Ingin Beli Apartemen dengan Cicilan? Yuk, Cari Tahu Prosedur KPA

Saat ini, hunian apartemen sedang marak digemari oleh generasi milenial. Itu karena apartemen menjadi hunian eksklusif bagi beberapa orang dengan gaya hidup modern. Tidak heran,

Lara Nifa

[addtoany]

Ingin Beli Apartemen dengan Cicilan? Yuk, Cari Tahu Prosedur KPA

Saat ini, hunian apartemen sedang marak digemari oleh generasi milenial. Itu karena apartemen menjadi hunian eksklusif bagi beberapa orang dengan gaya hidup modern. Tidak heran, jika harga apartemen melambung tinggi akhir-akhir ini.

Namun, bagi Anda yang berniat membeli apartemen tidak perlu khawatir karena ada apartemen yang menawarkan KPA. Penasaran bagaimana prosedur pengajuan KPA? 

Berikut akan dijelaskan syarat-syarat KPA. Namun, kenali terlebih dulu jenis-jenis apartemen sebelum melakukan pengajuan KPA supaya Anda tidak salah pilih.

Beberapa Tipe Apartemen yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membelinya

Sama halnya dengan tipe rumah, apartemen juga memiliki beberapa tipe. Tentunya, setiap tipe memiliki fasilitas yang berbeda-beda. Pastinya, sebelum membeli apartemen, Anda ingin mengetahui beberapa tipe apartemen yang sesuai dengan kebutuhan dan budget yang Anda miliki.

Adapun beberapa tipe apartemen yang perlu Anda ketahui sebelum membelinya adalah sebagai berikut.

  • Tipe Studio

Mungkin Anda sudah mengenal tipe apartemen yang satu ini, yaitu tipe studio. Apartemen tipe ini merupakan tipe apartemen yang minimalis dilihat dari ukuran dan fasilitasnya. Umumnya, tipe studio hanya memiliki satu ruangan atau ruangan tunggal yang cukup besar.

Namun, ruangan tunggal ini sudah terbagi menjadi beberapa bilik sesuai dengan fungsinya masing-masing. Perlu diketahui, ruangan tunggal tersebut terdiri atas: area kamar tidur, kamar mandi, pantry, ruang makan kecil sampai dengan bilik transparan.

Bisa dibilang, tipe studio ini simple dan cukup sederhana. Umumnya, tipe studio memiliki luas sebesar 18 – 20 m2 atau 20 – 30 m2. Perlu diketahui, apartemen tipe studio yang cukup populer adalah tipe alcove atau dikenal dengan nama unit plan

  • Tipe 2 Kamar (2 BR)

Satu lagi, tipe apartemen yang juga minimalis, namun masih di atas tipe studio, yaitu apartemen tipe 2 kamar (2 BR). Umumnya, tipe apartemen yang satu ini banyak diminati oleh keluarga kecil yang memiliki 2 anak.

Tipe apartemen 2 BR ini memiliki luas kurang lebih 50 m2. Jika dilihat dari segi luas, apartemen 2 BR dinilai cukup luas untuk ukuran apartemen minimalis. Artinya, dengan luas tersebut, apartemen tipe ini dapat disekat menjadi beberapa ruangan yang cukup lega jika dibandingkan dengan apartemen studio.

  • Tipe Duplex dan Triplex

Bagi Anda yang memiliki keluarga besar, tentunya tipe apartemen yang satu ini pas banget, yaitu tipe duplex dan triplex. Kabarnya, tipe duplex dan triplex ini memiliki fasilitas yang lengkap. Pastinya, harganya pun juga mahal dibandingkan dengan tipe apartemen minimalis.

Tersebut adalah 3 tipe apartemen yang umum ditawarkan oleh pengembang properti. Selain 3 tipe tersebut, ada juga tipe apartemen lainnya yang juga ada di Indonesia, seperti: apartemen tipe loft, garden, junior, 1 BR hingga tipe classic six.

Prosedur Pengajuan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)

Memang tidak semua orang bisa membeli apartemen secara tunai. Oleh karena itu, beberapa lembaga keuangan sampai dengan bank umum mengembangkan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). KPA ini dinilai cukup membantu nasabah yang ingin memiliki apartemen dengan cara cicilan.

Pada umumnya, KPA memberikan pembiayaan mulai dari 70% hingga 80% dari harga apartemen yang akan dibeli nasabah. Mengenai jangka waktu pinjaman, umumnya kisaran antara 5 sampai 20 tahun. Jadi, Anda dapat memilih metode KPA sesuai dengan kebutuhan Anda.

Nah, bagaimana prosedur pengajuan KPA? Jangan ragu untuk menyimak informasi berikut ini.

Prosedur Pengajuan KPA Bagi Karyawan atau Pegawai

Bagi karyawan atau pegawai baik badan usaha milik negara atau swasta, Anda dapat mengajukan KPA asalkan sudah memenuhi prosedur yang berlaku. Adapun prosedur pengajuan KPA bagi karyawan atau pegawai adalah sebagai berikut.

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) nasabah.
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Surat Nikah bagi nasabah yang sudah menikah.
  3. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  4. Pas Foto nasabah berukuran 3 x 4 cm.
  5. Fotokopi SK bagi PNS atau Surat Keterangan Kerja Asli bagi karyawan swasta.
  6. Fotokopi buku tabungan periode 3 bulan terakhir.
  7. Slip gaji asli dengan menyertakan stempel perusahaan.
  8. Surat keterangan penghasilan yang dikeluarkan oleh perusahaan (jika diminta).

Tersebut adalah prosedur pengajuan KPA bagi karyawan atau pegawai. Perlu diketahui, bagi Anda yang ingin mengajukan KPA untuk jenis apartemen bersubsidi, Anda harus membuat surat keterangan belum punya rumah. Biasanya, surat keterangan tersebt dikeluarkan oleh lurah di mana Anda berdomisili.

Prosedur Pengajuan KPA Bagi Wiraswasta atau Profesional

Ternyata, KPA tidak hanya disediakan untuk karyawan dan pegawai saja. Wiraswasta atau profesional juga bisa mengajukan KPA. Adapun prosedur pengajuan KPA bagi wiraswasta atau profesional adalah sebagai berikut.

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) nasabah.
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Surat Nikah bagi nasabah yang sudah menikah.
  3. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  4. Fotokopi Surat Izin Usaha (SIUP) bagi wiraswasta.
  5. Fotokopi izin praktik bagi profesional.
  6. Laporan keuangan atau penghasilan.
  7. Fotokopi buku tabungan periode 3 bulan terakhir.

Bagi wiraswasta atau profesional yang ingin mengajukan KPA untuk apartemen bersubsidi, Anda juga harus membuat surat keterangan belum punya rumah. 

Hal – Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengajukan KPA

Selain beberapa prosedur tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengajukan kredit apartemen supaya KPA Anda disetujui. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Calon nasabah KPA bukan termasuk dalam daftar hitam bank atau lembaga keuangan di Indonesia.
  2. Harus memiliki riwayat kredit yang bagus, artinya Anda tidak dalam tunggakan kredit.
  3. Disarankan untuk mengajukan KPA di lembaga keuangan atau bank di mana nasabah memiliki rekening atau tabungan.
  4. Utamakan kooperatif dengan lembaga keuangan atau bank di mana Anda mengajukan KPA.
  5. Pastikan, saat mengajukan KPA, Anda dapat meyakinkan pihak bank bahwa penghasilan Anda selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Nah, itulah prosedur pengajuan KPA bagi Anda yang memiliki apartemen dengan sistem cicilan. Bagaimana menurut Anda, mudah bukan prosedur yang harus dipenuhi? Pastikan, Anda melengkapi prosedur tersebut dengan baik supaya pengajuan KPA Anda disetujui oleh bank atau lembaga keuangan.

Related Post