Home Administrasi Kwitansi: Pengertian, Ciri-ciri, dan Cara Menggunakannya

Kwitansi: Pengertian, Ciri-ciri, dan Cara Menggunakannya

by Lara Nifa
kwitansi adalah

Kwintasi adalah salah satu elemen penting dalam perekonomian. Khususnya bagi management keuangan sudah pasti akan membutuhkan kuintasi sebagai bukti transaksi dari pembayaran. Hal ini sangatlah penting, apalagi ketika transaksi yang dilakukan berjumlah besar. Melihat pentingnya kuintasi ini, ada baiknya Anda memahami pengertian, ciri-ciri serta bagaimana cara menggunakannya. Simak terus ulasannya dalam artikel ini.

Pengertian Kwitansi

Kuitansi adalah bukti dari sebuah pembayaran atau pembelian yang berbentuk dokumen atau kertas. Di mana kuitansi ini dikeluarkan serta ditanda tangani oleh si pembeli atau penerima dan selanjutnya diserahkan kepada si penerima bayaran atau penjual. Kedua belah pihak pun bisa menandatanganinya bersama agar legalitas semakin kuat.

Dengan adanya kuintasi ini, maka akan memberikan kemudahan pada pencatatan keuangan baik untuk pengeluaran dan pemasukan. Kuintansi sendiri terdiri dari berapa elemen yang sangat penting termasuk tanggal dan penerimanya. Di mana elemen-elemen ini dapat menjadi bukti kuat dalam persidangan jika terjadi sesuatu hal.

Cara Menggunakan Kwitansi

Dalam pembuatan atau menggunakan kuitansi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar tidak terjadi kesalahan. Maka dari pada itu penting sekali bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara untuk menggunakannya. Berikut ini adalah caranya:

  1. Jangan pernah menandatangani kuitansi kosong. Hal ini sendiri agar terhindar dari pihak-pihak yang ingin menyalah gunakan tanda tangan Anda.
  2. Pastikan penulisan nama lengkap dari penerima dan pemberi uang. Jangan sampai salah penulisan ataupun tidak lengkap.
  3. Jika perlu tambahkan keterangan lain seperti “untuk pembayaran barang A”, agar tidak ditambahkan kalimat lain dan memberikan arti pembayaran berbeda.
  4. Jangan lupa untuk mencantumkan tempat di mana kuitansi tersebut dibuat beserta dengan tanggal transaksi.
  5. Apabila jumlah transaksi sangat besar dan membutuhkan materei, pastikan bahwa tanda tangan mengenai materei tersebut.

Ciri-Ciri dari Kuitansi

Agar bisa membedakan mana kuitansi dan mana yang bukan, maka lebih baik Anda mengenali ciri-cirinya. Berikut ini adalah ciri-ciri dari kuitansi:

  • Kuitansi sisi luar

Pada kuitansi ini terdapat dua sisi, yaitu sisi luar dan sisi dalam. Sisi luar disebut dengan sub kuitansi, di mana bagian ini diberikan kepada penerima uang dan untu bagian dalam disimpan oleh si pemberi uang. Di antara dua bagian tersebut, akan ada tanda untuk Anda merobeknya. Hati-hati saat merobeknya jangan sampai ada bagian tulisan yang rusak.

  • Kuitansi rangkap atas bawah

Sedangkan kuitansi rangkap atas bawah ini mempunyai dua bagian, di mana pada bagian atas diberikan kepada orang yang membayar. Untuk bagian bawah diberikan kepada orang yang menerima uang sebagai arsip pembayaran.

  • Isi kuitansi

Selanjutnya Anda harus tahu isi apa saja yang ada di dalam kuitansi ini. Pada umumnya, kuitansi akan mencantumkan nominal uang yang diterima atau dibayarkan baik dalam bilangan angka ataupun dalam kalimat.

Semisalnya yang dibayarkan adalah Rp. 100.000,- maka harus juga ditulis seratus ribu rupiah. Dalam kuitansi pun juga harus tertera tanggal transasi, lokasi atau tempat di mana transaksi terjadi serta tanda tangan dari penerima dan pemberi.

Jenis-jenis Kuitansi

kwitansi adalah alat bukti bayar

Walaupun kuitansi digunakan dalam transaksi pembayaran, tapi dokumen ini dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis dari kuitansi:

  • Kuitansi transfer uang

Jenis pertama adalah kuitansi transfer uang. Kuitansi yang satu ini selalu digunakan untuk urusan perbankan. Dalam kuitansi tidak hanya akan tercantum nominal dari uang yang dikirimkan, tapi juga nomor rekening dari penerima uang tersebut.

  • Kuitansi transaksi produk

Jenis selanjutnya adalah kuitansi transaksi produk. Di mana dalam kuitansi yang satu ini akan dituliskan tidak hanya harga dari produk, tapi juga nomor seri produk, jenis, jumlah dan juga alamat si pembeli.

  • Kuitansi serah terima uang

Selanjutnya ada jenis kuitansi serah terima uang. Jenis kuitansi yang satu ini paling banyak digunakan oleh masyarakat. Dalam kuitansi ini nantinya akan tercantum nominal uang yang telah dibayarkan oleh seseorang atau perusahaan sebagai bukti pembayaran yang sah dan sudah disetujui atau disepakati oleh kedua belah pihak.

  • Kuitansi bukti pembayaran

Untuk jenis kuitansi ini juga termasuk yang banyak digunakan. Kuitansi ini menjadi bukti pembayaran dari sebuah cicilan atau pun pembayaran lunas akan sesuatu. Dalam kuitansi akan tercantum berapa uang yang dibayarkan serta informasi penerima serta pemberinya.

  • Kuitansi cash receipt

Sedangkan untuk kuitansi cash receipt ini biasanya digunakan dalam sebuah perusahaan. Kuitansi ini akan menjadi bukti adanya dana keluar atau masuk yang bertujuan untuk menjadi arsip. Di mana pada akhirnya kuitansi ini akan digunakan untuk keperluan audit.

Itulah adalah penjelasan pengeritan dari kwitansi serta ciri dan fungsinya. Dapat diambil kesimpulan bahwa kuitansi mempunyai peranan yang sangat penting dalam mekanisme keuangan. Sehingga hendaknya Anda berhati-hati agar tidak terjadi kesalahan saat membuat atau menggunakannya.

Related Posts