Home Investasi Ciri Ciri Saham yang Bagus Untuk Dikoleksi Jangka Panjang

Ciri Ciri Saham yang Bagus Untuk Dikoleksi Jangka Panjang

by Lara Nifa
saham untuk pemula

Investasi saham merupakan salah satu jenis investasi yang dapat dibilang mudah tetapi disaat bersamaan juga cukup sulit. Gampang bila Anda mengetahui cara dan memiliki pengetahuan mengenai investasi, susah jika Anda sama sekali tidak memiliki ilmunya.

Salah satu hal penting yang wajib Anda ketahui adalah ciri-ciri dari saham yang bagus supaya Anda tidak mendapatkan kerugian di masa mendatang. Karena ketika Anda memutuskan untuk berinvestasi pada saham, itu sama saja seperti Anda mempunyai mesin pencetak rupiah sendiri.

Ciri dari saham yang bagus

Untuk gambaran mengenai investasi saham bagi pemula, berikut adalah ciri-ciri dari saham yang bagus serta layak untuk disimpan sebagai investasi jangka panjang.

1. Tidak akan terpengaruh dengan krisis

Bila Anda ingin berinvestasi pada perusahaan yang baik, lihatlah catatan kinerjanya, bagaimana mereka menghadapi masalah ekonomi walau sedang dalam keadaan krisis ataupun resesi. Apabila perusahaan tersebut dapat bertahan di masa-masa itu, berarti mereka merupakan perusahaan yang baik dan layak bila Anda ingin berinvestasi saham disana.

2. Memiliki ROE yang tinggi

ROE merupakan nilai dari pengembalian investasi. Dimana setiap laba Rp 1.000, akan menghasilkan keuntungan bersih kurang lebih 15 persen atau bisa lebih dari itu. ROE juga bisa dianggap sebagai indikator dasar dari uraian fundamental.

Apabila ROE-nya baik, ada kemungkinan besar bila laporan yang lainnya juga sudah pasti bagus. Namun, jika hanya 15% untuk apa Anda membeli saham dari perusahaan tersebut.

3. Dapat membukukan peningkatan laba serta rutin menebar dividen

Ciri saham yang baik selanjutnya adalah mereka mampu membuat pembukuan kenaikan yang bagus laba bersih serta dalam periode berjalan. Bila perusahaan tersebut mampu melakukan hal tersebut, mereka termasuk dalam wonderful company.

Selain itu badan usaha yang mempunyai saham selalu membagi-bagikan dividen. Artinya emiten memiliki kemampuan untuk menghasilkan keuntungan bersih, sehingga hasil bisa dibagikan pada seluruh pemegang saham.

4. Memiliki kredibilitas yang baik

Emiten harus mempunyai pemegang saham serta manajemen sebagai pengendali yang berintegritas tinggi dan jujur. Anda sebaiknya menghindari membeli saham yang memiliki track record buruk, misalnya pernah terlibat kasus pencucian uang dan lainnya.

Sebab, dikhawatirkan akan ada oknum yang masih bermain didalamnya dan membuat Anda menjadi rugi. Bisa saja uang Anda habis dikarenakan tidak bagusnya manajemen serta pemegang saham yang menjadi pengendali.

5. Pergerakan sahamnya tidak liar

Saham yang baik untuk berinvestasi adalah yang terlihat pergerakannya. Harga sahamnya ketika naik dan turunnya tidaklah terlalu drastis dan bergerak dengan wajar. Hal ini menandakan bila saham tersebut memang likuid (sering ditransaksikan).

6. Memiliki kapitalisasi pasar yang besar

Dengan memiliki saham yang berlapis, baik satu atau dua sebagai sebuah saham yang bagus harus mempunyai kapitalisasi yang besar. Dimana nilainya bisa melebihi 500 miliar rupiah. Kemudian, apabila dibawah dari nilai tersebut, akan sangat mudah dipermainkan. Karena itu volatilitasnya menjadi tidak wajar.

7. Memiliki model bisnis yang jelas dan baik

Artinya Anda sudah mengetahui kemana arah dari perusahaan tersebut akan bergerak dan terus berkembang agar bisa mendapatkan keuntungan.

Jenis-jenis saham yang harus diketahui

Saham terbagi menjadi tiga jenis yang dikategorikan berdasarkan karakter :

1. Saham berdasarkan kemampuan mengklaim

Bila berdasarkan kemampuan klaim, maka saham juga terbagi menjadi dua bagian, yaitu common stock dan preferred stock. Dimana keduanya tentu memiliki karakter yang berbeda pula ketika melakukan klaim.

2. Saham berdasarkan cara peralihannya

Bila berdasarkan cara peralihan, maka saham juga terbagi menjadi dua bagian, yaitu bearer stock dan registered stock.

3. Saham berdasarkan kinerja perdagangan

Bila berdasarkan kinerja perdagangan, maka saham juga terbagi menjadi lima bagian, yaitu :

  • Blue chip, mereka yang memilih saham ini akan memiliki pendapatan yang konsisten dan stabil, karena itu saham jenis ini sering menjadi incaran.
  • Income stock, keunggulannya adalah dapat membayar dividen dalam nilai tinggi dibandingkan yang lain.
  • Growth stock, terbagi menjadi dua :
  • Well known, memiliki kemiripan dengan saham blue chip. Pendapatannya tinggi dan biasanya emiten juga mempunyai kredibilitas yang baik.
  • Lesser known, biasanya perusahaan yang asalnya dari daerah serta kurang populer, namun tetap mempunyai ciri khas growth stock.
  • Speculative stock, jika Anda memiliki sifat yang menyukai tantangan dan berani menghadapi resiko tinggi, silahkan mencoba saham ini. Karena walaupun resikonya tinggi, potensi mendapatkan dividen yang tinggi juga sangat besar.
  • Counter cyclical, bila Anda tipe yang mencari aman. Silahkan memilih saham jenis ini, karena counter cyclical merupakan saham yang paling stabil.

Mengenali saham yang akan dibeli

Untuk dapat memulai berinvestasi pada saham yaitu dengan memilih yang bagus. Tentu untuk mendapatkan yang baik, Anda harus mengenalinya terlebih dahulu. Amatilah selalu pergerakan saham yang akan Anda beli supaya tidak seperti membeli kucing didalam karung.

Tidak akan rugi bila Anda mengenalnya terlebih dahulu, karena dengan begitu Anda juga bisa mendapatkan yang terbaik. Jangan pernah membeli saham hanya karena tren.

Related Posts