Home Administrasi Fungsi NPWP dan cara mengurus NPWP hilang atau rusak

Fungsi NPWP dan cara mengurus NPWP hilang atau rusak

by Lara Nifa
mengurus npwp

Sebelum melanjutkan pembahasan mengenai cara mengurus NPWP hilang maupun rusak, ada baiknya jika memahami terlebih dahulu fungsi dari NPWP itu sendiri sebab menjadi hal yang penting apabila hendak melakukan berbagai macam aktivitas mengenai perpajakan.

NPWP adalah suatu dokumen penting yang dibutuhkan untuk menjadi syarat dalam melakukan beberapa aktivitas pada perpajakan contohnya yaitu e-Filing serta bayar pajak online. NPWP juga memiliki fungsi menjadi suatu sarana administrasi serta pengawasan perpajakan yang diberikan dari pemerintah.

NPWP juga memiliki fungsi menjadi persyaratan dalam mengurus aktivitas yang menyangkut administrasi. Apabila seseorang telah menjadi Wajib Pajak akan tetapi tidak memiliki NPWP maka akan dibebankan biaya untuk pajak yang lebih tinggi lagi.

Berikut beberapa kegiatan administrasi yang memerlukan NPWP, yaitu:

  • Pencetakan pada rekening koran suatu bank
  • Keperluan dalam mengajukan permohonan untuk pinjaman uang pada bank
  • Syarat dalam melakukan suatu kegiatan administrasi mengenai perpajakan dan
  • Pembuatan SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan

Pada kartu NPWP akan terdapat identitas WP dari pemiliki NPWP tersebut atau juga tanda pengenal diri, dimana dapat mempermudah proses untuk administrasi maupun perusahaan tempat WP bekerja maupun menjalankan suatu usaha. Memiliki NPWP sangat penting sekali bagi WP, maka dari itu NPWP semestinya disimpan dengan baik supaya tidak rusak atau hilang.

Dokumen yang perlu disiapkan dalam mengurus NPWP yang rusak atau hilang

Pada suatu proses dalam pengurusan kartu yang rusak maupun hilang tidak membutuhkan waktu lama serta tidak akan dikenakan biaya. Agar dapat mengurus pencetakan ulang untuk kartu NPWP hilang, maka perlu mempersiapkan beberapa dokumen yang perlu dibawa ke KPP atau Kantor Pelayanan Pajak yaitu:

  • Surat kehilangan yang diperoleh dari kepolisian setempat
  • Fotokopi kartu NPWP yang hilang apabila memilikinya
  • Fotokopi tanda pengenal yakni KTP serta Kartu Keluarga
  • Bagi Wajib Pajak apabila kartu NPWP rusak, maka dapat dibawa juga
  • Cara mengurus NPWP yang hilang atau rusak melalui KPP

Pastikan kembali jika seluruh dokumen untuk pengajuan NPWP baru tersebut sudah lengkap, maka berikut cara mengurusnya:

NPWP yang hilang

  1. Membawa seluruh dokumen ke KPP terdekat
  2. Anda akan diminta mengisi sebuah formulir permohonan pencetakan untuk kartu NPWP yang baru
  3. Formulir tersebut harus diberi materai 10 ribu dan berlaku dari 1 januari 2020
  4. Supaya proses dapat berjalan lancar, sebaiknya Anda sudah menyiapkan materai tersebut dari rumah
  5. Apabila telah mengisi formulir, maka perlu mengambil nomor antrian agar dapat mencetak NPWP yang baru
  6. Langkah selanjutnya yaitu menyerahkan dokumen tersebut pada petugas yang berada di KPP
  7. Langkah berikutnya, serahkan dokumen yang dibutuhkan pada petugas di KPP.
  8. Nantinya Anda akan diminta untuk menceritakan kronologi pada hilangnya kartu tersebut.
  9. Nantinya petugas dapat mencetak ulang NPWP yang telah hilang.
  10. Mohon untuk memastikan kembali data-data Anda yang ada di kartu NPWP yang baru tersebut sesuai.
  11. Apabila tidak ada lagi hal yang salah, maka petugas dapat mencetak ulang dan sesuai pada data pribadi Wajib Pajak tersebut.

NPWP Rusak

metode yang sama juga berlaku dalam pengurusan kartu yang rusak, contohnya seperti kartu patah maupun tergores yang menyebabkan keterangan yang ada di kartu menjadi tidak jelas. Namun, pemegang kartu tersebut dianjurkan untuk membawa kartu pada saat akan melakukan pengurusan pada pencetakan ulang dari kartu NPWP baru.

NPWP Perusahaan

cara mengurus npwp

bagaimana untuk kartu NPWP yang rusak maupun hilang atas nama suatu perusahaan? Ada beberapa dokumen tambahan yang perlu dibawa dari seorang staf perusahaan tersebut ketika hendak mengurus NPWP perusahaan yang rusak atau hilang. Berikut ini beberapa dokumen yang perlu untuk dibawa ketika hendak mengurus kartu NPWP perusahaan tersebut, yaitu:

  1. Memiliki surat kehilangan yang didapat dari kantor kepolisian
  2. Fotokopi NPWP yang dimiliki oleh direktur perusahaan
  3. Fotokopi dari Akta Perusahaan
  4. Apabila proses pada pencetakan ulang kartu NPWP dilakukan selain direktur perusahaan namun diwakilkan dengan staf perusahaan, maka membutuhkan surat kuasa
  5. Formulir pencetakan ulang kartu NPWP perusahaan yang telah disediakan dari kantor pajak
  6. Kemudian bawa seluruh dokumen tadi ke KPP terdekat.

Untuk langkah selanjutnya masih sama seperti mengurus NPWP pribadi rusak atau hilang, yaitu dengan cara mengambil nomor antri dalam pencetakan ulang kartu, kemudian menyerahkan dokumen yang diperlukan pada petugas KPP dan menceritakan kronologi mengenai hilangnya atau rusaknya kartu NPWP tersebut dan dapat langsung dicetak.

Cara mengurus kartu NPWP yang hilang atau rusak secara online

Selain dapat melakukan pengurusan kartu NPWP yang rusak atau hilang dengan cara mendatangi KPP, DJP pun menyediakan pelayanan dalam pengurusan kartu NPWP via online. DJP telah menyediakan sebuah fitur dalam melakukan pencetakan NPWP Elektronik. NPWP Elektronik tersebut nantinya akan dikirimkan melalui alamat email dari WP yang telah mengajukan permohonan.

Untuk persyaratan dalam pengurusan kartu NPWP elektronik tersebut, Wajib Pajak harus memiliki akun DJP Online. Membuat akun DJP Online memerlukan kode EFIN. Baik untuk NPWP Pribadi atau NPWP Perusahaan/Badan cara mengurus NPWP yang rusak atau hilang masih sama seperti sebelumnya.

Related Posts