Home Kredit Daftar pinjaman BRI untuk keperluan UMKM

Daftar pinjaman BRI untuk keperluan UMKM

by Lara Nifa

Saat ini PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. memiliki jenis pinjaman untuk keperluan UMKM yang bisa kamu manfaatkan, yaitu Pinjaman Program, Pinjaman Mikro dan Pinjaman Retail Menengah. UMKM memang sudah menjadi tulang punggung untuk perekonomian di Indonesia. Tercatat oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah terdapat 64 juta UMKM yang ada di Indonesia sekarang ini dengan 16,4 juta diantaranya sudah masuk kepada ekosistem di digital. 

Dilansir dari web resmi Bank BRI, Kamis (16/11/2021), perseroan mempunyai tiga kategori pinjaman yang dapat digunakan oleh para nasabah. Pinjamannya seperti berikut ini.

Pinjaman Mikro 

Untuk di kategori ini, Bank BRI memberikan dua jenis pinjaman, yakni Kupedes dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kedua jenis pinjaman ini mempunyai syarat yang berbeda. 

Untuk KUR BRI adalah salah satu jenis pinjaman yang khusus diperuntukan kepada para UMKM. Oleh karena itu, pinjaman ini hanya bisa diproses untuk kamu yang sudah mempunyai usaha dan sudah berjalan selama enam bulan. Selain itu, Bank BRI mempunyai tiga jenis KUR lainnya yaitu KUR Ritel atau kredit modal kerja yang diberikan kepada peminjam yang telah mempunyai usaha produktif. 

Pinjaman yang disediakan mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta. Jenis KUR lainnya adalah KUR Mikro, yakni kredit modal kerja yang akan diberikan kepada peminjamnya sebanyak Rp 25 juta. Lalu, yang terakhir ada KUR TKI yang bisa digunakan kepada para calon TKI sampai ke negeri ia bekerja dengan pinjaman hingga Rp 25 juta. 

Sementara itu, Kupedes adalah jenis pinjaman BRI yang sifatnya umum. Pinjaman ini diperuntukan untuk para pelaku usaha atau individu. Selain itu, jenis pinjaman BRI ini berlaku di seluruh bidang, seperti perdagangan, pertanian, jasa, industri dan lainnya. 

Pinjaman Retail Menengah 

Pada kategori yang satu ini, Bank BRI memberikan dua jenis pinjaman, yakni kredit investasi dan kredit modal kerja untuk memberikan modal operasional usaha. Kredit Modal Kerja BRI merupakan kredit Bank BRI atau jenis pinjaman untuk membiayai kebutuhan operasional usaha, termasuk keperluan pengadaan bahan baku, piutang, proses produksi sampai persediaan. 

Syarat pengajuan kredit ini yaitu nasabah harus mengisi formulir pembukaan rekening di kantor cabang, menyiapkan dana untuk setoran awal sebesar Rp 250 ribu dan membawa identitas diri. Namun, disisi lain, Kredit Investasi merupakan fasilitas kredit BRI untuk membiayai aktiva atau barang modal tetap perusahaan, seperti peralatan, pengadaan mesin, bangunan, kendaraan dan lainnya. 

Secara lengkapnya, kredit investasi ini bisa diartikan menjadi kredit dengan jangka panjang atau bisa lebih dari satu tahun dengan jangka waktu dan cicilan yang sudah ditentukan dengan kemampuan arus kas dari perusahaan. Pinjaman ini bisa dipakai untuk membiayai pembangunan, pembelian alat produksi dan mesin, perluasan gedung maupun pabrik serta investasi usaha yang lainnya. 

Pinjaman Program 

Kategori selanjutnya yaitu Kredit Pangan, Kredit Kemitraan dan Resi Gudang. Masing-masing dari pinjaman ini mempunyai karakteristik sendiri. Misalnya, Kredit Pangan yang merupakan kredit modal kerja komersial khusus untuk sektor pangan. Apabila pinjaman dipakai untuk modal kerja, Bank BRI bisa memberikan kredit maksimal sampai Rp 500 juta dengan tenor selama 3 Tahun. Jika untuk investasi, kredit maksimal sebanyak Rp 500 juta dengan tenor sesuai dengan arus kas usaha. 

Lalu, Resi Gudang merupakan jenis pinjaman yang diperuntukan kepada petani, kelompok tani sampai koperasi dengan menggunakan jaminan Resi Gudang. Tenor yang diberikan selama 6 tahun dengan pinjaman maksimal dari nilai resi gudang 70% dan bunga efektif 6% per tahunnya. 

Ada pula Kredit Kemitraan yang bertujuan untuk membiayai pembelian aktiva tetap atau modal kerja guna meningkatkan penjualan dan juga produksinya. Bidang ekonomi yang bisa memperoleh fasilitas ini yaitu, perdagangan, industri, peternakan, pertanian, jasa, perkebunan dan perikanan. 

Syarat Mengajukan Pinjaman UMKM di Bank BRI 

Untuk UMKM yang ingin mengajukan pinjaman KUR, syaratnya yaitu wajib mempunyai usaha produktif, layak dan juga usaha tersebut sudah berjalan aktif minimal selama 6 bulan. Lalu, debitur juga tidak sedang menerima kredit jenis apa saja dari bank apapun, kecuali untuk kebutuhan konsumtif, seperti KPR, kartu kredit, KKB dan lainnya. 

Debitur juga wajib mempunyai Surat Izin Usaha (SHU) dan mempunyai dokumen lainnya yang diperlukan seperti Kartu Keluarga dan KTP untuk bisa memenuhi syarat saat ingin mengajukan pinjaman di Bank BRI. Jika syarat tersebut tidak bisa dipenuhi, maka kemungkinan kredit yang kamu ajukan bisa ditolak oleh pihak Bank dan kamu tidak mendapatkan pinjaman untuk UMKM. 

Nah, itu tadi ulasan mengenai daftar pinjaman Bank BRI untuk kebutuhan para pelaku UMKM yang bisa kamu manfaatkan. Selamat mencoba dan semoga berhasil! 

Related Posts