Home Bisnis dan Usaha Keuntungan Bisnis Properti dan Cara Memulai dari Awal

Keuntungan Bisnis Properti dan Cara Memulai dari Awal

by Lara Nifa
bisnis properti

Bisnis properti merupakan bisnis yang menjanjikan. Properti sendiri memiliki berbagai jenis, tidak selalu tentang hunian atau tempat tinggal. Banyak sekali orang yang tertarik menjalankan usaha pada bidang properti ini. Kebanyakan dari mereka memang memilih untuk melakukan jual-beli rumah atau tanah. Namun, apapun pilihannya ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja keuntungan dan cara memulai bisnis ini.

Keuntungan Bisnis Properti

Setiap bisnis pasti ada daya tarik tersendiri hingga dapat menarik minat seseorang, begitu pula pada bidang properti. Bisnis yang satu ini memiliki resiko dan peluang beragam. Namun, walau ada kemungkinan gagal tetapi usaha di bidang properti tetap membawa keuntungan tersendiri pagi pemiliknya.

  • Kebutuhan premier

Seperti yang Anda ketahui, ada 3 (tiga) kebutuhan premier atau utama manusia : sandang, pangan serta papan. Properti merupakan salah satu dari ketiga hal tersebut, yakni papan atau hunian, tanah, perabotan rumah dan lain sebagainya. Karena itu memilih untuk berbisnis di bidang properti pastilah memiliki keuntungan yang cukup besar.

  • Nilai jual terus meningkat

Semakin banyak manusia, tentu semakin banyak pula mereka memerlukan properti. Namun, pembangunan atau hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan tersebut tidak akan sanggup mengimbangi kecepatan pertambahan penduduk. Karena itulah mengapa harga hunian atau properti lain semakin melonjak.

  • Resiko rendah

Memiliki bisnis di bidang properti selalu dianggap menjanjikan karena resiko kegagalannya sangatlah rendah. Bahkan jika dibandingkan dengan jenis investasi lain seperti saham, valuta asing dan komoditas. Properti tidak akan terlalu terpengaruh.

  • Menjadi investasi

Selain menjadi lahan bisnis, tentu juga menjadi tabungan di masa depan. Investasi pada bidang properti memiliki banyak peminat. Jadi, apabila harga jual dari properti sedang turun, Anda tidak perlu tergesa-gesa menjualnya. Karena nanti akan kembali stabil.

  • Aman dari inflasi

Memilih berbisnis di bidang properti memang tidak murah, karena Anda harus mengeluarkan biaya perawatan. Namun, bila aset yang Anda miliki berbentuk uang. Suatu saat bisa saja terjadi inflasi dan nilainya menjadi turun. Berbeda dengan uang, properti tidak akan terpengaruh dengan inflasi. Bahkan bisa saja 10 (sepuluh) tahun kemudian harganya melonjak berlipat ganda.

investasi properti

Cara Memulai Bisnis Properti dari Awal

Bila Anda memiliki minat pada bisnis properti, namun masih bingung bagaimana cara memulainya. Mungkin tips-tips dibawah dapat membantu Anda dalam memutuskan langkah seperti apa yang harus dilakukan.

  • Pelajari tentang jenis-jenis properti

Properti sendiri dibagi menjadi 4 (empat) jenis, yaitu :

  • Residential Real Estate, berkaitan dengan hunian atau tempat tinggal seperti perumahan, kondominium, apartemen, rumah tapak dan rumah susun. Konsumen yang menjadi target adalah keluarga atau orang-orang yang membutuhkan tempat untuk tinggal.
  • Commercial Real Estate, berkaitan dengan bangunan yang bersifat komersial, seperti ruko, kantor, gedung juga hotel. Biasanya konsumen yang menjadi target adalah pebisnis dengan skala besar hingga kepemerintahan.
  • Industrial Property, berkaitan dengan bangunan yang akan digunakan untuk kebutuhan industri, seperti gudang, laboratorium, pengolahan limbah dan pabrik. Target konsumennya adalah pengusaha berskala besar.
  • Special Purpose Property, berkaitan dengan fasilitas-fasilitas khusus seperti, sekolah, rumah sakit, pom bensin, kebun binatang dan masih banyak lagi. Target konsumen adalah para pebisnis yang sedang ingin mengembangkan ushanya dibidang tersebut.
  • Lakukan riset pasar

Sebelum membeli sebuah properti pastikan Anda telah melakukan riset, apakah harga yang ditawarkan wajar, lokasi, infrastruktur, fasilitas, lokasi aman banjir atau tidak, iklim ditempat tersebut bagaimana dan apakah dekat dengan jalan raya. Buatlah perbandingan dengan tempat lain, jangan terburu-buru dalam memutuskan.

Pastikan juga jika lokasi yang Anda inginkan tersebut bukan merupakan lahan atau properti bermasalah. Maksudnya memang sudah memiliki legalitas yang pasti, agar tidak ada masalah kedepannya.

  • Miliki relasi sebanyak mungkin

Bangunlah sebuah relasi dengan banyak orang. Hal ini nantinya akan memudahkan Anda dalam mencari informasi tentang properti dan siapa tahu diantara para relasi Anda, ada yang menaruh minat pada bisnis Anda.

  • Harus pintar melihat peluang

Pintar-pintarlah dalam melihat peluang, jangan tergesa-gesa menjual properti yang Anda miliki. Namun, bila menemukan properti dengan harga yang cukup murah, mungkin dapat Anda jadikan sebagai simpanan lain dan menjualnya kembali ketika ada kesempatan bagus.

  • Jujur

Selalu bersikap jujur. Karena pelanggan akan lebih percaya pada penjual yang memiliki sifat tersebut. Ketika mereka menyukai sikap jujur Anda tersebut tentu akan memudahkan dalam mengambil hati para pelanggan. Selain itu kredibilitas yang Anda miliki akan meningkat, itu berarti nantinya semakin banyak konsumen datang dan bisnis ini akan berjalan lancar.

Selain tentang keuntungan dan cara memulai bisnis properti Anda juga wajib memperhatikan beberapa hal berikut, misalnya legalitas (sertifikat) atau izin kepemilikan, konstruksi, posisi hingga izin penggunaan lahan dan juga IMB. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada kemudian hari.

Related Posts