Home Perencanaan Komponen-komponen Penting Dalam Biaya Kuliah yang Harus Diperhatikan

Komponen-komponen Penting Dalam Biaya Kuliah yang Harus Diperhatikan

by Lara Nifa
Biaya kuliah di Indonesia

Bagi calon mahasiswa membayar uang untuk kuliah memang menjadi topic yang tidak pernah selesai. Terlebih lagi biaya kuliah di Indonesia sendiri terbilang tidak murah malah cenderung siap tahun karena banyak factor. Terkadang biaya untuk kuliah menjadi suatu penghalang anak untuk bisa mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi, apalagi jika orang tua memang tidak memiliki pendapatan besar. 

Namun, jika mengetahui komponen apa saja yang perlu dibayarkan pada saat akan kuliah, maka masalah biaya ini dapat teratasi. Di mana Anda akan mengetahui kira-kira total biaya yang perlu dikeluarkan pada saat masuk dan ketika menjalani masalh perkuliahan. Sehingga bisa mengumpulkan semua biaya di awal dan bisa berkuliah sesuai dengan minat anak Anda. 

Komponen Biaya Kuliah yang Harus Diperhatikan 

Biaya UKT kuliah

Tidak berbeda ketika masih di Sekolah Menengah Atas, biaya untuk kuliah pun dibagi menjadi beberapa jenis pembiayaan. Di mana bagi calon mahasiswa harus memastikan bahwa dana yang dibutuhkan sudah tersedia. Berikut ini adalah komponen untuk biaya yang harus ada ketika ingin berkuliah: 

  • Uang Pangkal

Biaya pertama yang harus Anda ketahui adalah uang pangkal, di mana juga biasa disebut sebagai uang gedung. Uang pangkal ini sendiri ditetapkan di beberapa universitas dan kebanyakan adalah perguruan tinggi swasta. Nominal yang ditetapkan setiap universitas pun beragam dan tergantung juga dari fakultas yang dipilih. 

Ada beberapa fakultas yang memasang uang pangkal atau uang gedung ini cukup tinggi, di mana memang fakultas tersebut memiliki peminat yang sangat banyak. Bahkan beberapa fakultas menerapkan uang pangkal dengan nominal yang fantastis. Biasanya banyak mahasiswa yang berusaha untuk masuk universitas dengan jalur prestasi. Karena dari jalur tersebut, biaya yang diberikan tidaklah sebesar jalur reguler. 

Salah satu fakultas yang hingga saat ini terbilang memiliki banyak peminat dan bisa menerapkan uang gedung yang tinggi adalah fakultas kedokteran. Biaya yang diterapkan beberapa universitas swasta bisa mencapai ratusan juta rupiah. 

Berbeda ketika Anda bisa lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri dengan jalur SNMPTN, di mana kelemahan lolos dari jalur ini adalah tidak perlu lagi membayar uang pangkal yang tinggi. Jadi, bagi Anda yang kuliah harus memikirkan jalur mana yang sekiranya bisa memberikan keringanan dalam masalah uang pangkal. 

  • UKT 

UKT atau Uang Kuliah Tunggal ini sendiri adalah salah satu program yang ada di PTN atau perguruan tinggi negeri. UKT sendiri merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk memudahkan mahasiswa dalam masalah biaya uang kuliah. Sistem UKT Ini menetapkan bahwa mahasiswa nantinya akan membayarkan 1 jenis biaya untuk setiap semesternya tanpa ada tambahan pembayaran lain. 

Dengan adanya sistem ini sendiri makanya banyak sekali yang berjuang untuk masuk ke perguruan tinggi negeri. Walaupun persaingan sangat sulit, tapi calon mahasiswa sendiri selalu memberikan yang terbaik agar bisa lolos jalur tes prestasi. UKT sendiri bisa dikatakan sebagai uang SPP yang dibayarkan oleh mahasiswa ke universitas. 

Besaran biaya UKT ini sendiri nantinya akan dicek oleh pihak PTN secara langsung, di mana pada saat penerimaan mahasiswa harus mengisi formulir yang menyatakan pekerjaan orang tua. Nantinya setelah itu, pihak universitas akan melakukan perhitungan berapa kira-kira biaya yang harus dibayarkan oleh mahasiswa dari semester awal hingga akhir. 

Jumlah pembayaran untuk UKT atau uang SPP ini akan berbeda-beda pada setiap mahasiswa, biasanya di mulai dari Rp. 500.000,- hingga Rp. 26.000.000,-. 

  • Uang SPP 

Untuk perguruan tinggi swasta biasanya tidak mengenal UKT tapi uang SPP. Sistemnya sendiri sama seperti pada masa sekolah tingkat dasar hingga menengah atas, di mana tiap semesternya mahasiswa akan dibebankan uang semesteran. Ada yang menerapkan uang semester per paket dan ada juga yang per-SKS. Tergantung kebijakan dari universitas itu sendiri. 

  • Biaya SKS 

Biaya SKS sendiri juga biasanya diterapkan di universitas swasta, di mana nantinya setiap SKS atau Sistem Kredit Semester ini berkisar di 150 ribu rupiah atau bahkan kurang. Kembali lagi kepada kebijakan masing-masing kampus. Jika PTS yang Anda incar menetapkan biaya SKS sebesar 150 ribu rupiah per SKS, maka dalam satu semester yang bisa mencapai 20 hingga 24 SKS maka uang yang harus Anda bayarkan sekitar 3 juta hingga 3,6 juta rupiah. 

  • Laboratorium dan peralatan 

Jika Anda mengambil jurusan yang memang membutuhkan banyak praktek, maka biasanya akan menerapkan biaya laboratorium beserta peralatannya. Contohnya adalah fakultas kedokteran yang memang sudah pasti akan melakukan praktek baik penelitian hingga praktek lainnya. Ilmu Komunikasi juga biasanya akan menetapkan biaya ini. 

Terlihat dari beberapa biaya di atas, bahwa untuk biaya kuliah harus mempersiapkan semenjak dini. Apalagi investasi pendidikan sangatlah penting untuk masa depan. 

 

Related Posts