Home Investasi Daftar 5 Saham Termahal Di BEI 2021

Daftar 5 Saham Termahal Di BEI 2021

by Lara Nifa

Beberapa tahun terakhir masyarakat Indonesia mulai melirik pasar modal untuk dijadikan lahan penghasilan. Hal ini seiring dengan bertambahnya kesadaran masyarakat akan investasi saham untuk keuntungan jangka panjang. Saham sendiri merupakan hak kepemilikan badan usaha maupun pribadi atas sebuah perusahaan.

Tempat melakukan transaksi jual beli saham perusahaan terjadi secara terbuka di BEI (Bursa Efek Indonesia) yang merupakan gabungan dari BES (Bursa Efek Surabaya) dan BEJ (Bursa Efek Jakarta). Kini ada lebih dari 700 emiten yang diperdagangkan di BEI hingga tahun 2021. Harga saham yang tercatat di BEI tentu bervariasi, mulai dari yang terendah Rp. 50 ribu per lembar dan tertinggi di level Rp. 10 ribu per lembar. Berikut ini daftar 5 saham termahal di BEI 2021, namun perlu diingat bahwa harga saham sangat fluktuatif sehingga bisa terjadi perubahan sewaktu-waktu.

PT Gudang Garam TBK (GGRM) – Rp. 41 ribu

Perusahaan ini bergerak di industri barang konsumsi dan pabrik tembakau. Mulai beroperasi pada tahun 1958 di Indonesia. Meskipun tahun depan ada rencana terhadap kenaikan cukai rokok lagi yang diprediksi akan mempengaruhi kinerja GGRM, sejumlah analisis masih memandang sahamnya menarik untuk dibeli investor. Kinerja operasionalnya dinilai sudah teruji kinerja meskipun terus menghadapi tekanan dari kapasitas penjualan.

Perbaikan ekonomi nasional mendatangkan keuntungan bagi GGRM karena memicu daya beli masyarakat. Lebih lanjut perusahaan industri tembakau ini mampu memanfaatkan pengurangan suplai dari produsen rokok second linear.

PT Bank Central Asia (BBCA) – Rp. 36 ribu

Siapa tak kenal BCA? Salah satu bank swasta terbesar di Indonesia yang identik dengan pelayanan ramah. Saham bank ini termasuk yang paling tinggi peminatnya di pasar modal, meskipun terbilang mahal. Ada banyak alasan kenapa orang memilih berinvestasi di BCA, mulai dari harganya yang cepat naik dan sulit turun dan ternyata cukup mudah dibeli.

Beberapa waktu lalu, aksi korporasi BBCA memecah nilai nominal saham dengan rasio 1:5, artinya 1 saham yang ada saat ini dipecah menjadi 5 saham baru. Pada penutupan perdagangan beberapa waktu lalu harga saham BBCA bisa tembus ke level 36 ribu per sahamnya. Menurut sejumlah ahli, aksi korporasi ini memang bisa menambah likuiditas perdagangan saham BBCA di BEI, sehingga lebih terjangkau untuk investor beli. Keputusan ini juga dapat menaikkan citra perusahaan dan menjadi benefit. Sekarang saham BBCA termasuk saham termahal di BEI yang menarik untuk dimiliki. Harga saham BBCA hari ini setelah dipecah merujuk data IHSG yakni Rp. 7400 per lembar.

PT Merck Sharp Dohme Pharma TBK (SCPI) – Rp. 29 ribu           

Perusahaan ini bergerak dibidang farmasi yang memiliki dua unit bisnis, yakni perawatan primer dan perawatan khusus. Memproduksi berbagai produk untuk perawatan kulit, obat-obatan kardiovaskular, obat alergi, serta antibiotik. Merck Sharp Dome Pharma berdiri sejak tahun 1972 di Indonesia dengan sektor industri barang konsumsi. Mulai melandai dengan kode emiten SCPI tahun 1990.

Namun beberapa waktu lalu beredar kabar SCPI sedang dalam tahap go private alias menjadi perusahaan tertutup. Langkah go private ini diambil sebagai salah satu strategi global group. Selama proses pencarian pemilik saham publik, emiten SCPI terlihat masih melakukan aktivitas operasi sesuai aturan pasar modal.

PT Metropolitan Kentjana TBK (MKPI) – Rp. 28 Ribu

PT Metropolitan Kentjana TBK bergerak di sektor properti, perumahan dan konstruksi bangunan sejak tahun 1975. Berbagai kegiatan usaha yang dilakukan mulai dari penyewaan dan pengelolaan pusat perbelanjaan, pengembangan real estat, perkantoran, apartemen, pembersihan dan pengelolaan, perumahan, serta jasa perawatan. Masuk IPO sejak tahun 2009 dan kini menjadi salah satu saham dengan harga termahal di BEI.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, laba bersih perusahaan ini sempat menurun dibandingkan tahun lalu. Mulai dari pendapatan sewa tanah, penjualan bangunan, sewa tempat perbelanjaan dan sebagainya mengalami penurunan di sepanjang 3 bulan awal tahun 2021. Salah satu alasan yang menyebabkan turunnya kinerja perusahaan adalah pandemi Covid-19. Di sisi lain, penurunan kinerja perusahaan juga terjadi di tengah fenomena baru terkait pengelolaan aset properti. Di luar sentimen ini, di pasar modal saham MKPI sudah sangat jarang bergerak dan tidak mengalami pergerakan berarti.

PT United Tractor (UNTR) – Rp. 26 Ribu

Merupakan distributor alat berat terbesar dan terkemuka di Indonesia. PT United Tractor menyediakan produk dari merk-merk ternama seperti Komatsu Forest, Tadano, Bomag, Scania, UD Trucks, dan Komatsu. Mulai didirikan pada tahun 1972 dan masuk IPO tahun 1989.

Analis rekomendasi investor untuk masuk kembali saham UNTR, karena penjualannya masih moncer. Tercatat pada sembilan bulan pertama 2021 penjualan alat berat merk Komatsu mencapai 2000 ribuan unit. Kinerja UNTR pun diprediksi akan tumbuh solid selama mampu mempertahankan penjualan. Hingga kini harga saham UNTR masih termasuk mahal di BEI.

Related Posts