Home Investasi Investasi Properti, Investasi Jangka Panjang Paling Menguntungkan

Investasi Properti, Investasi Jangka Panjang Paling Menguntungkan

by Greg Pascal
investasi properti

Memilih investasi yang tepat memang menjadi hal yang gampang-gampang susah. Pasalnya setiap investasi pasti memiliki kelemahan dan kelebihannya sendiri. Dengan memahami kelemahan dan kelebihannya, kita bisa memprediksi keuntungannya. Salah satunya adalah investasi properti.

Keuntungan Investasi Properti

Sama halnya dengan investasi lainnya, investasi properti memiliki banyak keuntungan. Berikut beberapa keuntungan investasi tanah sebagai pilihan investasi.

1. Harga Cenderung Naik

Sudah menjadi rahasia umum jika tanah adalah investasi yang bisa menguntungkan karena harganya yang cenderung naik dari tahun ke tahun. Kenaikan harga ini diakibatkan oleh beberapa hal seperti kelangkaan lahan dan juga faktor inflasi.

Kecenderungan kenaikan harga tanah tersebut juga dipengaruhi oleh lokasinya dimana bila ada perkembangan infrastruktur di sekitarnya maka harganya pun dapat terus naik.

2. Dapat Dimanfaatkan

Meskipun hanya berupa lahan kosong, namun sebenarnya masih dapat dimanfaatkan seperti untuk lahan parkir atau lahan untuk menanam. Jadi meskipun tanah ini terbilang merupakan jenis investasi jangka panjang, tanah juga bisa menjadi passive income.

3. Tidak Memerlukan Perawatan Khusus

Salah satu keuntungan investasi properti seperti tanah adalah karena investasi ini tidak membutuhkan perawatan khusus agar harganya tidak turun. Kecuali memang Anda memanfaatkannya sebagai lahan pertanian atau menanam tanaman dan yang lainnya.

Ada beberapa langkah yang mungkin bisa Anda lakukan untuk mencegah pemanfaatan ilegal seperti memagari tanah atau memberikan keterangan bahwa tanah tersebut dilarang untuk dimanfaatkan.

4. Minim Resiko Kehilangan

Ya, investasi properti berupa tanah sangat minim resiko kehilangan. Tanah tidak akan mudah berpindah tangan sehingga tidak dapat dicuri atau juga dirampok seperti jenis properti lainnya. Selama surat kepemilikan aman di tangan Anda, maka tanah tersebut tetap Anda miliki.

5. Bisa Memaksimalkan Keuntungan

Apabila Anda kesulitan dalam menjual tanah dengan ukuran yang luas, Anda bisa memaksimalkan keuntungan dengan menjualnya melalui sistem kavling. Sistem kavling ini selain mempermudah untuk mendapatkan pembeli namun juga dapat memberi keuntungan lebih untuk Anda.

6. Minim Persaingan

Ya, apabila Anda sudah mencapai kesepakatan untuk menjual properti tanah Anda, maka Anda bisa menjualnya dengan mudah. Pasalnya penjualan properti berupa tanah sangat minim persaingan. Anda hanya perlu menemukan orang yang membutuhkan tanah yang sesuai dengan lokasinya.

investasi properti

Baca Artikel Selanjutnya :

Kelemahan Investasi Properti Tanah

Dengan beberapa keuntungan di atas, investasi properti berupa tanah juga memiliki beberapa kelemahan. Berikut beberapa kelemahan yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memilih jenis investasi ini.

1. Harus Teliti dan Memahami Legalitas Dokumen

Dalam berinvestasi tanah, kita harus memiliki ketelitian dan juga pemahaman akan legalitas tanah. Legalitas dokumen ini bisa menjadi hal yang fatal apabila ditemukan di kemudian hari tidak dapat dibuktikan keasliannya. Seringkali sulit untuk melacak legalitasnya.

2. Tidak Bisa Dijadikan Sumber Pendapatan Utama

Investasi berupa properti tanah meskipun bisa memberikan passive income, namun sangat sulit untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan utama. Investasi jenis ini lebih cocok menjadi investasi jangka panjang yang dapat sangat menguntungkan untuk kedepannya.

Oleh karena itu pula, kita tidak bisa mengandalkan properti tanah ini sebagai jaminan untuk dana darurat karena berbagai pertimbangan seperti mencari pembeli yang tepat dan juga proses mempelajari legalitas dokumen yang terbilang rumit.

3. Lokasi Mempengaruhi Harga

Lokasi memang bisa menjadi kelebihan untuk investasi jenis ini lebih menguntungkan. Namun apabila lokasinya tidak tepat, maka harga tanah bisa jatuh atau bahkan tidak memiliki harga sama sekali. Seperti contohnya lahan berada di lokasi banjir atau rawan bencana.

4. Minim Cara Pembelian Secara Kredit

Tanah adalah salah satu properti yang memiliki harga yang tinggi. Tidak semua orang memiliki dana yang cukup untuk pembeliannya dan sayangnya juga masih sangat minim layanan kredit untuk pembelian tanah tersebut. Artinya untuk menemukan pembeli mungkin akan sulit.

5. Resiko Penyerobotan

Meskipun memang investasi berupa tanah minim resiko pencurian, namun bukan berarti properti Anda tidak bisa diserobot atau diklaim oleh pihak lain. Apalagi ketika properti tersebut berada di lahan yang memiliki potensi yang tinggi dari sisi harga.

Mau tidak mau selain Anda harus benar-benar menjaga dokumen, Anda juga harus bersiap untuk mengambil langkah hukum. Umumnya penyerobotan tersebut terjadi seperti pendirian bangunan secara ilegal maupun pemanfaatan lainnya tanpa ijin.

Itulah beberapa keuntungan dan juga kelemahan dari investasi tanah sebagai salah satu jenis investasi properti. Apabila Anda berniat untuk investasi berupa pembelian tanah, jangan hanya bermodal mencari keuntungannya saja namun juga Anda harus memahami resikonya.

Jangan sampai investasi properti yang semestinya menjadi investasi jangka panjang ini rusak atau hilang karena Anda tidak memahami resiko investasi tersebut. Tetap aman dalam berinvestasi, pahami dan pelajari seluk beluknya sebelum Anda memulai investasi tersebut.

Related Posts