Home Investasi Investor Saham Perlu Tahu Dividend Yield, Begini Cara Menghitungnya

Investor Saham Perlu Tahu Dividend Yield, Begini Cara Menghitungnya

by Lara Nifa
Investor Saham Perlu Tahu Dividend Yield, Begini Cara Menghitungnya

Ketika berinvestasi, keuntungan yang didapatkan disebut dengan dividen. Istilah dividen memang yang paling umum diketahui. Tapi, selain istilah tersebut ternyata ada juga keuntungan yang disebut dengan Dividend Yield. Lalu sebenarnya apa itu dividend yield? Bagaimana cara menghitungnya? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Mengenal Dividend Yield

Pada dasarnya dividen merupakan pembagian dari keuntungan yang didapatkan perusahaan atau lembaga terhadap pemegang saham, di mana keuntungan tersebut dibagi berdasarkan jumlah saham yang dimiliki. 

Kemudian dalam dividen tersebut dibagi menjadi beberapa, seperti dividend yield, dividend per share, dividend payout ratio dan masih banyak lagi. Karena dalam artikel ini akan dibahas mengenai dividend yield, jadi pembahasan akan fokus di sana. 

Dividend Yield merupakan rasio keuangan dan dipakai untuk mengukur seberapa besar tingkat keuntungan yang akan dibagikan dari perusahaan kepada si pemilik saham. Dalam hal ini investor akan menghitung sendiri berapa keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dan berapa yang akan didapatkan. 

Nantinya perhitungan ini akan menjadi tolak ukur bagi investor untuk menilai seberapa mampu perusahaan membagi keuntungan yang diperoleh ke seluruh pemegang saham. Maka, bisa dikatakan bahwa Dividen Yield ini akan mempengaruhi pandangan investor terhadap pengelolaan saham di dalam perusahaan. 

Cara Menghitung Dividend Yield 

Apabila Anda ingin menghitung Dividend Yield, terdapat satu perhitungan lagi yaitu Dividend Payout Ratio. Keduanya pun memiliki perbedaan yang juga perlu Anda ketahui. Untuk Dividend Payout Ratio merupakan persentase dividen atas keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan. Dalam hal ini perusahaan akan membagikan seluruh keuntungan bersih kepada investor atau pemegang saham yang memiliki DPR 100 persen. 

Kebanyakan perusahaan besar yang memiliki Dividend Payout Ratio besar selalu mendapatkan keuntungan bersih yang juga stabil. Tapi perlu Anda ketahui juga, bahwa tidak seluruh perusahaan dengan DPR tinggi akan memberikan keuntungan yang juga tinggi. Kebanyakan perusahaan dengan DPR tinggi akan memberikan Dividen Yield yang terbilang rendah. 

Dari penjelasan tersebut, maka terlihat bahwa ada perbedaan tingkat keuntungan yang diberikan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah cara menghitungnya: 

Rumus Dividend Yield 

Dividend Yield = dividend per saham / harga saham di pasar saham x 100

Harga saham yang akan dihitung bisa dicek secara langsung di BEI atau Bursa Efek Indosia. Meski bisa menghitung sendiri, tapi biasanya dividen akan diumumkan secara luas ketika perusahaan membagikan angka dividennya. 

Cara Menghitung Dividen Yield 

Agar lebih mudah untuk memahami rumus tersebut, maka berikut ini adalah contoh soalnya: 

Semisalnya Perusahaan C per tanggal 7 Juli 2021 memiliki harga saham per lembarnya adalah 16 ribu rupiah dan sudah tercatat di BEI atau Bursa Efek Indonesia, kemudian dividen per tahun pada tahun 2021 adalah sebesar 400 rupiah. 

Maka, dari data tersebut bis didapatkan besaran Dividend Yieldnya yaitu: 

  • Dividen per lembar = 400 rupiah. 
  • Harga per saham = 16.000 rupiah 

Sehingga didapatkan 400 / 16000 x 100 = 2,5%. 

Dari hasil tersebut terlihat bahwa perusahaan C memiliki persentase 2,5% dalam Dividend Yield. Tapi, perlu Anda ketahui bahwa besaran dari Dividend Yield ini akan berubah tergantung harga saham yang ada di BEI atau Bursa Efek Indonesia. 

Tujuan dari Perhitungan Dividend Yield 

Pada dasarnya perhitungan dividen di dalam investasi saham ini sangat berhubungan dengan keuntungan serta kerugian yang akan didapatkan investor. Maka, tidak heran jika perhitungan yang selalu dilakukan ini mempunyai tujuan sendiri. Lalu, apa saja tujuan dari menghitung Dividend Yield ini? Berikut ini penjelasannya: 

  • Tujuan pertama dari perhitungan Dividend Yield ini adalah untuk memperlihatkan pergerakan arus kas yang dihasilkan dari investasi. Dari sini arus kas bisa berupa dividen atau juga kenaikan nilai dari aset yang disebabkan oleh apresiasi saham. 
  • Tujuan selanjutnya dari perhitungan Dividend Yield ini adalah untuk menunjukan berapa banyak penghasilan yang diperoleh dalam investasi tersebut. Semisalnya adalah penghasilan per rupiah yang memang umum diinvestasikan dalam bentuk saham di sebuah perusahaan. 

Tujuan secara umum dari perhitungan ini sendiri adalah memastikan bahwa saham sudah berjalan sesuai dengan tujuan yang positif, di mana memang dilakukan untuk keberlangsungan dari investasi tersebut. Sehingga, penting sekali bagi investor untuk melakukan analisis mendalam tentang saham yang dimiliki. 

Demikianlah penjelasan tentang Dividend Yield beserta dengan rumus dan cara menghitungnya. Sebagai investor, Anda harus benar-benar memahami perhitungan ini agar bisa mengetahui keuntungan dan kerugian yang diperoleh. Apalagi dengan resiko yang terkadang tidak dapat diprediksi dan jika Anda tidak waspada bisa saja kerugian semakin besar. 

Related Posts