Home Kredit Jenis Pinjaman Usaha dari Bank BCA untuk UMKM

Jenis Pinjaman Usaha dari Bank BCA untuk UMKM

by Lara Nifa

Indonesia saat ini sedang gencar menggeliatkan kembali roda usaha yang dilakukan oleh UMKM. Melalui bergaram program yang ditawarkan pemerintah maupun pihak swasta sangat terbuka untuk membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini, mulai dari pendampingan, sponsor, pembinaan, riset dan penyediaan pasar melalui pelibatannya dalam beragam event, serta pendanaan.

Untuk itu, Bank Central Asia atau yang kerap disapa BCA ini hadir dengan program yang menawarkan berbagai jenis pinjaman usaha bagi para pelaku UMKM. BCA ini saat ini telah menjadi bank swasta terbesar yang ada di Indonesia, sehingga bisa dipastikan perusahaan perbankan ini telah terpercaya dan memiliki perputaran uang yang cukup baik. Oleh karena hal tersebut, BCA menawarkan kemudahan untuk nasabah khususnya UMKM yang ada di Indonesia melalui jenis pinjaman usaha.

Jenis Pinjaman Untuk Usaha dari BCA

Berikut 7 jenis pinjaman usaha yang diberikan oleh Bank BCA kepada para pelaku UMKM, gunakan akses berikut ini untuk memaksimalkan jalanya bisnis kamu:

1.  Kerja Angsuran

Pertama, jenis pinjaman atau kredit ini merupakan sebuah bantuan yang diberikan oleh BCA, berupa modal kerja dengan sistem pembayaran yang digunakan berupa angsuran. Jangka waktu/tenor yang diberikan oleh pihak BCA kepada UMKM sebagai peminjam selama maksimal 5 tahun, dan tidak ada grace period (masa tenggang) serta perpanjangan waktu pembayaran.

Untuk mengajukan pinjaman ini, debitur perlu menyiapkan beberapa dokumen sebagai persyaratan diantaranya yaitu:

  1.     Foto Copy KTP
  2.     Foto Copy KTP dan NPWP kreditur
  3.     Foto Copy IMB
  4.     Foto Copy tagihan PBB terakhir

Siapkan segala persyaratannya, cukup mudah bukan?

2.      Pinjaman BCA Kredit Ekspor

Mengutip laman resmi Bank BCA, Pinjaman BCA Kredit Ekspor dijelaskan sebagai salah satu solusi yang diberikan BCA kepada nasabahnya khususnya bagi para pengusaha UMKM berupa pemberian pinjaman untuk pembiayaan kegiatan produksi, pengumpulan, dan penyiapan barang ekspor. Jangka waktu yang diberikan dalam program pinjaman ini yaitu 1 tahun dan dapat dilakukan perpanjangan. Terdapat beberapa aturan yang diberlakukan oleh BCA untuk perlu dipahami oleh debitur. 

3.      Kredit Lokal

Dilansir pada laman resmi BCA program Kredit Lokal ini merupakan Solusi pembiayaan usaha yang fleksibel dengan penarikan serta pelunasan dapat dilakukan sewaktu-waktu, dimana sesuai jangka waktu fasilitas kredit melalui rekening giro.

Namun, perlu dicatat! Persyaratan yang harus calon nasabah dipenuhi diantaranya yaitu, memiliki kecakapan hukum, berkewarganegaraan Indonesia, tidak sedang dalam status atau proses sengketa kepailitan atau kendala keuangan yang menjadikannya sulit membayar atau mengurusi piutangnya.

4.      Kredit Investasi

Kredit atau jenis pinjaman ini biasanya banyak digunakan nasabah untuk membantu memenuhi kebutuhan bisnis/usahanya untuk kepentingan pembelian, pembangunan, dan peremajaan aktiva tetap, seperti properti komersial (Gudang, Ruko, Kantor, dlll), mesin, dan kendaraan. Angsuran pinjaman diberikan dalam jangka waktu pendek dan menengah sehingga cukup fleksibel dan mudah, layanan terpercaya melalui dana two-step-loan dari Bank Indonesia, dan tingkat suku bunga serta jangka waktu pembiayaan yang cukup kompetitif.

5.      Kredit Usaha Rakyat

KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang ditawarkan oleh Bank BCA tidak hanya modal kerja, namun bisa juga untuk investasi, pengembangan usaha, memenuhi biaya dan kewajiban usaha, dan lain sebagainya. Pada jenis kredit ini suku Bunga relatif lebih rendah dan fixed selama periode tertentu. Jangka waktu yang ditawarkan pun cukup panjang sehingga angsuran akan terasa lebih ringan. Perlu diketahui jenis-jenis penawaran dalam KUR ini yaitu:

  •         KUR Super Mikro dan KUR Mikro

KMK: 3 Tahun dan KI: 5 Tahun dengan Tidak ada Biaya Appraisal dan Pengikatan Agunan Notariil.

  •         KUR Kecil dan KUR Khusus

KMK: 4 Tahun dan KI: 5 Tahun dengan Biaya Appraisal dan Pengikatan Agunan Notariil yang disesuaikan dengan keuntungan yang berlaku.

Biaya denda pun disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Berikut juga jenis-jenis agunan yang akan diterima, yaitu:

  •         Tanah Kosong/Tanah Bangunan
  •         KIOS
  •         Kendaraan Bermotor
  •         Persediaan Barang *)
  •         Mesin *)

*) Sebagai Agunan Tambahan.

6.      BCA Smartcash

“Penuhi semua keperluan bisnis dengan praktis” begitu slogan yang ditawarkan Bank BCA melalui jenis pinjaman BCA Smartcash ini. Kunci dari penawaran pinjaman ini adalah transaksi mudah menggunakan kartu kredit tanpa adanya biaya admin, provisi, maupun penarikan tunai. Kemudahan yang diberikan dalam jenis pinjaman ini yaitu, jaringan luas yang mempermudah transaksi mulai dari cash advance (Tarik tunai dan transfer) di seluruh ATM BCA, transaksi retail merchant BCA hingga secara online melalui “Klikpay BCA”. Suku bunga yang ditawarkan hanya 1,75% per bulan dengan kenyamanan transaksi retail di merchant BCA. Dengan menggunakan kartu kredit atau transaksi non-tunai (cashless) dana besar hingga Rp.100 juta yang tersedia siap memenuhi semua keperluan bisnis anda.

Adanya kemajuan teknologi, perkembangan, dan perubahan akan kebutuhan pun turut berbanding lurus dengan kemudahan akses yang didapat. Berdasarkan tujuh jenis pinjaman usaha yang ditawarkan oleh BCA kepada pelaku UMKM ini seluruhnya dapat dengan mudah anda akses dan ajukan. Informasi lengkap dan simulasi penghitungan dana pinjaman pun telah BCA siapkan untuk mempermudah nasabahnya sebagai bentuk dukungan serius untuk membantu memajukan perekonomian Indonesia melalui kemajuan dan perkembangan yang dilakukan oleh para pelaku UMKM.

Jadi, tunggu apalagi? Tentukan pilihan yang tepat untuk pertumbuhan usaha yang lebih cepat! 

Related Posts