Home Administrasi Cari Tahu Yuk Cara Mengurus Surat Pindah Online, Anti Ribet

Cari Tahu Yuk Cara Mengurus Surat Pindah Online, Anti Ribet

by Greg Pascal
Cara mengurus surat pindah

Cara mengurus surat pindah sudah dipermudah dengan cara online . Zaman telah berganti, sekarang semuanya serba online, praktis, dan cepat.  Sebelumnya, kita harus mengikuti alur pengurusan surat pindah yang agak ribet. Kita harus meminta surat pengantar ke RT dan RW dari domisili asal kita. Kemudian, surat pengantar tersebut kita bawa ke kelurahan untuk mendapatkan formulir KK baru dan formulir perubahan KK. 

Setelah mendapatkan surat pengantar, kita segera ke kecamatan untuk mendapatkan tanda tangan dan stempel. Setelah itu kita akan pergi ke Disdukcapil tempat tinggal lama kita untuk mendapatkan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia. Jangan sampai ketinggalan surat-surat persyaratan yang sudah kita dapatkan di kelurahan dan kecamatan. Jika sudah mendapatkan SKP WNI dari Disdukcapil, 

selanjutnya kita menyerahkan surat tersebut kepada Disdukcapil di tempat domisili kita yang baru. Cukup melelahkan dan ribet, bukan? Tapi tenang, zaman sudah berganti. Kini semuanya serba praktis. Kini Kita bisa mengurus surat pindah cara secara online. Berikut adalah cara mengurus surat pindah secara online.

Syarat dan Ketentuan Layanan

Sebelum kita membahas cara mengurus surat pindah secara online, ada beberapa ketentuan yang harus kita perhatikan. Kita harus memiliki nomor HP yang aktif. Nomor ini untuk menghubungi kita kapan saja. Nomor Induk Kependudukan anggota keluarga tedaftar dalam database.Walaupun surat pindah diurus secara online, kita tetap harus datang ke Disdukcapil untuk mengambil dokumen. Jangan lupa membawa persiapkan berkas untuk pengambilan dokumen. Biasanya, waktu penyelesaian dokumen kurang lebih selama 3 hari kerja setelah diverifikasi. Jadi kita masih harus bersabar. 

1. Persyaratan Mengurus Surat Pindah Secara Online

  1. Kita harus menyiapkan berkas yang akan kita upload nantinya. Dokumen yang kita siapkan adalah foto atau scan KTP asli, foto atau scan KK asli, foto atau scan tanda tangan, foto selfie sambil memegang KTP asli. Dokumen yang kita siapkan harus utuh, jelas (tidak blur), dan terbaca. Apabila dokumen yang kita upload buram, pengajuan yang kita ajukan bisa ditolak 
  2. Setelah menyiapkan dokumen, kita mengunjungi situs web Dukcapil. Apabila kita baru pertama kali mengunjungi situs Dukcapil, maka kita harus melakukan pendaftaran user baru. Jika kita sudah memiliki user yang terdaftar, kita tinggal log in user saja. Untuk user baru, sebaiknya gunakan data kepala keluarga saja, karena satu akun hanya untuk satu kartu keluarga saja. Selanjutnya isi data user pada kolom yang disediakan. Pastikan nomor HP kita aktif. Pada bagian alamat, isi alamat lengkap sesuai KTP. Alamat tersebut nantinya akan digunakan admin Dukcapil untuk mengirim dokumen yang kita ajukan. 
  3. Selanjutnya, kita upload dokumen yang telah kita siapkan sebelumnya. Silahkan upload file sesuai pada kolom yang tersedia. Setelah semua kolom diisi, klik kirim untuk mendaftar user baru. Admin Dukcapil akan mengirimkan pesan whatsapp untuk memverifikasi pendaftaran kita. 
  4. Setelah user baru terdaftar, kita masukan NIK dan password, lalu klik log in. Kita tidak hanya bisa mengurus surat pindah melalui situs Dukcapil online. Kita dapat mengajukan berbagai jenis dokumen. Misalnya membuat akte kelahiran, membuat akte kematian, membuat kartu keluarga, mengurus kartu keluarga yang hilang, membuat KTP elektronik, membuat Kartu Identitas Anak, dan mengurus surat pindah.  

Cara mengurus surat pindah

Baca Artikel Selanjutnya :

2. Cara Mengurus Surat Pindah Secara Online

Persyaratan untuk mengurus surat pindah adalah:

  • Mengisi formulir permohonan pindah.
  • Kartu keluarga pemohon.
  • KTP elektronik pemohon.
  1. Untuk memulai pengajuan surat pindah, silakan klik detail. Kita harus membaca petunjuk yang ada pada halaman situs. Kita juga bisa mendownload petunjuk yang pada halaman tersebut. 
  2. Selanjutnya download formulir yang akan diisi. 
  3. Kemudian kita hanya perlu mencetak format formulir yang disiapkan Dukcapil lalu mengisinya saja. Isi formulir sesuai dengan apa yang kita perlukan. Pastikan data yang kita isikan pada formulir asli dan sesuai KTP. Setelah diisi, jangan lupa ditempel materai kemudian ditandatangani oleh pemohon. 
  4. Selesai ditandatangani, formulir tersebut kita foto atau scan dengan jelas. Kemudian kita upload kembali di situs Dukcapil online. 
  5. Setelah semua syarat disiapkan, kita klik buat pengajuan baru. Kita diharuskan mengisi data sesuai dengan formulir yang telah kita isi sebelumnya. Pastikan kita mengisi data dengan benar dan teliti. Apabila terdapat kesalahan dari data yang kita isi, kemungkinan pengajuan kita akan ditolak. 
  6. Setelah semuanya diisi, kita upload semua persyaratan yang kita siapkan sebelumnya. 
  7. Apabila sudah terisi semua, selanjutnya klik simpan data pengajuan

3. Cara Mengecek Progres Pengajuan

Untuk memantau proses pengajuan, kita dapat melihatnya melalui daftar pengajuan, dengan cara melihat status pengajuan. Apabila surat pengajuan disetujui, kita bisa tenang. Kita hanya perlu menunggu sampai proses pengajuan selesai. Setelah proses pengajuan surat pindah selesai, kita dapat mendownload surat tersebut kemudian menyerahkannya surat pada Dukcapil di domisili yang baru.

Nah, begitulah cara mengurus surat pindah secara online. Praktis dan mudah bukan? Kini kita tidak perlu repot-repot datang ke Dukcapil dan antre sekian lama hanya untuk mengurus surat pindah. Kita dapat melakukannya di rumah yang mana akan menghemat waktu, tenaga, dan biaya. 

Related Posts