Home Bisnis dan Usaha Dampak Inflasi Bagi Masyarakat Luas

Dampak Inflasi Bagi Masyarakat Luas

by Lara Nifa

Anda pasti pernah atau bahkan sering mendengar istilah inflasi dalam keseharian dan menurut KBBI memiliki arti penurunan nilai mata uang. Hal ini terjadi karena uang beredar terlalu cepat dan banyak, sehingga terjadi lonjakan kenaikan harga dari barang kebutuhan sehari-hari

Walau demikian, Anda juga harus tahu bila inflasi tidaklah selalu membawa dampak buruk untuk perekonomian. Karena bisa suatu negara mampu mengendalikan inflasi, tentunya juga akan bisa mengatur kegiatan perekonomian dengan lebih baik.

Dampak dari inflasi yang dirasakan oleh masyarakat

Berikut di bawah ini adalah beberapa dampak yang bisa dirasakan oleh masyarakat apabila terjadi inflasi :

  • Mengurangi Ekspor

Apabila di suatu negara terjadi inflasi yang besar, maka dampak yang mungkin akan dirasakan adalah kegiatan ekspor akan berkurang. Dimana bila hal ini terjadi, tentu harga barang serta bahan baku akan menjadi mahal.

Karena ketika inflasi terjadi, biaya untuk melakukan ekspor pasti bertambah mahal serta daya saingnya menjadi turun sehingga devisa yang masuk juga akan berkurang.

  • Minat investasi berkurang

Disaat Anda memutuskan untuk menabung, hal utama yang diincar tentunya adalah bunga. Namun, ketika inflasi terjadi tentunya bunga bank nilainya akan berkurang. Akibatnya membuat nasabah menjadi kehilangan keinginan untuk menabung.

  • Menetapkan harga menjadi sulit

Dampak selanjutnya yang dirasakan ketika inflasi terjadi adalah penentuan harga pokok lebih sulit. Hal ini sebabkan karena tidak dapat memprediksi bagaimana yang akan terjadi di masa yang akan datang secara pasti dan membuat para pedagang menjadi sulit dalam memberikan harga kepada konsumen.

  • Terjadi peningkatan ekonomi

Walaupun pasti ada dampak buruk yang diberikan kepada masyarakat terkait inflasi ini, nyatanya tetap memiliki sisi positif salah satunya adalah meningkatnya pendapatan. Pada kondisi ini, ketika inflasi terjadi banyak pengusaha yang malah menaikan jumlah produksi agar dapat meningkatkan finansial perusahaan.

Namun, tetap saja akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat yang berpenghasilan tetap. Karena semua harga kebutuhan pasti naik, tetapi pendapatan atau gaji tidak ikut naik. Hal ini tentunya sangat memberatkan.

Jenis-jenis inflasi

Dengan menerapkan kebijakan-kebijakan tertentu, pastinya inflasi dapat diatasi dengan baik seperti misalnya kebijakan fiskal, kebijakan moneter serta hal-hal lainnya. Setelah tadi Anda mengetahui tentang dampak yang dirasakan oleh masyarakat bila inflasi terjadi, selanjutnya adalah mengetahui jenis dari inflasi :

  • Creeping Inflation (Inflasi Ringan)

Inflasi yang satu ini ditandai dengan kenaikan tingkat yang rendah, yaitu kurang dari angka 10% setiap tahunnya. Karena biasanya apabila jenis inflasi ini terjadi, tentunya akan mengalami peningkatan harga yang lambat.

  • Galloping Inflation (Inflasi Sedang)

Inflasi yang satu ini bisa terjadi dikarenakan terjadinya kenaikan harga yang cukup tinggi pada waktu singkat. Kecepatan inflasi ini sekitar 10% hingga 30% setiap tahunnya. 

  • High Inflation (Inflasi Berat)

Selanjutnya adalah High Inflation, bila inflasi ini terjadi tentu akan berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi sebuah negara. Kecepatan dari inflasi ini sekitar 30% hingga 100% setiap tahunnya.

  • Hyperinflation (Inflasi Sangat Berat)

Terakhir adalah Hyperinflation. Inflasi yang satu ini bukan lagi berat, namun sangat berat bisa mencapai 100% bahkan lebih setiap tahunnya. Dimana bila hal ini sampai terjadi akan sangat memberikan efek buruk bagi negara.

Jenis inflasi berdasarkan kenaikan harga. 

Jika berdasarkan dengan kenaikan harga, ada dua jenis inflasi yaitu : 

  • Demand Full Inflation

Merupakan inflasi yang terjadi dikarenakan permintaan yang begitu tinggi bahkan melebihi penawaran. Dimana jika permintaan menjadi banyak, tentu secara otomatis membuat perusahaan akan menaikkan harga jualnya.

  • Cost Push Inflation

Merupakan inflasi yang terjadi dikarenakan semakin meningkatnya biaya produksi dan membuat perusahaan akan menaikkan harga supaya bisa mendapatkan keuntungan. Hal ini disebabkan oleh upah bagi karyawan naik atau harga dari bahan bakunya meningkat serta sebab lainnya.

Jenis inflasi berdasarkan asal usulnya

  • Domestic Inflation

Merupakan inflasi yang terjadi di dalam negeri. Biasanya disebabkan karena jumlah uang yang ada pada masyarakat menjadi lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan. Penyebab lainnya adalah permintaan barang tetap, tetapi stok barang/jasa tidak mencukupi sehingga berdampak pada harga yang menjadi mahal.

  • Imported Inflation

Merupakan inflasi yang asalnya dari luar negara atau luar negeri. Dimana yang menjadi penyebabnya adalah perdagangan diluar sana mengalami lonjakan. Misalnya, ketika akan melakukan impor produk dari suatu negara dan ternyata nilai jualnya tinggi. Tentunya hal tersebut membuat pedagang terpaksa menaikkan juga harga jualnya.

Banyak orang yang ahli pada bidang ekonomi menjelaskan bila inflasi tidak cuma bisa terjadi dikarenakan uang, namun dapat disebabkan oleh banyaknya barang ataupun jasa yang ada untuk masyarakat. Tentunya semua itu harus diatasi dengan keputusan yang tepat, supaya tidak membawa hal yang lebih buruk bagi perekonomian negara.

Related Posts