Home Bisnis dan Usaha Cara Usaha Ternak Kambing dan Perhitungan Untung Ruginya

Cara Usaha Ternak Kambing dan Perhitungan Untung Ruginya

by Lara Nifa

Ternak kambing dapat menjadi sebuah peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Hal tersebut sebab minat masyarakat akan hewan yang satu ini begitu banyak. Biasanya kambing akan diolah menjadi berbagai olahan makanan yang lezat di restoran maupun rumah. Misalnya, sop, gulai, dan yang memiliki banyak peminat yaitu sate. 

Selain itu, kambing juga selalu dibuat menjadi makanan favorit pada acara keagamaan misalnya Idul Adha dan akikah. Sehingga permintaan pasarnya pastinya selalu ada. Sehingga tidak perlu takut usaha Anda tidak laris. Sebelum Anda terjun ke bidang ini, ada baiknya simak informasi penting tentang keuntungan, cara beternak, modal dan kerugian yang harus Anda siapkan supaya proses ternak berjalan lancar. 

Lalu, penting juga untuk selalu mengetahui resiko yang nantinya bisa terjadi ketika Anda menjalankan ternak kambing. Oleh karena itu, mari simak bagaimana cara beternak kambing dan perhitungan untung ruginya berikut ini. 

Cara beternak kambing 

  • Siapkan lahan 

Kambing memerlukan ruangan yang luas untuk bergerak, sesuai dengan tubuhnya. Oleh karena itu, Anda harus mencari lahan terlebih dahulu, lalu diisi dengan kandang dan kambing. Selanjutnya, carilah lahan yang tidak dekat dengan pemukiman warga supaya tidak terganggu karena adanya kegiatan ternak. Ada baiknya Anda membuat kandang ternak yang jaraknya 10 meter dari pemukiman warga. 

  • Membuat kandang 

Desain kambing sekarang mengarah ke kandang modern yang mempunyai bentuk mirip dengan rumah panggung. Yang berarti tidak menyatu dengan tanah. Biasanya material yang digunakan adalah kayu sebab harga yang sangat terjangkau. 

  • Pilih bibit unggul 

Bibit kambing yang bagus yaitu yang usianya 8 bulan sampai 1 tahun. Pilih bibit sesuai dengan budget, jika Anda hanya mempunyai modal pas-pasan dapat memilih kambing kacang atau kambing jawa. Namun, jika Anda memiliki dana yang banyak, maka bisa memilih kambing etawa. 

  • Pilih pakan yang berkualitas 

Pakan kambing memang tidak terlalu sulit, mereka dapat makan apa pun, khususnya tumbuhan seperti turi, rumput, sayuran sisa dan daun singkong. Sebelum Anda memberikannya ke kambing, jangan lupa untuk memastikan jika tumbuhan tersebut dijemur dulu selama 2 jam untuk meminimalisir racun yang ada di dedaunan tersebut. 

  • Pembiakan 

Hal berikutnya yaitu pembiakkan, caranya dengan mengawinkan kambing jantan dengan betina. Idealnya kambing siap kawin berumur 1 tahun. Cara untuk mengetahui kambing yang siap untuk dikawinkan yaitu Anda harus bisa melihat tanda-tanda dari fisiknya. 

Pada umumnya, kambing yang siap kawin selalu menggerakan ekornya, nafsu makannya berkurang dan selalu gelisah. Sesudah melihat tanda tersebut, satukan kambing betina dan jantan dalam satu kandang. 

  • Masa panen 

Kambing dapat Anda jual per ekor atau dagingnya saja jika usianya telah mencapai 1 tahun. Kambing sendiri memiliki harga yang bervariasi, mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 3 jutaan. Pastinya harga tersebut ditentukan atas ukuran dari tubuh kambing. 

Keuntungan beternak kambing 

Sama seperti hewan ternak pada umumnya, ada pula untung ruginya beternak kambing. Nah, di bawah ini beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan. 

  • Memiliki pasar yang luas 

Sepertinya Anda mengetahui jika pasar kambing sangat luas, sebab banyak restoran dan rumah makan yang membuat olahan daging menjadi makanan utamanya. Di pinggir jalan pun banyak warung sate yang menyediakan gulai kambing dan sate kambing. Oleh sebab itu, tidak ada lagi alasan Anda untuk tidak menggeluti bidang usaha yang satu ini. 

  • Panen yang cepat 

Apabila kambing dipelihara dan dirawat dengan benar, maka waktu panennya bisa sangat cepat. Dalam kurun waktu 1 tahun saja Anda dapat memperoleh 25 anak kambing hanya bermodalkan 3 ekor betina dan 2 jantan. Lalu, usia kambing yang bisa dijual yaitu yang telah berumur 8 bulan sampai 12 bulan. 

  • Biaya perawatan yang murah

Biaya perawatan nya juga bisa dikatakan sangat murah jika dibandingkan dengan bisnis ternak sapi. Sebab kambing tidak memerlukan lahan yang begitu luas dan makanan yang sulit. Bahkan ada kambing yang dapat diberi makan rumput saja. 

Kerugian beternak kambing 

Adanya keuntungan tentu ada juga kerugiannya. Berikut ini kerugian yang biasa dirasakan oleh peternak kambing. 

  • Bau yang mengganggu 

Biasanya warga akan menolak adanya pembuatan ternak kambing sebab bau dari kambing yang sangat menyengat sehingga mengganggu penciuman masyarakat. Oleh sebab itu, Anda harus mencari lahan yang sangat jauh dari rumah warga supaya tidak ada penolakan dari warga. 

  • Kambing mudah terkena penyakit 

Perlu Anda ketahui jika kambing merupakan hewan yang sangat mudah terkena penyakit. Penyakit yang biasa menyerang kambing yaitu cacingan dan flu. Jika flu dikarenakan perubahan cuaca dan penyakit cacingan biasanya disebabkan oleh pakan yang tidak bersih. 

Sekian ulasan mengenai cara usaha ternak kambing dan perhitungan untung ruginya. Jika Anda berminat bisnis dibidang ini, maka perhatikan semua informasi di atas agar bisnis bisa berjalan dengan lancar.

Related Posts