Home Perencanaan Jangan Sampai Rugi! Pelajari Polis Asuransi dan Nikmati Manfaatnya

Jangan Sampai Rugi! Pelajari Polis Asuransi dan Nikmati Manfaatnya

by Greg Pascal
polis asuransi

Polis asuransi adalah suatu perjanjian tertulis antara nasabah (tertanggung) dengan perusahaan asuransi (penanggung) yang berisi tentang pengalihan risiko serta syarat-syarat yang berlaku. 

Syarat-syarat yang dimaksud berisi tentang:

  • Jumlah uang pertanggungan
  • Jenis risiko yang ditanggung dan jangka waktunya

Fungsi Polis Asuransi

  • Bagi perusahaan (penanggung) menganggap bahwa polis merupakan suatu tanda terima dari nasabah, serta nasabah harus tunduk pada aturan yang berlaku
  • Suatu bukti tertuilis untuk kedua belah pihak yang sudah melakukan kesepakatan
  • Suatu jaminan bagi nasabah untuk mengganti kerugian dari pihak perusahaan asuransi. 

Contoh Polisi Asuransi

1. Polis asuransi jiwa

Dalam perjanjian ini, perusahaan asuransi jiwa sebagai penanggung akan menanggung kerugian yang terjadi terhadap jiwa suatu nasabahnya dengan sejumlah uang pertanggungan. Lalu, uang tersebut akan diberikan kepada ahli waris jika nasabah meninggal dunia. 

2. Polis asuransi kesehatan

Suatu perjanjian  yang berisi tentang suatu jaminan perusahaan (penanggung) untuk menanggung biaya perawatan medis nasabah (tertanggung) jika mengalami kecelakaan atau terkena penyakit.

Ada dua tipe perawatan medis yang ditanggung oleh perusahaan (penanggung) asuransi kesehatan yaitu: 

  • Rawat Inap
  • Rawat Jalan

3. Polis asuransi rumah

Suatu perjanjian yang berisi tentang suatu jaminan dari perusahaan (penanggung) terhadap nasabah (tertanggung) jika tempat tinggal tertanggung beserta isinya mengalami kerusakan. 

4. Polis asuransi kendaraan bermotor

Suatu perjanjian dimana perusahaan asuransi kendaraan bermotor ( penanggung) akan menanggung kerugian yang terjadi terhadap kendaraan bermotor milik nasabah (tertanggung) 

5. Polis asuransi perjalanan

Suatu perjanjian dimana pihak penanggung menanggung risiko nasabah (tertanggung) selama dalam perjalanan. Masa Polis ini tidak berdasarkan waktu tertentu. Polis ini berjalan berdasarkan berapa lama tertanggung melakukan perjalanan. . 

6. Polis veem

Suatu perjanjian mengenai perusahaan  asuransi yang akan  menanggung risiko kehilangan atau kerusakan  barang milik nasabah (tertanggung) yang disimpan di dalam gudang. 

polis asuransi

Baca Artikel Selanjutnya :

7. Polis ditaksir

Suatu perjanjian tentang pertanggungan risiko dengan nominal yang telah ditentukan sebelumnya

8. Polis tidak ditaksir

Suatu perjanjian di mana nilai pertanggungan yang terdapat di dalam polis hanya dipakai sebagai batas maksimal  dalam menentukan nominal klaim yang akan diberikan. 

Isi Polis Asuransi

Polis asuransi berisi tentang beberapa poin penting yang harus diketahui peserta asuransi sebagai yang menerima manfaat sekaligus sebagai pembayar premi Asuransi. Berikut Isi Polis Asuransi:

1. Hak Nasabah Untuk Mempelajari Polis

Suatu perusahaan asuransi akan memberikan Anda waktu untuk mempelajari Polis Asuransi tertentu selama 14 hari sejak diterbitkan. 

Pastikan Anda memanfaatkan 14 hari tersebut untuk bersungguh-sungguh dalam mempelajari dan memahami syarat serta ketentuan asuransi.

2. Memastikan Data Pemegang Polis dan Tertanggung

Anda harus memastikan kalau data yang sudah ditulis sesuai dengan dokumen resmi Anda. Karena jika ada data yang salah, maka akan ada problem ketika Anda mengajukan klaim. 

Manfaat asuransi

Manfaat asuransi meliputi:

  1. Uang pertanggungan yang akan Anda dapatkan. 
  2. Masa pertanggungan, yaitu sampai kapan asuransi akan melindungi Anda sebagai tertanggung.
  3. Mendapatkan jatah kamar dan limit klaim untuk nasabah ( tertanggung ) asuransi kesehatan.
  4. Manfaat asuransi tambahan
  5. Langkah- langkah ketika ingin  mengajukan klaim

Pengecualian, berisi tentang hal-hal yang dapat mengakibatkan klaim nasabah ( tertanggung) ditolak.

Ketentuan premi asuransi merupakan suatu ketentuan premi yang berisi tentang rincian premi asuransi yang harus Anda bayar untuk mendapatkan hak sebagai tertanggung.

Cara Memilih Polis Asuransi

1. Melihat Kebutuhan

Setiap orang memiliki kebutuhannya sendiri. Tentunya kebutuhan orang yang sudah menikah dengan orang yang masih single akan berbeda. Oleh karena itu, ketika Anda akan mengasuransikan sesuatu, Anda harus memahami kebutuhan Anda.

Setelah Anda memahaminya, maka kebutuhan tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk memilih asuransi. 

2. Mencari Solusi

Setelah Anda Anda mengetahui kebutuhan Anda, maka Anda harus mencari tahu solusi untuk memenuhinya. 

Solusi tersebut bisa Anda dapatkan dengan bertanya kepada keluarga, kerabat atau teman dekat Anda. Anda juga bisa searching di internet, atau bisa langsung ke perusahaan asuransi agar Anda mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam.

Biasanya yang dijadikan solusi bagi kebutuhan beberapa nasabah yaitu asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan asuransi umum. 

3. Menimbang Manfaat

Ketika Anda sudah memiliki jenis asuransi mana yang akan Anda gunakan, maka langkah selanjutnya adalah Anda harus menimbang terlebih dahulu manfaat yang akan didapatkan dari pihak asuransi. 

4. Risiko

Banyak nasabah yang tidak memperhatikan risiko ketika mengasuransikan diri atau sesuatu yang akan diterimanya. Beberapa kasus adalah nasabah tidak memperhatikan  masa tunggu yang harus dilewati sampai asuransi bisa diklaim. 

Jadi, pastikan Anda sudah memahami detail dari setiap hal yang telah ditulis dalam polis. 

5. Pahami Hak dan Kewajiban

Pastikan Anda memahami hak-hak sebagai nasabah serta kewajibannya. Contoh hak nasabah yaitu: perusahaan asuransi tertanggung dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anda berhak untuk memiliki agen yang berlisensi, dan berhak untuk mendapatkan jangka waktu dalam mempelajari polis. 

Anda sebagai pihak tertanggung harus setuju dengan kewajiban yang akan Anda lakukan ketika memiliki asuransi. Kewajiban yang Anda lakukan seperti membayar premi tepat waktu atau sebelum jatuh tempo

Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai cara memilih polis asuransi yang pas untuk Anda. Pastikan Anda membaca dengan teliti ketika akan mengasuransikan diri atau benda.

Related Posts