusak, dibiarkan saja atau akan langsung diganti segera? Semua pertanyaan ini harus kamu cari tahu setiap jawabannya pastinya untuk menjamin usaha dropship yang kamu bangun oleh supplier merupakan bisnis profesional serta mengedepankan sisi kualitas produk. 

Semoga tips-tps diatas bisa kamu jadikan sebagai acuan atau langkah sukses dalam membangun usaha dropship yang cocok bagi mahasiswa. Dimana bisnis tersebut hanya membutuhkan modal sedikit atau bahkan ada yang tanpa modal atau keluar uang sepeserpun tapi tetap menghasilkan.

Related Posts