Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu Soal Harga Saham

Saham adalah salah satu jenis investasi yang paling diminati. Hal ini tidak lepas dari keuntungan besar yang akan didapatkan investor bila bisa mempunyai saham di

Lara Nifa

[addtoany]

Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu Soal Harga Saham

Saham adalah salah satu jenis investasi yang paling diminati. Hal ini tidak lepas dari keuntungan besar yang akan didapatkan investor bila bisa mempunyai saham di sebuah perusahaan. Layaknya barang, saham ini juga bisa dibeli dan mempunyai harga sendiri yang disebut dengan harga saham. 

Meski banyak yang sering mendengar tentang harga saham, tapi tidak mengetahui apa saja fakta yang berkaitan dengan istilah tersebut. Untuk lebih mengetahui lebih dalam tentang harga saham, mari simak penjelasannya dalam artikel ini. 

Pengertian Harga Saham 

Sebelum mengetahui fakta dari harga saham, maka sebaiknya Anda memahami tentang pengertiannya. Saham merupakan tanda bukti dari keikutsertaan seseorang dalam permodalan di sebuah perusahaan maupun perseroan terbatas. Jika Anda memiliki saham yang sudah terdaftar, maka Anda bisa mendapatkan sebagian pendapatan dari perusahaan, asetnya serta harus menghadiri RUPS atau Rapat Pemegang Saham. 

Sementara harga saham merupakan harga yang telah ditetapkan perusahaan terhadap pembelinya. Harga saham ini sendiri berbeda dengan yang ada di IHSG atau Indeks Harga saham Gabungan. IHSG bertugas untuk mengukur kinerja seluruh saham yang berada di BEI atau Bursa Efek Indonesia. IHSG ini bisa dikatakan sebagai gambaran saham di BEI baik itu kenaikan dan penurunan harga. 

Fakta tentang Harga Saham 

Setelah Anda mengetahui apa itu saham dan harga saham, maka selanjutnya Anda harus memahami apa saja faktanya. Berikut ini adalah fakta tentang harga saham: 

Saham adalah bukti sebagai salah satu pemilik di perusahaan 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa saham adalah bukti dari kepemilikan Anda pada sebuah perusahaan. Saham yang Anda beli dari perusahaan ini akan menjadi modal yang akan mereka gunakan. Dengan berjalannya waktu, kebutuhan modal ini akan meningkat. Karena bisa saja perusahaan ingin memperluas bisnis mereka. 

Semakin besar saham yang Anda miliki pada sebuah perusahaan, maka jelas semakin besar juga hak yang akan diterima. Meski pun begitu, dalam kepemilikan saham perusahaan harus memahami juga risiko setiap saham. Memahami resiko adalah hal penting karena ini akan membantu Anda untuk terhindar dari resiko besar. 

Harga saham dihitung dalam bentuk lembar 

Sebenarnya tidak ada informasi jelas mengapa saham dihitung dalam bentuk per lembar. Mungkin karena saham masuk dalam surat berharga, maka bisa jadi lembar adalah ungkapan yang tepat. Dalam satu lembar saham ini mempunyai harga yang berbeda. Semisalnya, perusahaan A memiliki saham yang dijual bebas dengan harga per lembarnya adalah 100 ribu rupiah. Bila Anda membeli 10 lembar, maka saham yang Anda tanamkan adalah 1 juta rupiah.

Mata uang yang digunakan dalam sebuah saham sendiri berbeda-beda. Tergantung dari perusahaan yang Anda beli sahamnya. Ada beberapa perusahaan yang menggunakan mata uang asing dalam transaksi pembelian saham. Harganya pun berbeda-beda, di mana Anda dapat melihatnya di BEI. 

Saham dapat diperjualbelikan 

Fakta selanjutnya dari harga saham adalah dapat diperjualbelikan. Transaksi harga saham bisa dilakukan secara perorangan maupun perusahaan. Banyak alasan mengapa saham ini dijual serta kenapa seseorang membelinya. Bagi perusahaan yang menjual saham sendiri agar mendapatkan suntikan modal untuk mengembangkan bisnis. 

Harga saham tersebut bisa saja naik tergantung dari performa perusahaan tersebut. Tapi, kemungkinan harganya anjlok pun juga besar bila terpengaruh kondisi tertentu. Alasan pemilik saham perorangan menjual sahamnya karena ia tidak ingin lagi menjadi bagian dari perusahaan atau ingin mendapatkan keuntungan dari penjualan saham tersebut. 

Apabila bisa memiliki saham dari perusahaan yang tepat, maka bisa saja keuntungan yang didapatkan oleh pemilik saham naik hingga ratusan persen. Namun, bila tidak dijual pun pemilik saham tetap akan menerima keuntungan dari laba yang didapatkan oleh perusahaan. Besarannya pun bergantung dari kebijakan perusahaan atau sesuai dengan perjanjian. 

Harga saham termahal di BEI 

Di Bursa Efek Indonesia pun terdapat deretan perusahaan yang mempunyai harga saham paling mahal. Berikut ini adalah daftar perusahaannya: 

PT. DCI Indonesia Tbk

Perusahaan pertama adalah PT. DCI Indonesia Tbk yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang data center. Perusahaan yang dimiliki oleh Toto Sugiri ini berhasil memperoleh harga saham yang tinggi hanya dalam kurun waktu 6 bulan. Pertama kali masuk BEI harga saha per lembarnya adalah 420 rupiah dan sekarang sudah mencapai 59 ribu per lembarnya. 

PT. Gudang Garam Tbk 

Pasti Anda sudah mengenal perusahaan yang satu ini. Menjadi perusahaan rokok terbesar di Indonesia, harga saham per lembar dari Gudang Garam adalah 37.500 rupiah. Saham dari Gudang Garam ini termasuk stabil, tapi semenjak pandemi terjadi penurunan harga. 

PT. Bank Central Asia Tbk 

Bank Central Asia juga masuk ke dalam daftar pemilih harga saham tertinggi di Indonesia. BCA sendiri memiliki harga saham yang per lembarnya adalah 31.850 rupiah. Dibandingkan saat tahun 2000 yang per lembarnya hanya 1.440 rupiah, tentu saja kenaikan harga saham dari BCA sangatlah fantastis. 

Itulah beberapa fakta tentang harga saham yang harus Anda ketahui. Apabila Anda tertarik untuk investasi saham, maka sebaiknya belajar terlebih dahulu dan memahami resiko yang ada. 

Related Post