Home Tips Fashion Muslim Masih Diminati, Ini Tips Memulainya

Fashion Muslim Masih Diminati, Ini Tips Memulainya

by Lara Nifa

Bisnis fashion muslim merupakan salah satu bisnis yang menarik untuk dijalankan sebab bisnis ini memiliki peluang yang cukup besar. Bahkan hingga saat ini, busana muslim menjadi salah satu produk fashion yang banyak dicari oleh masyarakat. Pasalnya, busana muslim tidak hanya digunakan pada hari raya keagamaan saja tetapi juga dapat digunakan sebagai pakaian sehari–hari. Hal tersebut tentunya dapat memberikan keuntungan yang cukup besar bagi para pebisnis fashion muslim sebab kebutuhan masyarakat akan busana muslim tidak ada habisnya.

Lalu bagaimana cara memulai bisnis fashion muslim? Bagi kamu yang masih bingung, yuk simak penjelasan berikut ini.

Tips Memulai Bisnis Fashion Muslim

  • Melakukan Riset Pasar

Sebelum memulai bisnis, sebaiknya kamu melakukan riset pasar terlebih dahulu. Tujuannya untuk membantu kamu dalam menentukan perencanaan bisnis yang akan dijalankan seperti penentuan produk yang akan dijual, penetapan modal, hingga penentuan model bisnis. 

Langkah pertama yang dapat kamu lakukan dalam riset pasar adalah mencari tahu jenis busana muslim yang sedang diminati oleh masyarakat. Untuk saat ini, terdapat beberapa jenis busana muslim yang banyak digemari yaitu :

  • Tunik, merupakan atasan wanita yang panjang bajunya sampai ke bagian lutut. Namun, ada pula yang panjangnya sampai ke bagian betis. Biasanya tunik dijadikan sebagai outfit casual dan banyak digunakan oleh kalangan anak muda. Saat ini tunik memiliki berbagai variasi mulai dari model, warna, aksen hingga bahannya. Adapun kelebihan dari tunik yaitu dapat digunakan di berbagai acara baik formal maupun casual serta dapat dipadukan dengan rok ataupun celana panjang.
  • Gamis, adalah pakaian terusan yang panjangnya sampai ke mata kaki. Jenis pakaian ini pada awalnya digunakan pada hari raya keagamaan saja tetapi saat ini sudah banyak masyarakat yang menggunakan gamis sebagai pakaian sehari–hari. 
  • Baju Koko, merupakan atasan pria yang modelnya sama seperti kemeja. Yang membedakan kemeja dengan baju koko adalah bagian kerahnya. Saat ini baju koko tidak hanya digunakan untuk beribadah tetapi juga untuk kegiatan lain seperti kuliah, kerja hingga hangout. Tidak heran jika baju ini paling laris dipasaran.
  • Sarung, biasa digunakan untuk beribadah. Hingga saat ini sarung menjadi salah satu fashion muslim yang banyak dicari masyarakat. Bahkan sering kali kita temukan perusahaan yang memberikan parcel lebaran lengkap dengan sarung dan peci.  
  • Memahami Pesaing di Pasar

Sama seperti bisnis lainnya, bisnis fashion muslim juga memiliki banyak pesaing. Kamu harus memastikan bahwa bisnis yang kamu jalankan tidak kalah saing dengan kompetitor. Langkah yang dapat kamu lakukan yaitu menganalisis secara singkat mengenai kompetitor yang menjual produk serupa. Kemudian, hasil dari analisis tersebut dapat kamu gunakan untuk meningkatkan pelayanan pada bisnis fashion muslim milik kamu.

  • Melakukan Promosi dan Penjualan Online

Promosi merupakan hal utama yang harus dilakukan untuk memperkenalkan produk kamu kepada khalayak ramai. Pada saat melakukan promosi, kamu dapat memberikan foto produk yang akan dijual kemudian berikan deskripsi dan harganya. Untuk memikat hati pelanggan, kamu juga dapat melakukan penawaran yang menarik.

Saat ini penggunaan media sosial dan marketplace dapat menjadi salah satu pilihan untuk melakukan promosi. Kamu dapat memperkenalkan serta menjual produk kamu melalui beberapa aplikasi seperti instagram, facebook, shopee, tokopedia, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dengan begitu, produk yang kamu jual dapat menyasar jangkauan yang lebih luas.

  • Menjaga Engagement

Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menjaga keterkaitan antara konsumen dan penjual. Caranya bisa dimulai dengan melakukan interaksi dengan konsumen di media sosial. Selain itu, kamu juga dapat melakukan penawaran produk melalui email marketing serta memberikan potongan harga untuk pelanggan. Hal tersebut dapat dilakukan untuk menjaga engagement. Dengan menjaga engagement, brand fashion yang kamu jual juga akan mendapat promosi gratis dari para pelanggan. 

  • Mengutamakan Customer Satisfaction

Customer satisfaction atau bisa disebut dengan kepuasan pelanggan merupakan hal penting yang harus kamu perhatikan untuk keberlangsungan bisnis fashion yang kamu jalani. Jika pelanggan merasa tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan, pastinya mereka enggan melakukan pembelian ulang. Hal tersebut dapat membuat produk kamu menjadi tidak laku. Maka dari itu, kamu harus rutin meminta review maupun feedback dari pelanggan terkait kualitas produk dan pelayanan yang diberikan. Tujuannya untuk mengetahui apa saja yang harus ditingkatkan pada bisnis kamu sehingga kamu dapat menciptakan customer loyalty.

  • Memanfaatkan Data Pelanggan

Langkah terakhir yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk yaitu dengan memanfaatkan data. Caranya dengan mengumpulkan data angka kemudian menganalisis kebutuhan pasar. Hasil dari pengumpulan data tersebut dapat menunjukkan ketertarikan pelanggan dengan produk yang kamu jual. Contohnya seperti gamis yang berwarna coklat lebih cepat habis dibandingkan dengan warna putih, artinya kamu harus menyediakan stok gamis berwarna coklat lebih banyak agar pendapatan kamu terus meningkat.

Related Posts