Home Regulations Kartu Debit Tertelan di ATM, Apa yang Harus Dilakukan?

Kartu Debit Tertelan di ATM, Apa yang Harus Dilakukan?

by Lara Nifa
hidup di Jakarta

Apakah ATM Anda tiba-tiba tertelan atau hilang? Jangan panik. Ikuti cara mudah mengatasi ATM hilang berikut ini. Hal ini mendadak dapat terjadi dalam hidup Anda, salah satunya adalah kehilangan hal penting misalnya kartu ATM. ATM kecil dan tipis sehingga mudah hilang. Ada saat-saat ketika Anda lupa kapan terakhir kali menyimpan barang penting ini.

Apabila hal ini terjadi kepada Anda, tidak perlu khawatir kami telah menyiapkan penjelasan lengkap tentang cara mengurus ATM yang tertelan. Yuk, langsung saja simak ulasannya berikut ini. 

1. Hubungi customer service 

Hal pertama yang wajib dilakukan jika Anda ketika ATM tertelan yaitu menghubungi layanan pelanggan bank yang Anda gunakan. Apabila Anda tidak mempunyai informasi tentang nomor layanan Anda, silakan periksa situs web bank. Anda dapat mencari melalui rekening tabungan atau mencari di internet menggunakan browser. Jika Anda menggunakan ATM, ada juga pusat kontak di ATM. Setelah Anda menemukan nomornya, Anda bisa meminta ATM tersebut untuk di blokir. 

Hal ini bisa Anda lakukan dengan memberitahu nama dan nomor rekening yang ada. Berikut ini ada nomor call center bank di Indonesia: 

  • Bank Central Asia (BCA): Halo BCA 1500888
  • Bank Tabungan Negara (BTN): 1500286
  • BRI: Call BRI 14017 atau (021)1500 017
  • Mandiri: 14000 atau (021)5299-7777
  • BNI: BNI Call 1500046

Selain menelepon, Anda juga dapat menghubungi CS lewat media sosial seperti Twitter. Cukup beri nama rekening bank, dan Anda akan dikirimi pesan yang menanyakan informasi yaitu nomor rekening, nama, dan nomor ponsel Anda. 

Prosedur di atas ini merupakan tindakan pencegahan untuk mencegah pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan dana Anda. Sebagai tips tambahan, jangan blokir layanan internet banking atau SMS banking.

2. Kartu ATM tertelan 

Untuk kartu ATM tertelan, Anda wajib lebih berhati-hati sebab banyak penipuan yang melibatkan pemasangan nomor layanan pelanggan palsu di ATM Anda. Cara ini digunakan oleh penipu, jadi jika kartu Anda tertelan, jangan hubungi nomor itu. Apabila mereka berhasil dalam trik ini, scammers akan benar-benar mengosongkan saldo pada kartu. Oleh karena itu, untuk menghindari mode ini, selalu hubungi customer service di Bank yang Anda gunakan ATM. 

3. Transfer semua saldo ke rekening lain 

Sekarang kita tahu bagaimana menangani kartu ATM pertama yang hilang, kita perlu mengambil tindakan pencegahan lainnya. Apabila Anda memakai SMS banking atau internet banking, harap langsung transfer saldo Anda ke rekening yang lain. 

Untuk amannya, blokir ATM biasanya membutuhkan saldo untuk dipotong, jadi sisakan sedikit. Namun, hanya sebagian bank yang menggunakan kebijakan tersebut. Cara ini penting untuk Anda bisa mengantisipasi ATM yang hilang dan bisa jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab. 

Apabila transfer ini tidak bisa Anda lakukan,  cukup blokir akun Anda melalui customer service untuk melindungi Anda dari hal yang tidak diinginkan. 

4. Minta surat kehilangan ATM ke kantor polisi 

Sesudah memblokir saldo dan mengirim uang, Anda kemudian dapat memproses ATM yang hilang. Artinya, Anda dapat meminta surat keterangan yang hilang. Untuk melakukan ini, Anda harus pergi ke kantor polisi dan membawa identitas seperti buku tabungan dan KTP. Apabila Anda tidak bisa mengurusnya sendiri sebab ada halangan, Anda juga bisa diwakilkan orang lain untuk mengurus surat kehilangan. 

Hal ini dapat Anda lakukan asalkan orang yang Anda suruh telah memperoleh surat kuasa yang telah Anda tandatangani. Tetapi, lebih baik Anda yang langsung datang sendiri ke kantor polisi supaya kehilangan ATM ini sudah terklasifikasi dengan baik saat pihak kepolisian menanyakan sesuatu. 

Prosesnya juga tidak akan memakan waktu yang lama. Apabila tidak mengantri, Anda hanya membutuhkan waktu 5 menit saja. Sebagai informasi, Anda harus menandatangani surat tersebut lalu membawanya ke bank. Selain itu, Anda tidak perlu mengeluarkan uang sebab proses ini tidak dipungut biaya sepeserpun. 

5. Membuat ATM baru di Bank 

Saat Anda menerima pemberitahuan kehilangan, pergi ke bank terkait dan buat kartu ATM yang baru. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yaitu menjelaskan tujuan kunjungan Anda ke bank. Setelah itu, saatnya menjelaskan masalah ke customer service. 

Ingatlah untuk membawa KTP atau SIM serta buku tabungan Anda. Biasanya CS menanyakan pertanyaan tentang rekening Anda, misalnya nama dan nomor rekening Anda. Lalu, setelah proses tersebut selesai, CS akan membuat ATM baru dengan nomor rekening yang sama. Untuk mencegah penarikan uang dari orang lain, mintalah bukti rekening Anda saat ini sehingga Anda dapat memverifikasi transaksi Anda jika Anda kehilangan kartu debit Anda.

Demikianlah, ulasan mengenai cara mengatasi kartu debit yang tertelan. Semoga artikel ini dapat membantu Anda.

 

Related Posts